<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ikuti Arahan Jokowi, Tito Minta ASN Ubah Perilaku Setor-menyetor</title><description>Kalau masih mempertahankan kultur-kultur buruk yang lama, setor menyetor, pungli dan segala macam nanti akan tergilas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2553118/ikuti-arahan-jokowi-tito-minta-asn-ubah-perilaku-setor-menyetor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2553118/ikuti-arahan-jokowi-tito-minta-asn-ubah-perilaku-setor-menyetor"/><item><title>Ikuti Arahan Jokowi, Tito Minta ASN Ubah Perilaku Setor-menyetor</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2553118/ikuti-arahan-jokowi-tito-minta-asn-ubah-perilaku-setor-menyetor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2553118/ikuti-arahan-jokowi-tito-minta-asn-ubah-perilaku-setor-menyetor</guid><pubDate>Jum'at 25 Februari 2022 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/25/337/2553118/ikuti-arahan-jokowi-tito-minta-asn-ubah-perilaku-setor-menyetor-PazoUElJSR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/25/337/2553118/ikuti-arahan-jokowi-tito-minta-asn-ubah-perilaku-setor-menyetor-PazoUElJSR.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) membangun pola pikir dan budaya kerja untuk melayani publik. Hal itu sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Saya ingin ada perubahan mind set (pola pikir) dan juga budaya di lingkungan Kemendagri dan BNPP. Ini kan juga arahan dari Bapak Presiden untuk melaksanakan revolusi mental,&quot; kata Tito seperti dikutip Antara, Jumat (25/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mendagri Larang Pj Kepala Daerah Lakukan 4 Hal, Termasuk Mutasi
Tito mengatakan upaya membangun pola kerja melayani publik itu berkaitan dengan nilai inti atau core values ASN &quot;Ber-AKHLAK&quot;, Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja para ASN itu karena Kemendagri memiliki tugas mengurusi 548 pemerintah daerah (pemda). Menurutnya, di tengah keterbukaan informasi, praktik-praktik pelayanan yang baik harus dijalankan termasuk sikap antikorupsi.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dugaan Pungli di Jaletreng Tangsel, Polisi Periksa Pedagang dan Dinas PU
Apalagi, dengan penguatan peran masyarakat sipil dengan didukung keberadaan media sosial. Hal tersebut berdampak pada berbagai sektor, termasuk komplain masyarakat terhadap pelayanan publik, yang dapat langsung diketahui pimpinan termasuk Presiden.
&quot;Kalau masih mempertahankan kultur-kultur buruk yang lama, setor menyetor, pungli dan segala macam nanti akan tergilas, tergilas, harus cepat berubah, beradaptasi pada lingkungan baru. Justru memanfaatkan teknologi itu untuk membuat image yang baik,&quot; katanya.Menurutnya, masyarakat juga memiliki kekuatan untuk mengontrol jalannya negara dengan sistem demokrasi yang diterapkan Indonesia, katanya. Para ASN, harus dapat mengubah pola pikir dan budaya kerja yang mengarah pada pelayanan masyarakat.
Salah satunya dengan mengubah sistem yang semakin terbuka dan transparan sehingga dapat lebih dipercaya publik.
Terpisah, Pakar pembangunan karakter Ary Ginanjar Agustian mengapresiasi upaya kongkret Kemendagri untuk melakukan implementasi Core Values BerAKHLAK yang diluncurkan Presiden Jokowi. &quot;Mendagri telah menyampaikan serangkaian sistem dan upaya-upaya dan pencegahan penyimpangan di lingkungan Kemendagri,&quot; katanya.
&quot;Namun, saya mengapresiasi ingatan dari Mendagri yaitu sebaik apapun sistem pencegahan sebaik apapun inovasi yang dilakukan namun pelaksananya adalah manusia biasa yang memerlukan benteng penguat moral dalam melaksanakannya,&quot; imbuhnya.
Sistem sehebat apapun ada celahnya, untuk itu semua pihak diajak untuk menjalankannya dengan baik. &quot;Sistem sebaik apapun juga tetap berlaku The Man Behind The Gun, di mana senjata sehebat apapun tetap tergantung siapa yang orang yang memakainya,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) membangun pola pikir dan budaya kerja untuk melayani publik. Hal itu sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&quot;Saya ingin ada perubahan mind set (pola pikir) dan juga budaya di lingkungan Kemendagri dan BNPP. Ini kan juga arahan dari Bapak Presiden untuk melaksanakan revolusi mental,&quot; kata Tito seperti dikutip Antara, Jumat (25/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mendagri Larang Pj Kepala Daerah Lakukan 4 Hal, Termasuk Mutasi
Tito mengatakan upaya membangun pola kerja melayani publik itu berkaitan dengan nilai inti atau core values ASN &quot;Ber-AKHLAK&quot;, Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja para ASN itu karena Kemendagri memiliki tugas mengurusi 548 pemerintah daerah (pemda). Menurutnya, di tengah keterbukaan informasi, praktik-praktik pelayanan yang baik harus dijalankan termasuk sikap antikorupsi.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dugaan Pungli di Jaletreng Tangsel, Polisi Periksa Pedagang dan Dinas PU
Apalagi, dengan penguatan peran masyarakat sipil dengan didukung keberadaan media sosial. Hal tersebut berdampak pada berbagai sektor, termasuk komplain masyarakat terhadap pelayanan publik, yang dapat langsung diketahui pimpinan termasuk Presiden.
&quot;Kalau masih mempertahankan kultur-kultur buruk yang lama, setor menyetor, pungli dan segala macam nanti akan tergilas, tergilas, harus cepat berubah, beradaptasi pada lingkungan baru. Justru memanfaatkan teknologi itu untuk membuat image yang baik,&quot; katanya.Menurutnya, masyarakat juga memiliki kekuatan untuk mengontrol jalannya negara dengan sistem demokrasi yang diterapkan Indonesia, katanya. Para ASN, harus dapat mengubah pola pikir dan budaya kerja yang mengarah pada pelayanan masyarakat.
Salah satunya dengan mengubah sistem yang semakin terbuka dan transparan sehingga dapat lebih dipercaya publik.
Terpisah, Pakar pembangunan karakter Ary Ginanjar Agustian mengapresiasi upaya kongkret Kemendagri untuk melakukan implementasi Core Values BerAKHLAK yang diluncurkan Presiden Jokowi. &quot;Mendagri telah menyampaikan serangkaian sistem dan upaya-upaya dan pencegahan penyimpangan di lingkungan Kemendagri,&quot; katanya.
&quot;Namun, saya mengapresiasi ingatan dari Mendagri yaitu sebaik apapun sistem pencegahan sebaik apapun inovasi yang dilakukan namun pelaksananya adalah manusia biasa yang memerlukan benteng penguat moral dalam melaksanakannya,&quot; imbuhnya.
Sistem sehebat apapun ada celahnya, untuk itu semua pihak diajak untuk menjalankannya dengan baik. &quot;Sistem sebaik apapun juga tetap berlaku The Man Behind The Gun, di mana senjata sehebat apapun tetap tergantung siapa yang orang yang memakainya,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
