<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pensiun dari Kapolri, Hoegeng Jual Lukisannya untuk Biaya Hidup</title><description>Selama ia menjadi salah satu jabatan penting di negeri ini ia tetap menerapkan komitmennya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/27/337/2553567/pensiun-dari-kapolri-hoegeng-jual-lukisannya-untuk-biaya-hidup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/27/337/2553567/pensiun-dari-kapolri-hoegeng-jual-lukisannya-untuk-biaya-hidup"/><item><title>Pensiun dari Kapolri, Hoegeng Jual Lukisannya untuk Biaya Hidup</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/27/337/2553567/pensiun-dari-kapolri-hoegeng-jual-lukisannya-untuk-biaya-hidup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/27/337/2553567/pensiun-dari-kapolri-hoegeng-jual-lukisannya-untuk-biaya-hidup</guid><pubDate>Minggu 27 Februari 2022 05:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fay Cilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/26/337/2553567/pensiun-dari-kapolri-hoegeng-jual-lukisannya-untuk-biaya-hidup-NthVBcMdte.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenderal Hoegeng Iman Santoso (Foto: Arsip Nasional)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/26/337/2553567/pensiun-dari-kapolri-hoegeng-jual-lukisannya-untuk-biaya-hidup-NthVBcMdte.jpg</image><title>Jenderal Hoegeng Iman Santoso (Foto: Arsip Nasional)</title></images><description>JAKARTA - Siapa tak kenal Hoegeng Iman Santoso atau panggilan akrabnya Hoegeng. Ia merupakan Kapolri ke-5 pada masa Orde Baru Pemerintahan Presiden Soeharto.

Semasa hidupnya, ia terkenal akan komitmen yang selalu ia terapkan yaitu untuk selalu jujur, disiplin dan sederhana. Tak hanya menjadi Kapolri, ia juga sempat menjadi Mentri Iuran Negara dan Kepala Jawatan Imigrasi Indonesia.

Selama ia menjadi salah satu jabatan penting di negeri ini ia tetap menerapkan komitmennya. Mungkin sudah tak asing jika mendengar Hoegeng selalu menolak segala pemberian yang diberikan seseorang terkait jabatannya.

Selain itu Hoegeng juga memiliki bakat melukis, ia terkenal sebagai seniman dengan aliran naturalis, dimana pada awalnya ia sering membuat karikatur namun berganti objek menjadi pemandangan kemudian bunga.
Baca juga:&amp;nbsp;Putra Hoegeng Tak Berani Lagi Pinjam Mobil Ayahnya, Ini Alasannya!&amp;nbsp;
Bakat melukis Hoegeng ternyata ia turunkan kepada anak sulungnya, Reni yang juga memiliki bakat melukis yang kemudian ia menjadi salah satu mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB).
Baca juga:&amp;nbsp;Hoegeng Ungkap Cara Berantas Korupsi di Indonesia: Harus Dimulai dari Atas ke BawahEntah sudah berapa banyak karya lukisan yang dihasilkan oleh Hoegeng, yang pada awalnya ia tidak berniat menjual lukisan tersebut. Pernah sekali rekan Dharto, Totok Soesilo, mendengar Hoegeng suka melukis dan berniat untuk membeli lukisan tersebut.



Totok lalu meminta tolong Dharto, yang merupakan salah satu koleganya, untuk menanyakan perihal lukisan yang akan dijual. Akan tetapi ternyata Hoegeng menolak lukisannya dibeli. &amp;ldquo;Mas Dharto, maaf Hoegeng tidak menjual lukisannya kepada siapapun,&quot; ucap Hoegeng, dikutip dalam buku 'Hoegeng Polisi dan Mentri'.


Namun, belakangan setelah Hoegeng pensiun dari Kapolri, beberapa lukisan Hoegeng kabarnya dijual untuk menopang hidupnya. Hingga kini, tak hanya sejumlah lukisan yang masih ada, tetapi karikaturnya juga tersimpan rapi di Hoegeng Gallery, semacam tempat pameran yang didirikan berpatungan oleh anaknya.




</description><content:encoded>JAKARTA - Siapa tak kenal Hoegeng Iman Santoso atau panggilan akrabnya Hoegeng. Ia merupakan Kapolri ke-5 pada masa Orde Baru Pemerintahan Presiden Soeharto.

Semasa hidupnya, ia terkenal akan komitmen yang selalu ia terapkan yaitu untuk selalu jujur, disiplin dan sederhana. Tak hanya menjadi Kapolri, ia juga sempat menjadi Mentri Iuran Negara dan Kepala Jawatan Imigrasi Indonesia.

Selama ia menjadi salah satu jabatan penting di negeri ini ia tetap menerapkan komitmennya. Mungkin sudah tak asing jika mendengar Hoegeng selalu menolak segala pemberian yang diberikan seseorang terkait jabatannya.

Selain itu Hoegeng juga memiliki bakat melukis, ia terkenal sebagai seniman dengan aliran naturalis, dimana pada awalnya ia sering membuat karikatur namun berganti objek menjadi pemandangan kemudian bunga.
Baca juga:&amp;nbsp;Putra Hoegeng Tak Berani Lagi Pinjam Mobil Ayahnya, Ini Alasannya!&amp;nbsp;
Bakat melukis Hoegeng ternyata ia turunkan kepada anak sulungnya, Reni yang juga memiliki bakat melukis yang kemudian ia menjadi salah satu mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB).
Baca juga:&amp;nbsp;Hoegeng Ungkap Cara Berantas Korupsi di Indonesia: Harus Dimulai dari Atas ke BawahEntah sudah berapa banyak karya lukisan yang dihasilkan oleh Hoegeng, yang pada awalnya ia tidak berniat menjual lukisan tersebut. Pernah sekali rekan Dharto, Totok Soesilo, mendengar Hoegeng suka melukis dan berniat untuk membeli lukisan tersebut.



Totok lalu meminta tolong Dharto, yang merupakan salah satu koleganya, untuk menanyakan perihal lukisan yang akan dijual. Akan tetapi ternyata Hoegeng menolak lukisannya dibeli. &amp;ldquo;Mas Dharto, maaf Hoegeng tidak menjual lukisannya kepada siapapun,&quot; ucap Hoegeng, dikutip dalam buku 'Hoegeng Polisi dan Mentri'.


Namun, belakangan setelah Hoegeng pensiun dari Kapolri, beberapa lukisan Hoegeng kabarnya dijual untuk menopang hidupnya. Hingga kini, tak hanya sejumlah lukisan yang masih ada, tetapi karikaturnya juga tersimpan rapi di Hoegeng Gallery, semacam tempat pameran yang didirikan berpatungan oleh anaknya.




</content:encoded></item></channel></rss>
