<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,1 Guncang Pulau Terluar Bengkulu   </title><description>Gempa tektonik dengan Magnitudo (M=) 5,1 mengguncang Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/340/2553377/gempa-m5-1-guncang-pulau-terluar-bengkulu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/26/340/2553377/gempa-m5-1-guncang-pulau-terluar-bengkulu"/><item><title>Gempa M5,1 Guncang Pulau Terluar Bengkulu   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/26/340/2553377/gempa-m5-1-guncang-pulau-terluar-bengkulu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/26/340/2553377/gempa-m5-1-guncang-pulau-terluar-bengkulu</guid><pubDate>Sabtu 26 Februari 2022 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Demon Fajri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/26/340/2553377/gempa-m5-1-guncang-pulau-terluar-bengkulu-ZtkZQqFleS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/26/340/2553377/gempa-m5-1-guncang-pulau-terluar-bengkulu-ZtkZQqFleS.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>
BENGKULU - Gempa tektonik dengan Magnitudo (M=) 5,1 mengguncang Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Sabtu (26/2/2022), pukul 06.58 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Di mana episenter gempa terletak pada koordinat 4,93&amp;deg; Lintang Selatan ; 101,69&amp;deg; Bujur Timur

Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 79 Kilometer (Km) arah Barat Laut Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, pada kedalaman 30 km.
BACA JUGA:Air Panas Muncul di Pasaman Pasca-Gempa M6,1, BMKG Ungkap Penyebabnya&amp;nbsp;
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Litman mengatakan, dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal, akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia.

''Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),'' kata Litman, Sabtu (26/2/2022).
BACA JUGA:Gempa M6,1 di Pasaman Barat, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 7 Orang&amp;nbsp;
Gempa ini, kata Litman, berdampak dan dirasakan di daerah Bengkulu dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).

''Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,'' jelas Litman.

Hingga pukul 07.30 WIB, terang Litman, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

''Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,'' pungkas Litman.
</description><content:encoded>
BENGKULU - Gempa tektonik dengan Magnitudo (M=) 5,1 mengguncang Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Sabtu (26/2/2022), pukul 06.58 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Di mana episenter gempa terletak pada koordinat 4,93&amp;deg; Lintang Selatan ; 101,69&amp;deg; Bujur Timur

Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 79 Kilometer (Km) arah Barat Laut Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, pada kedalaman 30 km.
BACA JUGA:Air Panas Muncul di Pasaman Pasca-Gempa M6,1, BMKG Ungkap Penyebabnya&amp;nbsp;
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Litman mengatakan, dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal, akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia.

''Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),'' kata Litman, Sabtu (26/2/2022).
BACA JUGA:Gempa M6,1 di Pasaman Barat, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 7 Orang&amp;nbsp;
Gempa ini, kata Litman, berdampak dan dirasakan di daerah Bengkulu dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).

''Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,'' jelas Litman.

Hingga pukul 07.30 WIB, terang Litman, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

''Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,'' pungkas Litman.
</content:encoded></item></channel></rss>
