<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Air Panas Muncul di Pasaman Pasca-Gempa M6,1, BMKG Ungkap Penyebabnya      </title><description>Tim ahli akan datang untuk meneliti kandungan airnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553296/air-panas-muncul-di-pasaman-pasca-gempa-m6-1-bmkg-ungkap-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553296/air-panas-muncul-di-pasaman-pasca-gempa-m6-1-bmkg-ungkap-penyebabnya"/><item><title>Air Panas Muncul di Pasaman Pasca-Gempa M6,1, BMKG Ungkap Penyebabnya      </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553296/air-panas-muncul-di-pasaman-pasca-gempa-m6-1-bmkg-ungkap-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553296/air-panas-muncul-di-pasaman-pasca-gempa-m6-1-bmkg-ungkap-penyebabnya</guid><pubDate>Sabtu 26 Februari 2022 02:46 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/25/337/2553296/air-panas-muncul-di-pasaman-pasca-gempa-m6-1-bmkg-ungkap-penyebabnya-9CC8e02Dch.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Fenomena air panas usai gempa di Pasaman Sumbar. (Foto: Twitter @davidharis10)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/25/337/2553296/air-panas-muncul-di-pasaman-pasca-gempa-m6-1-bmkg-ungkap-penyebabnya-9CC8e02Dch.jpeg</image><title>Fenomena air panas usai gempa di Pasaman Sumbar. (Foto: Twitter @davidharis10)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan fenomena munculnya air panas bercampur lumpur di daerah Jorong Padang Baru, Nagari Ganggo Hilia, Pasaman, Sumatra Barat pasca-gempa magnitudo (M) 6,1, Jumat (25/2/2022) pagi.

&quot;Diduga guncangan kuat Gempa Pasaman magnitudo 6,1 yang terjadi hari ini telah menghasilkan rekahan hingga memunculkan air panas, karena umumnya lapisan air tanah atau akuifer panas bumi dapat muncul ke permukaan terbentuk pada rekahan batuan,&quot; ujar Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Jumat.

Daryono memperingatkan apabila semburan air panas tersebut terlihat mendidih dan mengeluarkan uap, terasa panas dan mengeluarkan bau menyengat, lebih baik untuk tidak didekati, apalagi dikonsumsi airnya. Tim ahli akan datang untuk meneliti kandungan airnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Gempa M6,1 di Pasaman Barat, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 7 Orang
Ia menjelaskan panas bumi merupakan fenomena di mana panas dari dalam bumi memanaskan lapisan air di bawah permukaan tanah. Daerah dengan sistem panas bumi umumnya dapat dikenali dengan adanya mata air panas di wilayah tersebut.

Daryono menilai ada kemungkinan di area tersebut memang berada dekat jalur sesar aktif, sehingga ada&amp;nbsp;hot spring&amp;nbsp;atau mata air panas.&amp;nbsp;Sehingga, saat terjadi gempa akan terganggu&amp;nbsp;reservoir-nya dan air panas tersebut keluar melalui zona lemah yang rekah akibat guncangan kuat gempa bumi.

&quot;Beberapa reservoir air panas memang umum ditemukan di area sesar aktif seperti daerah Pasaman ini, wajar jika terdapat mata air panas, karena memang zona tektonik aktif dan terdapat jalur-jalur sesar,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan fenomena munculnya air panas bercampur lumpur di daerah Jorong Padang Baru, Nagari Ganggo Hilia, Pasaman, Sumatra Barat pasca-gempa magnitudo (M) 6,1, Jumat (25/2/2022) pagi.

&quot;Diduga guncangan kuat Gempa Pasaman magnitudo 6,1 yang terjadi hari ini telah menghasilkan rekahan hingga memunculkan air panas, karena umumnya lapisan air tanah atau akuifer panas bumi dapat muncul ke permukaan terbentuk pada rekahan batuan,&quot; ujar Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Jumat.

Daryono memperingatkan apabila semburan air panas tersebut terlihat mendidih dan mengeluarkan uap, terasa panas dan mengeluarkan bau menyengat, lebih baik untuk tidak didekati, apalagi dikonsumsi airnya. Tim ahli akan datang untuk meneliti kandungan airnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Gempa M6,1 di Pasaman Barat, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 7 Orang
Ia menjelaskan panas bumi merupakan fenomena di mana panas dari dalam bumi memanaskan lapisan air di bawah permukaan tanah. Daerah dengan sistem panas bumi umumnya dapat dikenali dengan adanya mata air panas di wilayah tersebut.

Daryono menilai ada kemungkinan di area tersebut memang berada dekat jalur sesar aktif, sehingga ada&amp;nbsp;hot spring&amp;nbsp;atau mata air panas.&amp;nbsp;Sehingga, saat terjadi gempa akan terganggu&amp;nbsp;reservoir-nya dan air panas tersebut keluar melalui zona lemah yang rekah akibat guncangan kuat gempa bumi.

&quot;Beberapa reservoir air panas memang umum ditemukan di area sesar aktif seperti daerah Pasaman ini, wajar jika terdapat mata air panas, karena memang zona tektonik aktif dan terdapat jalur-jalur sesar,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
