<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bilik Gundik dan Misi Diplomasi di Kapal Zaman Kerajaan Sriwijaya</title><description>Perempuan itu yang jelas menjadi bagian dari misi perdagangan dan diplomasi.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553077/bilik-gundik-dan-misi-diplomasi-di-kapal-zaman-kerajaan-sriwijaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553077/bilik-gundik-dan-misi-diplomasi-di-kapal-zaman-kerajaan-sriwijaya"/><item><title>Bilik Gundik dan Misi Diplomasi di Kapal Zaman Kerajaan Sriwijaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553077/bilik-gundik-dan-misi-diplomasi-di-kapal-zaman-kerajaan-sriwijaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553077/bilik-gundik-dan-misi-diplomasi-di-kapal-zaman-kerajaan-sriwijaya</guid><pubDate>Sabtu 26 Februari 2022 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/25/337/2553077/bilik-gundik-dan-misi-diplomasi-di-kapal-zaman-kerajaan-sriwijaya-u8qVx49mmQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/25/337/2553077/bilik-gundik-dan-misi-diplomasi-di-kapal-zaman-kerajaan-sriwijaya-u8qVx49mmQ.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Wikipedia)</title></images><description>RELIEF perahu bercadik ganda di Candi Borobudur menggambarkan perdagangan laut antarbang sebelum zaman pertengahan. Keberadaan bilik-bilik bagi perempuan di perahu-perahu yang berasal dari kepulauan Asia Tenggara semakin diperkuat kesejarahannya dengan temuan-temuan penelitian genetika.
Penelitian lembaga mikrobiologi Eijkman, Jakarta, telah mengonfirmasi adanya leluhur-leluhur perempuan dari orang Madagaskar yang berasal dari Banjar, Kalimantan Selatan.
Perkawinan antara perempuan yang berasal dari salah satu wilayah bawahan Kedatuan Sriwijaya dengan laki-laki Madagaskar ini terjadi pada sekitar abad 9 hingga 11 masehi. Bagaimana jejak genetik bisa sampai ke wilayah terjauh di bagian barat Samudera Hindia, jawabannya adalah koloni dagang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Misteri Lokasi Kerajaan Sriwijaya, Apa Benar di Palembang?
Melansir indonesia.go.id, miniatur perahu ini bagi orang awan mungkin dianggap sama dengan perahu-perahu Cina, Persia, atau Mediterania yang sezaman. Namun, ada satu hal yang membuat perbedaan mendasar. Perbedaan itu adalah adanya bilik bilik bagi perempuan.
Sebenarnya periode zaman pertengahan tidak benar-benar pas untuk menggambarkan perkembangan yang terjadi di negeri-negeri yang berada di antara tiga samudera. Model miniatur perahu ini juga bisa dilihat di Museum Angkut, Malang, Jawa Timur.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Deretan Fakta Kerajaan Sriwijaya, Nomor 5 Pulau Emas Dihuni Ular Pemakan Manusia
Seorang peneliti dan penulis sejarah peradaban manusia, Jared Diamond, mencatat fenomena ini sebagai &quot;fakta tunggal paling memukau dari geografi manusia&quot;. Samudera sebagai penghubung perdagangan antara bangsa atau saat ini dikenal dengan istilah globalisasi telah berkembang bahkan sejak sebelum abad pertengahan.

Pelaut-pelaut tangguh dari Iberia dilarang untuk membawa perempuan di dalam perahunya karena &quot;berbahaya&quot; bagi pelayaran. Namun, pelaut-pelaut Nusantara malah membuat perahu-perahunya lebih besar dan lebih luas untuk membuat bilik-bilik bagi perempuan.

Perempuan itu yang jelas menjadi bagian dari misi perdagangan dan diplomasi. Kendati bisa saja perempuan-perempuan itu menjadi teman atau gundik dalam perjalanan.</description><content:encoded>RELIEF perahu bercadik ganda di Candi Borobudur menggambarkan perdagangan laut antarbang sebelum zaman pertengahan. Keberadaan bilik-bilik bagi perempuan di perahu-perahu yang berasal dari kepulauan Asia Tenggara semakin diperkuat kesejarahannya dengan temuan-temuan penelitian genetika.
Penelitian lembaga mikrobiologi Eijkman, Jakarta, telah mengonfirmasi adanya leluhur-leluhur perempuan dari orang Madagaskar yang berasal dari Banjar, Kalimantan Selatan.
Perkawinan antara perempuan yang berasal dari salah satu wilayah bawahan Kedatuan Sriwijaya dengan laki-laki Madagaskar ini terjadi pada sekitar abad 9 hingga 11 masehi. Bagaimana jejak genetik bisa sampai ke wilayah terjauh di bagian barat Samudera Hindia, jawabannya adalah koloni dagang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Misteri Lokasi Kerajaan Sriwijaya, Apa Benar di Palembang?
Melansir indonesia.go.id, miniatur perahu ini bagi orang awan mungkin dianggap sama dengan perahu-perahu Cina, Persia, atau Mediterania yang sezaman. Namun, ada satu hal yang membuat perbedaan mendasar. Perbedaan itu adalah adanya bilik bilik bagi perempuan.
Sebenarnya periode zaman pertengahan tidak benar-benar pas untuk menggambarkan perkembangan yang terjadi di negeri-negeri yang berada di antara tiga samudera. Model miniatur perahu ini juga bisa dilihat di Museum Angkut, Malang, Jawa Timur.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Deretan Fakta Kerajaan Sriwijaya, Nomor 5 Pulau Emas Dihuni Ular Pemakan Manusia
Seorang peneliti dan penulis sejarah peradaban manusia, Jared Diamond, mencatat fenomena ini sebagai &quot;fakta tunggal paling memukau dari geografi manusia&quot;. Samudera sebagai penghubung perdagangan antara bangsa atau saat ini dikenal dengan istilah globalisasi telah berkembang bahkan sejak sebelum abad pertengahan.

Pelaut-pelaut tangguh dari Iberia dilarang untuk membawa perempuan di dalam perahunya karena &quot;berbahaya&quot; bagi pelayaran. Namun, pelaut-pelaut Nusantara malah membuat perahu-perahunya lebih besar dan lebih luas untuk membuat bilik-bilik bagi perempuan.

Perempuan itu yang jelas menjadi bagian dari misi perdagangan dan diplomasi. Kendati bisa saja perempuan-perempuan itu menjadi teman atau gundik dalam perjalanan.</content:encoded></item></channel></rss>
