<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjelasan BNPB Perihal Semburan Lumpur Usai Gempa M6,1 Pasaman Barat: Bukan Likuefaksi</title><description>Muhari mengatakan kejadian ini lebih mirip dengan banjir sedimen yang terjadi di Sigi</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/27/337/2553823/penjelasan-bnpb-perihal-semburan-lumpur-usai-gempa-m6-1-pasaman-barat-bukan-likuefaksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/27/337/2553823/penjelasan-bnpb-perihal-semburan-lumpur-usai-gempa-m6-1-pasaman-barat-bukan-likuefaksi"/><item><title>Penjelasan BNPB Perihal Semburan Lumpur Usai Gempa M6,1 Pasaman Barat: Bukan Likuefaksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/27/337/2553823/penjelasan-bnpb-perihal-semburan-lumpur-usai-gempa-m6-1-pasaman-barat-bukan-likuefaksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/27/337/2553823/penjelasan-bnpb-perihal-semburan-lumpur-usai-gempa-m6-1-pasaman-barat-bukan-likuefaksi</guid><pubDate>Minggu 27 Februari 2022 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/27/337/2553823/penjelasan-bnpb-perihal-semburan-lumpur-usai-gempa-m6-1-pasaman-barat-bukan-likuefaksi-XEUeYeJ3Ls.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Semburan lumpur usai gempa di Pasaman Barat (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/27/337/2553823/penjelasan-bnpb-perihal-semburan-lumpur-usai-gempa-m6-1-pasaman-barat-bukan-likuefaksi-XEUeYeJ3Ls.JPG</image><title>Semburan lumpur usai gempa di Pasaman Barat (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Beberapa jam setelah gempabumi dengan magnitudo 6.1 mengguncang Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Jumat (25/2) beredar video lumpur bergerak yang diasosiasikan seperti kejadian likuefaksi pasca gempabumi Palu 2018 silam.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan berdasarkan kaji cepat dan pemetaan melalui udara oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, didapatkan dokumentasi visual dari pesawat nirawak atau _drone_ yang secara jelas memperlihatkan ada titik-titik longsoran di hulu Talamau, yang kemudian masuk ke sungai dan terbawa aliran sungai ke hilir dan menghantam beberapa rumah penduduk.
BACA JUGA:Usai Gempa M 6,1 Pasaman Barat, Muncul Lumpur Panas dari Permukiman Warga
&quot;Dari temuan fakta hasil kaji cepat dan pemetaan tersebut, maka fenomena yang terjadi di Pasaman dipastikan bukanlah likuifaksi, tetapi banjir lumpur akibat longsor yang terjadi di hulu,&quot; kata Muhari dalam keterangannya, Minggu (27/2/2022).Muhari mengatakan kejadian ini lebih mirip dengan banjir sedimen yang terjadi di Sigi akibat luapan bah bercampur pasir dari Sungai Poi yang berasal dari longsoran akibat gempa 2018 Palu.
Lebih lanjut, Muhari mengimbau masyarakat agar meredam kabar dan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
&quot;BNPB mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berpartisipasi meredam kabar dan informasi yang belum diyakini kebenarannya,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Beberapa jam setelah gempabumi dengan magnitudo 6.1 mengguncang Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Jumat (25/2) beredar video lumpur bergerak yang diasosiasikan seperti kejadian likuefaksi pasca gempabumi Palu 2018 silam.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan berdasarkan kaji cepat dan pemetaan melalui udara oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, didapatkan dokumentasi visual dari pesawat nirawak atau _drone_ yang secara jelas memperlihatkan ada titik-titik longsoran di hulu Talamau, yang kemudian masuk ke sungai dan terbawa aliran sungai ke hilir dan menghantam beberapa rumah penduduk.
BACA JUGA:Usai Gempa M 6,1 Pasaman Barat, Muncul Lumpur Panas dari Permukiman Warga
&quot;Dari temuan fakta hasil kaji cepat dan pemetaan tersebut, maka fenomena yang terjadi di Pasaman dipastikan bukanlah likuifaksi, tetapi banjir lumpur akibat longsor yang terjadi di hulu,&quot; kata Muhari dalam keterangannya, Minggu (27/2/2022).Muhari mengatakan kejadian ini lebih mirip dengan banjir sedimen yang terjadi di Sigi akibat luapan bah bercampur pasir dari Sungai Poi yang berasal dari longsoran akibat gempa 2018 Palu.
Lebih lanjut, Muhari mengimbau masyarakat agar meredam kabar dan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
&quot;BNPB mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berpartisipasi meredam kabar dan informasi yang belum diyakini kebenarannya,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
