<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengamat: Partai Perindo Berpeluang Besar Lolos ke Senayan</title><description>Di antara partai-partai nonparlemen hasil Pemilu 2019, tentu Partai Perindo paling berpeluang besar lolos parliamentary threshold.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2553143/pengamat-partai-perindo-berpeluang-besar-lolos-ke-senayan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2553143/pengamat-partai-perindo-berpeluang-besar-lolos-ke-senayan"/><item><title>Pengamat: Partai Perindo Berpeluang Besar Lolos ke Senayan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2553143/pengamat-partai-perindo-berpeluang-besar-lolos-ke-senayan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/25/337/2553143/pengamat-partai-perindo-berpeluang-besar-lolos-ke-senayan</guid><pubDate>Jum'at 25 Februari 2022 16:52 WIB</pubDate><dc:creator>MNC Media</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/25/337/2553143/pengamat-partai-perindo-berpeluang-besar-lolos-ke-senayan-hXEyBTUILE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengamat dari Citra Institute Yusa Fachran (Foto: MPI/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/25/337/2553143/pengamat-partai-perindo-berpeluang-besar-lolos-ke-senayan-hXEyBTUILE.jpg</image><title>Pengamat dari Citra Institute Yusa Fachran (Foto: MPI/Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Elektabilitas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mencapai 2,5 persen. hasil tersebut diperoleh dari hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas yang digelar pada 17-30 Januari 2022.

Menanggapi hal ini, pengamat politik Citra Institute Yusa Farchan menilai dengan parliamentary threshold DPR RI sebesar 4 persen, diperkirakan akan ada 9-10 partai politik yang dipastikan bakal lolos ke Senayan pada Pemilu 2024.

&quot;Di antara partai-partai baru dan partai nonparlemen hasil Pemilu 2019, tentu Partai Perindo paling berpeluang besar lolos parliamentary threshold. Peluang ini sangat mungkin jika Partai Perindo mampu bekerja lebih keras lagi untuk menarik simpati masyarakat,&quot; ujar Yusa, Jumat (25/2/2022).

Selain modal dasar 3,7 juta atau 2,6 persen suara hasil Pemilu 2019, Yusa menilai, Partai Perindo terus mematangkan berbagai infrastruktur untuk menunjang sistem kepartaian yang terbuka, akuntabel dan demokratis.

Salah satunya adalah model rekrutmen caleg berbasis Konvensi Rakyat. Terkait dengan Konvensi Rakyat tersebut, Yusa' menjelaskan Konvensi Rakyat merupakan gagasan penting di era demokrasi digital yang patut diapresiasi.

&quot;Konvensi Rakyat tentu menjadi terobosan segar di tengah macetnya proses institusionalisasi demokrasi di tubuh partai politik,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:Partai Perindo Adakan Pelatihan Public Speaking dan Pemberitaan bagi Kader

Karena itu, Konvensi Rakyat, menurutnya harus bisa berbanding lurus dengan tingkat penerimaan masyarakat terhadap Partai Perindo.

&quot;Tujuan dasar konvensi kan bagaimana merekrut, melibatkan dan menjamin partisipasi politik masyarakat secara lebih luas agar mengenal dan bergabung dengan Partai Perindo. Ini yang mesti harus dijaga. Artinya, Konvensi Rakyat juga harus mampu menjamin meningkatnya party identity terhadap Partai Perindo,&quot; ujar kandidat Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional ini.Sebelumnya, Litbang Kompas menggelar survei pada 17-30 Januari 2022. Survei tersebut melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.

Responden ditanya melalui wawancara tatap muka. Menggunakan metode tersebut, tingkat kepercayaan survei ini 95 persen dengan margin of error plus-minus 2,8 persen.

Hasil surveI tersebut menempatkan PDIP di urutan pertama sebesar 22,8 persen, disusul Gerindra 13,9 persen, Demokrat 10,7 persen, Golkar 8,6 persen, PKS 6,8 persen, PKB 5,5 persen, NasDem 3,5 persen, PPP 2,8 persen, PAN 2,5 persen, Partai Perindo 2,5 persen, PSI 0,9 persen, Hanura 0,6 persen, PBB 0,6 persen, Garuda 0,4 persen, dan lainnya 0,3 persen. Sementara yang menyatakan tidak tahu/rahasia sebesar 17,6 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Elektabilitas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mencapai 2,5 persen. hasil tersebut diperoleh dari hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas yang digelar pada 17-30 Januari 2022.

Menanggapi hal ini, pengamat politik Citra Institute Yusa Farchan menilai dengan parliamentary threshold DPR RI sebesar 4 persen, diperkirakan akan ada 9-10 partai politik yang dipastikan bakal lolos ke Senayan pada Pemilu 2024.

&quot;Di antara partai-partai baru dan partai nonparlemen hasil Pemilu 2019, tentu Partai Perindo paling berpeluang besar lolos parliamentary threshold. Peluang ini sangat mungkin jika Partai Perindo mampu bekerja lebih keras lagi untuk menarik simpati masyarakat,&quot; ujar Yusa, Jumat (25/2/2022).

Selain modal dasar 3,7 juta atau 2,6 persen suara hasil Pemilu 2019, Yusa menilai, Partai Perindo terus mematangkan berbagai infrastruktur untuk menunjang sistem kepartaian yang terbuka, akuntabel dan demokratis.

Salah satunya adalah model rekrutmen caleg berbasis Konvensi Rakyat. Terkait dengan Konvensi Rakyat tersebut, Yusa' menjelaskan Konvensi Rakyat merupakan gagasan penting di era demokrasi digital yang patut diapresiasi.

&quot;Konvensi Rakyat tentu menjadi terobosan segar di tengah macetnya proses institusionalisasi demokrasi di tubuh partai politik,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:Partai Perindo Adakan Pelatihan Public Speaking dan Pemberitaan bagi Kader

Karena itu, Konvensi Rakyat, menurutnya harus bisa berbanding lurus dengan tingkat penerimaan masyarakat terhadap Partai Perindo.

&quot;Tujuan dasar konvensi kan bagaimana merekrut, melibatkan dan menjamin partisipasi politik masyarakat secara lebih luas agar mengenal dan bergabung dengan Partai Perindo. Ini yang mesti harus dijaga. Artinya, Konvensi Rakyat juga harus mampu menjamin meningkatnya party identity terhadap Partai Perindo,&quot; ujar kandidat Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional ini.Sebelumnya, Litbang Kompas menggelar survei pada 17-30 Januari 2022. Survei tersebut melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.

Responden ditanya melalui wawancara tatap muka. Menggunakan metode tersebut, tingkat kepercayaan survei ini 95 persen dengan margin of error plus-minus 2,8 persen.

Hasil surveI tersebut menempatkan PDIP di urutan pertama sebesar 22,8 persen, disusul Gerindra 13,9 persen, Demokrat 10,7 persen, Golkar 8,6 persen, PKS 6,8 persen, PKB 5,5 persen, NasDem 3,5 persen, PPP 2,8 persen, PAN 2,5 persen, Partai Perindo 2,5 persen, PSI 0,9 persen, Hanura 0,6 persen, PBB 0,6 persen, Garuda 0,4 persen, dan lainnya 0,3 persen. Sementara yang menyatakan tidak tahu/rahasia sebesar 17,6 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
