<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M6,1 Pasaman Barat, 2 Orang Tewas dan 20 Luka-Luka</title><description>Suharyanto menuturkan, data tersebut masih pencatatan sementara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2552960/gempa-m6-1-pasaman-barat-2-orang-tewas-dan-20-luka-luka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2552960/gempa-m6-1-pasaman-barat-2-orang-tewas-dan-20-luka-luka"/><item><title>Gempa M6,1 Pasaman Barat, 2 Orang Tewas dan 20 Luka-Luka</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2552960/gempa-m6-1-pasaman-barat-2-orang-tewas-dan-20-luka-luka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2552960/gempa-m6-1-pasaman-barat-2-orang-tewas-dan-20-luka-luka</guid><pubDate>Jum'at 25 Februari 2022 13:12 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/25/337/2552960/gempa-m6-1-pasaman-barat-2-orang-tewas-dan-20-luka-luka-gNZm5lXOQL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNPB Suharyanto (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/25/337/2552960/gempa-m6-1-pasaman-barat-2-orang-tewas-dan-20-luka-luka-gNZm5lXOQL.jpg</image><title>Kepala BNPB Suharyanto (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata sebanyak 2 korban jiwa akibat gempa bumi Magnitudo 6,1 (sebelum dimutakhirkan M6,2) di Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022). Kemudian, 20 orang mengalami luka-luka.
&quot;Untuk yang meninggal di Kabupaten Pasaman 2 meninggal dunia. Kemudian, 20 orang luka-luka. Sementara itu ya datanya,&quot; ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers, Jumat (25/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Pasaman Barat, Getarannya Dirasakan di Agam hingga Gunung Sitoli
Suharyanto menuturkan, data tersebut masih pencatatan sementara. Sampai saat ini, pihaknya masih mencoba berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) setempat.
&quot;Sementara itu ya datanya. Ini akan bergerak terus karena sampai sekarang kita masih mengumpulkan dan berkoordinasi,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;BMKG Mutakhirkan Gempa Pasaman Barat Jadi Magnitudo 6,1
Dia memastikan, BNPB telah mengirimkan Tim Reaksi Cepat ke Pasaman maupun Pasaman Barat. Hal itu bertujuan untuk memberikan pendampingan tanggap darurat bencana.
&quot;Sudah ada unit rekasi cepat yang bergerak ke sana mungkin nanti setelah sampai mendampingi para aparat daerah,&quot; katanya.


&amp;nbsp;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata sebanyak 2 korban jiwa akibat gempa bumi Magnitudo 6,1 (sebelum dimutakhirkan M6,2) di Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022). Kemudian, 20 orang mengalami luka-luka.
&quot;Untuk yang meninggal di Kabupaten Pasaman 2 meninggal dunia. Kemudian, 20 orang luka-luka. Sementara itu ya datanya,&quot; ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers, Jumat (25/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Pasaman Barat, Getarannya Dirasakan di Agam hingga Gunung Sitoli
Suharyanto menuturkan, data tersebut masih pencatatan sementara. Sampai saat ini, pihaknya masih mencoba berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) setempat.
&quot;Sementara itu ya datanya. Ini akan bergerak terus karena sampai sekarang kita masih mengumpulkan dan berkoordinasi,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;BMKG Mutakhirkan Gempa Pasaman Barat Jadi Magnitudo 6,1
Dia memastikan, BNPB telah mengirimkan Tim Reaksi Cepat ke Pasaman maupun Pasaman Barat. Hal itu bertujuan untuk memberikan pendampingan tanggap darurat bencana.
&quot;Sudah ada unit rekasi cepat yang bergerak ke sana mungkin nanti setelah sampai mendampingi para aparat daerah,&quot; katanya.


&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
