<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Pasaman Barat, BNPB Harap Masa Tanggap Darurat Tak Diperpanjang</title><description>Masa tanggap darurat telah diputuskan pemerintah daerah (pemda) setempat selama 14 hari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553600/gempa-pasaman-barat-bnpb-harap-masa-tanggap-darurat-tak-diperpanjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553600/gempa-pasaman-barat-bnpb-harap-masa-tanggap-darurat-tak-diperpanjang"/><item><title>Gempa Pasaman Barat, BNPB Harap Masa Tanggap Darurat Tak Diperpanjang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553600/gempa-pasaman-barat-bnpb-harap-masa-tanggap-darurat-tak-diperpanjang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/26/337/2553600/gempa-pasaman-barat-bnpb-harap-masa-tanggap-darurat-tak-diperpanjang</guid><pubDate>Sabtu 26 Februari 2022 18:59 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/26/337/2553600/gempa-pasaman-barat-bnpb-harap-masa-tanggap-darurat-tak-diperpanjang-eYGdzZQepg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNPB Suharyanto (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/26/337/2553600/gempa-pasaman-barat-bnpb-harap-masa-tanggap-darurat-tak-diperpanjang-eYGdzZQepg.jpg</image><title>Kepala BNPB Suharyanto (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto berharap masa tanggap darurat gempa Magnitudo 6,1 di Pasaman Barat, Sumatera Barat tak diperpanjang. Masa tanggap darurat telah diputuskan pemerintah daerah (pemda) setempat selama 14 hari.

&quot;Jadi kedua bupati, sudah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Tanggap darurat ini mudah-mudahan tidak perlu diperpanjang,&quot; kata Suharyanto dalam jumpa persnya secara daring, Sabtu (26/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;PVMBG Ungkap Penyebab Gempa 6,2 Magnitudo Pasaman Barat, Ini Analisanya
Sebab, jenderal bintang tiga itu melihat sampai hari ini, semua kegiatan-kegiatan dalam tanggap darurat sudah bisa dikerjakan dengan baik. Terlebih, pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) sebagaimana disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar  juga mengharapkan hal yang sama.

Di mana, dalam masa tanggap darurat ini diharapkan terkait pencarian, penanganan pengungsi, pendataan terhadap rumah-rumah baik yang rusak ringan, rusak berat, rusak sedang, dan seluruh fasilitas umum ini sudah bisa terdata dengan lengkap.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8yNS8xLzE0NTM5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Di sisi lain, kata dia, BNPB memastikan bakal hadir hingga tahap-tahap penanganan selanjutnya. Di tanggap darurat ini, BNPB juga akan mengirimkan tim, seperti  di posko mengirimkan pejabat untuk mendampingi komandan Satgas posko agar kegiatan yang dilaksanakan setiap hari betul-betul terencana dan tepat sasaran.

&quot;Setiap hari posko melaksanakan evaluasi, setiap hari BNPB di kantor pusat dan di Sumatera Barat ini poskonya akan selalu update. Sehingga bisa mengikuti setiap hari perkembangan informasi yang diperlukan terkait dengan pencarian terkait dengan penanganan pengungsi,&quot; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Update Korban Gempa Pasaman Barat : 8 Meninggal dan 10 Luka Berat</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto berharap masa tanggap darurat gempa Magnitudo 6,1 di Pasaman Barat, Sumatera Barat tak diperpanjang. Masa tanggap darurat telah diputuskan pemerintah daerah (pemda) setempat selama 14 hari.

&quot;Jadi kedua bupati, sudah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Tanggap darurat ini mudah-mudahan tidak perlu diperpanjang,&quot; kata Suharyanto dalam jumpa persnya secara daring, Sabtu (26/2/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;PVMBG Ungkap Penyebab Gempa 6,2 Magnitudo Pasaman Barat, Ini Analisanya
Sebab, jenderal bintang tiga itu melihat sampai hari ini, semua kegiatan-kegiatan dalam tanggap darurat sudah bisa dikerjakan dengan baik. Terlebih, pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) sebagaimana disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar  juga mengharapkan hal yang sama.

Di mana, dalam masa tanggap darurat ini diharapkan terkait pencarian, penanganan pengungsi, pendataan terhadap rumah-rumah baik yang rusak ringan, rusak berat, rusak sedang, dan seluruh fasilitas umum ini sudah bisa terdata dengan lengkap.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMi8yNS8xLzE0NTM5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Di sisi lain, kata dia, BNPB memastikan bakal hadir hingga tahap-tahap penanganan selanjutnya. Di tanggap darurat ini, BNPB juga akan mengirimkan tim, seperti  di posko mengirimkan pejabat untuk mendampingi komandan Satgas posko agar kegiatan yang dilaksanakan setiap hari betul-betul terencana dan tepat sasaran.

&quot;Setiap hari posko melaksanakan evaluasi, setiap hari BNPB di kantor pusat dan di Sumatera Barat ini poskonya akan selalu update. Sehingga bisa mengikuti setiap hari perkembangan informasi yang diperlukan terkait dengan pencarian terkait dengan penanganan pengungsi,&quot; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Update Korban Gempa Pasaman Barat : 8 Meninggal dan 10 Luka Berat</content:encoded></item></channel></rss>
