<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng Kertabumi, MNC Peduli Ajarkan Anak Penderita Kanker Daur Ulang Sampah </title><description>Tony menjelaskan, YKAKI merupakan salah satu Yayasan yang peduli terhadaap penderita kanker anak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553500/gandeng-kertabumi-mnc-peduli-ajarkan-anak-penderita-kanker-daur-ulang-sampah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553500/gandeng-kertabumi-mnc-peduli-ajarkan-anak-penderita-kanker-daur-ulang-sampah"/><item><title>Gandeng Kertabumi, MNC Peduli Ajarkan Anak Penderita Kanker Daur Ulang Sampah </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553500/gandeng-kertabumi-mnc-peduli-ajarkan-anak-penderita-kanker-daur-ulang-sampah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553500/gandeng-kertabumi-mnc-peduli-ajarkan-anak-penderita-kanker-daur-ulang-sampah</guid><pubDate>Sabtu 26 Februari 2022 14:25 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/26/337/2553500/gandeng-kertabumi-mnc-peduli-ajarkan-anak-penderita-kanker-daur-ulang-sampah-eKSYlbrmvH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MNC Peduli bersama Kertabumi Klinik Sampah ajarkan anak penderita kanker daur ulang sampah (Foto: M Farhan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/26/337/2553500/gandeng-kertabumi-mnc-peduli-ajarkan-anak-penderita-kanker-daur-ulang-sampah-eKSYlbrmvH.jpg</image><title>MNC Peduli bersama Kertabumi Klinik Sampah ajarkan anak penderita kanker daur ulang sampah (Foto: M Farhan)</title></images><description>JAKARTA - MNC Peduli melalui MNC media melaksanakan pelatihan pembuatan mainan daur ulang botol botol bekas air mineral di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kegiatan ini bekerja sama dengan Kertabumi Klinik Sampah.

Menurut Head Corsec 3TV-RCTI+, Tony Andrianto, kegiatan ini dilaksanakan guna memperingati Hari Kanker Anak Internasional pada 15 Februari. Untuk itu, MNC Peduli memilih lokasi YKAKI sebagai kegiatan sosial guna mengembalikan keceriaan anak-anak pengidap kanker dengan kegiatan bermanfaat.

&quot;Selain mengajarkan pada anak-anak untuk lebih peduli lingkungan dengan memanfaatkan barang-barang bekas. Kegiatan ini sekaligus melatih ketrampilan anak-anak untuk membuat mainan sendiri dari bahan-bahan bekas yang mudah ditemukan,&quot; ujarnya melalui keterangan, Sabtu (26/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp; MNC Peduli Gelar Pemeriksaan Mata Gratis, Karyawan : Sangat Bermanfaat
Tony menjelaskan, YKAKI merupakan salah satu Yayasan yang peduli terhadaap penderita kanker anak. Dia menyampaikan YKAKI didirikan dengan visi bahwa setiap anak Indonesia penderita kanker berhak mendapat pengobatan serta perawatan sebaik-baiknya, juga hak belajar dan hak bermain.

&quot;Salah satu bentuk kepedulian YKAKI berupa penyediaan sarana akomodasi sebagai tempat tinggal sementara (rumah singgah) untuk anak pasien kanker dan pendampingnya selama menjalani pengobatan dan perawatan,&quot; katanya membeberkan.
Baca Juga: MNC Peduli Gandeng Kasoem Vision Care Gelar Pemeriksaan Mata Gratis

Selain itu, MNC peduli juga menggandeng Kertabumi Klinik Sampah karena mengapresiasi lembaga yang peduli lingkungan dan mencegah polusi sampah. Tony menilai peran Kertabumi sangat bermanfaat sebab membantu melatih anak-anak pengidap kanker agar terasah kreativitasnya dan peduli dengan limbah sampah plastik.



&quot;Kertabumi Klinik Sampah berusaha mendaur ulang sampah menjadi barang yang memiliki nilai jual, minimal bisa digunakan sendiri. Hal ini yang coba diajarkan pada anak-anak penderita kanker dan juga orangtua yang sedang mendampingi mereka di rumah singgah,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - MNC Peduli melalui MNC media melaksanakan pelatihan pembuatan mainan daur ulang botol botol bekas air mineral di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kegiatan ini bekerja sama dengan Kertabumi Klinik Sampah.

Menurut Head Corsec 3TV-RCTI+, Tony Andrianto, kegiatan ini dilaksanakan guna memperingati Hari Kanker Anak Internasional pada 15 Februari. Untuk itu, MNC Peduli memilih lokasi YKAKI sebagai kegiatan sosial guna mengembalikan keceriaan anak-anak pengidap kanker dengan kegiatan bermanfaat.

&quot;Selain mengajarkan pada anak-anak untuk lebih peduli lingkungan dengan memanfaatkan barang-barang bekas. Kegiatan ini sekaligus melatih ketrampilan anak-anak untuk membuat mainan sendiri dari bahan-bahan bekas yang mudah ditemukan,&quot; ujarnya melalui keterangan, Sabtu (26/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp; MNC Peduli Gelar Pemeriksaan Mata Gratis, Karyawan : Sangat Bermanfaat
Tony menjelaskan, YKAKI merupakan salah satu Yayasan yang peduli terhadaap penderita kanker anak. Dia menyampaikan YKAKI didirikan dengan visi bahwa setiap anak Indonesia penderita kanker berhak mendapat pengobatan serta perawatan sebaik-baiknya, juga hak belajar dan hak bermain.

&quot;Salah satu bentuk kepedulian YKAKI berupa penyediaan sarana akomodasi sebagai tempat tinggal sementara (rumah singgah) untuk anak pasien kanker dan pendampingnya selama menjalani pengobatan dan perawatan,&quot; katanya membeberkan.
Baca Juga: MNC Peduli Gandeng Kasoem Vision Care Gelar Pemeriksaan Mata Gratis

Selain itu, MNC peduli juga menggandeng Kertabumi Klinik Sampah karena mengapresiasi lembaga yang peduli lingkungan dan mencegah polusi sampah. Tony menilai peran Kertabumi sangat bermanfaat sebab membantu melatih anak-anak pengidap kanker agar terasah kreativitasnya dan peduli dengan limbah sampah plastik.



&quot;Kertabumi Klinik Sampah berusaha mendaur ulang sampah menjadi barang yang memiliki nilai jual, minimal bisa digunakan sendiri. Hal ini yang coba diajarkan pada anak-anak penderita kanker dan juga orangtua yang sedang mendampingi mereka di rumah singgah,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
