<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Surat Antigen Palsu, Tersangka Bobol PeduliLindungi Pakai Aplikasi Tambahan</title><description>Polresta Bandara Soekarno-Hatta ungkap salah satu tersangka berinisial AR mampu memasukan hasil tes.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/25/338/2553257/kasus-surat-antigen-palsu-tersangka-bobol-pedulilindungi-pakai-aplikasi-tambahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/25/338/2553257/kasus-surat-antigen-palsu-tersangka-bobol-pedulilindungi-pakai-aplikasi-tambahan"/><item><title>Kasus Surat Antigen Palsu, Tersangka Bobol PeduliLindungi Pakai Aplikasi Tambahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/25/338/2553257/kasus-surat-antigen-palsu-tersangka-bobol-pedulilindungi-pakai-aplikasi-tambahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/25/338/2553257/kasus-surat-antigen-palsu-tersangka-bobol-pedulilindungi-pakai-aplikasi-tambahan</guid><pubDate>Jum'at 25 Februari 2022 20:55 WIB</pubDate><dc:creator>Nandha Aprilia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/25/338/2553257/kasus-surat-antigen-palsu-tersangka-bobol-pedulilindungi-pakai-aplikasi-tambahan-iNUysOBLvk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/25/338/2553257/kasus-surat-antigen-palsu-tersangka-bobol-pedulilindungi-pakai-aplikasi-tambahan-iNUysOBLvk.jpg</image><title>Foto: istimewa</title></images><description>
TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta ungkap salah satu tersangka berinisial AR mampu memasukan hasil tes Antigen palsu ke aplikasi PeduliLindungi menggunakan aplikasi tambahan.

Kanit 2 Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Suwandi jelaskan bahwa tersangka AR mengetahui langkah ini dengan mencari cara di internet.

&amp;ldquo;Dari pengakuan dia (AR) ada aplikasi (tambahan) jadi bisa masuk ke PeduliLindungi itu. Nama aplikasinya apa gitu,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi, Jumat (25/2/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ini Peran 4 Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Hasil Swab Antigen di Bandara Soetta
Suwandi menyebutkan, bahwa AR miliki akun di aplikasi PeduliLindungi dan dapat menginput data ke dalamnya.

&amp;ldquo;Masuk ke PeduliLindungi kan harus punya akun, dia (AR) punya akunnya untuk menginput data. Jadi misal (tes) antigen negatif atau pcr negatif, dimasukan ke aplikasi itu,&amp;rdquo; ungkapnya.
BACA JUGA:Palsukan Surat Kesehatan Covid-19, 4 Pegawai Bandara Soetta Ditangkap Polisi&amp;nbsp;Tak hanya itu, AR yang merupakan seorang honorer yang bekerja dikelurahan sekitar Bandara Soetta itu juga memalsukan nama dokter dan klinik.

&amp;ldquo;Klinik yang dia tunjuk itu enggak ada, kemungkinan juga sudah enggak beroperasi. Untuk dokter juga fiktif, kita cek engga ada,&amp;rdquo; paparnya.

Bahkan, Suwandi menjelaskan bahwa tersangka mengaku membuat nama karangan terkhusus untuk nama dokter dan klinik. &amp;ldquo;Kata tersangka ya dia ngarang saja, ada nama klinik, ya dimasukin,&amp;rdquo; paparnya.

Selain AR, diketahui terdapat 3 tersangka lainnya yang berinisial MSF, S dan HF yang merupakan seorang petugas yang bekerja di Bandara Soetta.

Kendati demikian, keempat tersangka disangkakan Pasal 263 KUHPidana tentang pemalsuan surat dan dokumen juga Pasal 268 ayat 1 KUHPidana. Para tersangka tersebut diancam hukuman empat dan atau enam tahun penjara.

</description><content:encoded>
TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta ungkap salah satu tersangka berinisial AR mampu memasukan hasil tes Antigen palsu ke aplikasi PeduliLindungi menggunakan aplikasi tambahan.

Kanit 2 Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Suwandi jelaskan bahwa tersangka AR mengetahui langkah ini dengan mencari cara di internet.

&amp;ldquo;Dari pengakuan dia (AR) ada aplikasi (tambahan) jadi bisa masuk ke PeduliLindungi itu. Nama aplikasinya apa gitu,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi, Jumat (25/2/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ini Peran 4 Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Hasil Swab Antigen di Bandara Soetta
Suwandi menyebutkan, bahwa AR miliki akun di aplikasi PeduliLindungi dan dapat menginput data ke dalamnya.

&amp;ldquo;Masuk ke PeduliLindungi kan harus punya akun, dia (AR) punya akunnya untuk menginput data. Jadi misal (tes) antigen negatif atau pcr negatif, dimasukan ke aplikasi itu,&amp;rdquo; ungkapnya.
BACA JUGA:Palsukan Surat Kesehatan Covid-19, 4 Pegawai Bandara Soetta Ditangkap Polisi&amp;nbsp;Tak hanya itu, AR yang merupakan seorang honorer yang bekerja dikelurahan sekitar Bandara Soetta itu juga memalsukan nama dokter dan klinik.

&amp;ldquo;Klinik yang dia tunjuk itu enggak ada, kemungkinan juga sudah enggak beroperasi. Untuk dokter juga fiktif, kita cek engga ada,&amp;rdquo; paparnya.

Bahkan, Suwandi menjelaskan bahwa tersangka mengaku membuat nama karangan terkhusus untuk nama dokter dan klinik. &amp;ldquo;Kata tersangka ya dia ngarang saja, ada nama klinik, ya dimasukin,&amp;rdquo; paparnya.

Selain AR, diketahui terdapat 3 tersangka lainnya yang berinisial MSF, S dan HF yang merupakan seorang petugas yang bekerja di Bandara Soetta.

Kendati demikian, keempat tersangka disangkakan Pasal 263 KUHPidana tentang pemalsuan surat dan dokumen juga Pasal 268 ayat 1 KUHPidana. Para tersangka tersebut diancam hukuman empat dan atau enam tahun penjara.

</content:encoded></item></channel></rss>
