<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengintip Angkernya Lokasi Pembuangan Jin di Situs Kuno Peninggalan Majapahit   </title><description>Kisah mistik selalu muncul dalam setiap kegiatan ekskavasi atau penggalian candi atau situs kuno lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553433/mengintip-angkernya-lokasi-pembuangan-jin-di-situs-kuno-peninggalan-majapahit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553433/mengintip-angkernya-lokasi-pembuangan-jin-di-situs-kuno-peninggalan-majapahit"/><item><title>Mengintip Angkernya Lokasi Pembuangan Jin di Situs Kuno Peninggalan Majapahit   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553433/mengintip-angkernya-lokasi-pembuangan-jin-di-situs-kuno-peninggalan-majapahit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553433/mengintip-angkernya-lokasi-pembuangan-jin-di-situs-kuno-peninggalan-majapahit</guid><pubDate>Sabtu 26 Februari 2022 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/26/337/2553433/mengintip-angkernya-lokasi-pembuangan-jin-di-situs-kuno-peninggalan-majapahit-4aLr3zUkfU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Situs Majapahit yang terkenal angker (foto: MNC Portal/Avirista)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/26/337/2553433/mengintip-angkernya-lokasi-pembuangan-jin-di-situs-kuno-peninggalan-majapahit-4aLr3zUkfU.jpg</image><title>Situs Majapahit yang terkenal angker (foto: MNC Portal/Avirista)</title></images><description>
MALANG - Kisah mistik selalu muncul dalam setiap kegiatan ekskavasi atau penggalian candi atau situs kuno lainnya. Bahkan ada situs sejarah yang sering menjadi tempat pembuangan jin dan makhluk gaib di tengah hutan.

Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho mengakui rata-rata situs yang selama ini ia ekskavasi atau lakukan penggalian merupakan tempat keramat. Maka tak heran bila ada kejadian - kejadian di luar logika dan tak masuk akal, selama proses ekskavasi.

&quot;Semua situs yang saya ekskavasi pasti itu adalah tempat keramat, disakralkan semua sama, kalau kejadian aneh kejadian aneh banyak ada percaya nggak percaya, ada di luar nalar,&quot; ucap Wicaksono Dwi, ditemui Okezone.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Keterkaitan 2 Situs Mataram Kuno yang Diekskavasi BPCB Jatim
Ia mengisahkan dua kejadian mistis dan di luar logika dialaminya saat melakukan ekskavasi di Situs Srigading, Lawang, Malang, Situs Pendem Kota Batu dan Situs Sumberbeji, Kabupaten Jombang. Di Situs Pendem bahkan sempat ada penolakan dari makhluk tak kasat mata penunggu sekitar situs, agar BPCB tak melakukan ekskavasi.

&quot;Di Pendem Kota Batu itu di awal-awal saya merasa nggak boleh nggali di situ. Jadi berapa kali saya itu migran, nggeletak awal-awal, jadi ada punden saya tiduran di situ karena sakit kepala, tapi karena tugas ya kerjakan terus,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Arca dan Lingga Ditemukan di Situs Srigading Malang Kuatkan Peninggalan Mataram Kuno
Keanehan juga dirasakannya saat menggali Situs Srigading Malang. Sepulang dari ekskavasi tahap pertama lalu, ia menuturkan sang anak yang berusia 4 tahun mendapati ada sesosok makhluk halus yang mengikutinya.

&quot;Anak saya malam sering ngeliat cewek katanya ada yang katut saya selama tiga hari habis itu hilang. Saya ketawa saja anak saya umur 4 tahun, cewek terbang penampakannya. Kalau yang disini di Srigading ini ya memang diangkerkan, buat nyari togel, nomor sering dapat. Kalau kejadian dilihatkan nggak,&quot; terangnya.
Dari sekian situs yang diekskavasi, Situs Sumberbeji di Dusun Sumberbeji Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, merupakan situs dengan tingkat kemistisan tinggi. Pasalnya dari penuturan masyarakat sekitar, lokasi sekitar situs merupakan tempat pembuangan jin atau makhluk halus yang dianggap menganggu. Tak ayal sejak awal ekskavasi di situs tersebut, aura - aura mistis dan kurang nyaman juga telah terasa.

&quot;Sumberbeji Jombang itu tempat buang jin, angker sekali, nggak ada masyarakat sana yang berani masuk ke sana, yang berani cuma orang mendem (mabuk) atau dicari polisi pencuri, nggak ada yang berani ngejar. Ketika kita nggali suasana awalnya angker pol, jadi sangat mencekam,&quot; beber Wicaksono.

Suatu ketika di saat tim sedang beristirahat ekskavasi, fenomena aneh tak masuk akal terjadi. Angin tiba-tiba di sekitar lokasi bertiup kencang memutar, anehnya hanya di sekitar lokasi itu saja angin dengan membentuk pusaran mengelilingi lokasi situs kuno peninggalan Kerajaan Majapahit.

Peristiwa kian aneh saat angin itu hanya membawa daun - daunan yang tampak masih hijau, bukan daun kering yang jatuh.

&quot;Ada angin muter, bawa daun hijau, bukan daun kering, muter bikin pusaran, bagi saya angin biasanya tapi keren. Daunnya hijau semuanya, kalau daun kering masih wajar. Jadi kalau daun kering ketiup angin wajar, itu hijau semua, muter di pusaran dan agak lama sekitaran lima menit. Itu di Sumberbeji,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>
MALANG - Kisah mistik selalu muncul dalam setiap kegiatan ekskavasi atau penggalian candi atau situs kuno lainnya. Bahkan ada situs sejarah yang sering menjadi tempat pembuangan jin dan makhluk gaib di tengah hutan.

Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho mengakui rata-rata situs yang selama ini ia ekskavasi atau lakukan penggalian merupakan tempat keramat. Maka tak heran bila ada kejadian - kejadian di luar logika dan tak masuk akal, selama proses ekskavasi.

&quot;Semua situs yang saya ekskavasi pasti itu adalah tempat keramat, disakralkan semua sama, kalau kejadian aneh kejadian aneh banyak ada percaya nggak percaya, ada di luar nalar,&quot; ucap Wicaksono Dwi, ditemui Okezone.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Keterkaitan 2 Situs Mataram Kuno yang Diekskavasi BPCB Jatim
Ia mengisahkan dua kejadian mistis dan di luar logika dialaminya saat melakukan ekskavasi di Situs Srigading, Lawang, Malang, Situs Pendem Kota Batu dan Situs Sumberbeji, Kabupaten Jombang. Di Situs Pendem bahkan sempat ada penolakan dari makhluk tak kasat mata penunggu sekitar situs, agar BPCB tak melakukan ekskavasi.

&quot;Di Pendem Kota Batu itu di awal-awal saya merasa nggak boleh nggali di situ. Jadi berapa kali saya itu migran, nggeletak awal-awal, jadi ada punden saya tiduran di situ karena sakit kepala, tapi karena tugas ya kerjakan terus,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Arca dan Lingga Ditemukan di Situs Srigading Malang Kuatkan Peninggalan Mataram Kuno
Keanehan juga dirasakannya saat menggali Situs Srigading Malang. Sepulang dari ekskavasi tahap pertama lalu, ia menuturkan sang anak yang berusia 4 tahun mendapati ada sesosok makhluk halus yang mengikutinya.

&quot;Anak saya malam sering ngeliat cewek katanya ada yang katut saya selama tiga hari habis itu hilang. Saya ketawa saja anak saya umur 4 tahun, cewek terbang penampakannya. Kalau yang disini di Srigading ini ya memang diangkerkan, buat nyari togel, nomor sering dapat. Kalau kejadian dilihatkan nggak,&quot; terangnya.
Dari sekian situs yang diekskavasi, Situs Sumberbeji di Dusun Sumberbeji Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, merupakan situs dengan tingkat kemistisan tinggi. Pasalnya dari penuturan masyarakat sekitar, lokasi sekitar situs merupakan tempat pembuangan jin atau makhluk halus yang dianggap menganggu. Tak ayal sejak awal ekskavasi di situs tersebut, aura - aura mistis dan kurang nyaman juga telah terasa.

&quot;Sumberbeji Jombang itu tempat buang jin, angker sekali, nggak ada masyarakat sana yang berani masuk ke sana, yang berani cuma orang mendem (mabuk) atau dicari polisi pencuri, nggak ada yang berani ngejar. Ketika kita nggali suasana awalnya angker pol, jadi sangat mencekam,&quot; beber Wicaksono.

Suatu ketika di saat tim sedang beristirahat ekskavasi, fenomena aneh tak masuk akal terjadi. Angin tiba-tiba di sekitar lokasi bertiup kencang memutar, anehnya hanya di sekitar lokasi itu saja angin dengan membentuk pusaran mengelilingi lokasi situs kuno peninggalan Kerajaan Majapahit.

Peristiwa kian aneh saat angin itu hanya membawa daun - daunan yang tampak masih hijau, bukan daun kering yang jatuh.

&quot;Ada angin muter, bawa daun hijau, bukan daun kering, muter bikin pusaran, bagi saya angin biasanya tapi keren. Daunnya hijau semuanya, kalau daun kering masih wajar. Jadi kalau daun kering ketiup angin wajar, itu hijau semua, muter di pusaran dan agak lama sekitaran lima menit. Itu di Sumberbeji,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
