<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Angka Kesembuhan Corona 61.361 Orang Pecahkan Rekor Tertinggi sejak Awal Pandemi   </title><description>Indonesia mencatatkan rekor tertinggi angka kesembuhan Covid-19 sejak awal pandemi. Tercatat pada Jumat 25 Februari 2022&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553382/angka-kesembuhan-corona-61-361-orang-pecahkan-rekor-tertinggi-sejak-awal-pandemi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553382/angka-kesembuhan-corona-61-361-orang-pecahkan-rekor-tertinggi-sejak-awal-pandemi"/><item><title>Angka Kesembuhan Corona 61.361 Orang Pecahkan Rekor Tertinggi sejak Awal Pandemi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553382/angka-kesembuhan-corona-61-361-orang-pecahkan-rekor-tertinggi-sejak-awal-pandemi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553382/angka-kesembuhan-corona-61-361-orang-pecahkan-rekor-tertinggi-sejak-awal-pandemi</guid><pubDate>Sabtu 26 Februari 2022 08:40 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/26/337/2553382/angka-kesembuhan-corona-61-361-orang-pecahkan-rekor-tertinggi-sejak-awal-pandemi-DmF2PDLcdV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/26/337/2553382/angka-kesembuhan-corona-61-361-orang-pecahkan-rekor-tertinggi-sejak-awal-pandemi-DmF2PDLcdV.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>
JAKARTA - Indonesia mencatatkan rekor tertinggi angka kesembuhan Covid-19 sejak awal pandemi. Tercatat pada Jumat 25 Februari 2022 tercatat angka kesembuhan harian sebesar 61.361, melewati rekor sebelumnya pada 6 Agustus 2021 yang sempat menyentuh angka 48.832. Sementara jumlah kasus harian juga mengalami penurunan menjadi 49.447 dari sebelumnya 57.426.

Selain itu, tren perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit juga terpantau melandai di angka 37% dari total kapasitas nasional, menurun 1% dibandingkan Kamis (24/2) yang ada di posisi 38%. Angka ini rata-rata stabil dalam lima hari terakhir sejak 20 Februari 2022.
BACA JUGA:Kemenkes Sebut Tren Positivity Rate Covid-19 di 8 Provinsi Ini Mengalami Penurunan&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Hari ini kita mencatat sejumlah indikator penanganan pandemi menunjukkan angka positif, mulai dari angka kesembuhan, kasus harian, positivity rate, dan juga angka pasien Covid-19 yang dirawat,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Vaksinasi, Siti Nadia Tarmizi dikutip dalam keterangannya, Sabtu (26/2/2022).

Namun demikian, Nadia meminta masyarakat agar tidak boleh lalai. &amp;ldquo;Justru perkembangan ini harus membuat kita semakin berupaya lebih keras untuk dapat segera memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. Dari sisi pemerintah, kami terus berupaya menurunkan angka kasus dan memperkuat layanan kesehatan,&amp;rdquo; katanya.
BACA JUGA:Omicron Berbahaya bagi Bayi dan Anak, Bisa Picu Long Covid-19 yang Ancam Nyawa!&amp;nbsp;
Sementara itu, tren melandainya perawatan pasien Covid-19 secara nasional juga diikuti tren penurunan positivity rate di beberapa daerah selama periode 15-24 Februari 2022. Beberapa daerah yang terpantau turun positivity rate-nya antara lain, DKI Jakarta, Banten, Bali, Kalimantan Selatan, NTB, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

Selain itu, menurut data dari Kemenkes selama periode 15-24 Februari di DKI Jakarta positivity rate menurun dari 17,5% menjadi 16%. Disusul Banten 23,5% menjadi 20,7%, Bali 13,5% menjadi 10,4%. Kemudian, Kalimantan Selatan 14,8% menjadi 13,8%, NTB 11,2% menjadi 9,4%, Maluku 6,2% menjadi 4,1%, Papua 12,7% menjadi 11,8%, Papua Barat 14,5% menjadi 12,8%.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Indonesia mencatatkan rekor tertinggi angka kesembuhan Covid-19 sejak awal pandemi. Tercatat pada Jumat 25 Februari 2022 tercatat angka kesembuhan harian sebesar 61.361, melewati rekor sebelumnya pada 6 Agustus 2021 yang sempat menyentuh angka 48.832. Sementara jumlah kasus harian juga mengalami penurunan menjadi 49.447 dari sebelumnya 57.426.

Selain itu, tren perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit juga terpantau melandai di angka 37% dari total kapasitas nasional, menurun 1% dibandingkan Kamis (24/2) yang ada di posisi 38%. Angka ini rata-rata stabil dalam lima hari terakhir sejak 20 Februari 2022.
BACA JUGA:Kemenkes Sebut Tren Positivity Rate Covid-19 di 8 Provinsi Ini Mengalami Penurunan&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Hari ini kita mencatat sejumlah indikator penanganan pandemi menunjukkan angka positif, mulai dari angka kesembuhan, kasus harian, positivity rate, dan juga angka pasien Covid-19 yang dirawat,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Vaksinasi, Siti Nadia Tarmizi dikutip dalam keterangannya, Sabtu (26/2/2022).

Namun demikian, Nadia meminta masyarakat agar tidak boleh lalai. &amp;ldquo;Justru perkembangan ini harus membuat kita semakin berupaya lebih keras untuk dapat segera memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. Dari sisi pemerintah, kami terus berupaya menurunkan angka kasus dan memperkuat layanan kesehatan,&amp;rdquo; katanya.
BACA JUGA:Omicron Berbahaya bagi Bayi dan Anak, Bisa Picu Long Covid-19 yang Ancam Nyawa!&amp;nbsp;
Sementara itu, tren melandainya perawatan pasien Covid-19 secara nasional juga diikuti tren penurunan positivity rate di beberapa daerah selama periode 15-24 Februari 2022. Beberapa daerah yang terpantau turun positivity rate-nya antara lain, DKI Jakarta, Banten, Bali, Kalimantan Selatan, NTB, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

Selain itu, menurut data dari Kemenkes selama periode 15-24 Februari di DKI Jakarta positivity rate menurun dari 17,5% menjadi 16%. Disusul Banten 23,5% menjadi 20,7%, Bali 13,5% menjadi 10,4%. Kemudian, Kalimantan Selatan 14,8% menjadi 13,8%, NTB 11,2% menjadi 9,4%, Maluku 6,2% menjadi 4,1%, Papua 12,7% menjadi 11,8%, Papua Barat 14,5% menjadi 12,8%.

</content:encoded></item></channel></rss>
