<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ukraina Kehabisan Pasokan Oksigen di Tengah Situasi Perang</title><description>Layanan rumah sakit darurat juga terancam mengalami padam listrik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/28/18/2554286/ukraina-kehabisan-pasokan-oksigen-di-tengah-situasi-perang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/28/18/2554286/ukraina-kehabisan-pasokan-oksigen-di-tengah-situasi-perang"/><item><title>Ukraina Kehabisan Pasokan Oksigen di Tengah Situasi Perang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/28/18/2554286/ukraina-kehabisan-pasokan-oksigen-di-tengah-situasi-perang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/28/18/2554286/ukraina-kehabisan-pasokan-oksigen-di-tengah-situasi-perang</guid><pubDate>Senin 28 Februari 2022 17:45 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/28/18/2554286/ukraina-kehabisan-pasokan-oksigen-di-tengah-situasi-perang-9tEYCTB6nX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi oksigen (Foto: Antara/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/28/18/2554286/ukraina-kehabisan-pasokan-oksigen-di-tengah-situasi-perang-9tEYCTB6nX.jpg</image><title>Ilustrasi oksigen (Foto: Antara/Reuters)</title></images><description>ZURICH -  Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Minggu (27/2), Ukraina kehabisan persediaan oksigen untuk pasien kritis. WHO  menyerukan jalur aman bagi impor darurat di tengah situasi perang.

&quot;Kondisi persediaan oksigen di Ukraina hampir mendekati titik yang sangat berbahaya. Truk-truk tidak dapat mengangkut pasokan oksigen dari pabrik ke rumah sakit di seluruh negeri, termasuk di ibu kota Kiev,&quot; kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Direktur WHO Regional Eropa Hans Kluge lewat sebuah pernyataan.

&quot;Mayoritas rumah sakit bakal kehabisan cadangan oksigen mereka dalam 24 jam ke depan. Beberapa di antaranya sudah habisan. Kondisi ini mengancam ribuan nyawa,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Banyak Negara Tutup Wilayah Udara, AS Imbau Warganya Segera Tinggalkan Rusia
WHO mengatakan sedang berupaya menambah pasokan oksigen, kemungkinan besar menggunakan oksigen cair dan silinder dari jaringan regional.
Baca juga:&amp;nbsp;Kisah 115.000 Anak-Anak dan Wanita Tinggalkan Ukraina, Berharap Bisa Segera Kembali 
Pasokan-pasokan ini akan membutuhkan rute transit yang aman setelah meninggalkan koridor logistik melalui Polandia.

Oksigen sangat penting bagi pasien dengan berbagai macam kondisi, termasuk 1.700 pasien Covid-19 rawat inap dan pasien penyakit kritis lainnya yang disebabkan oleh komplikasi kehamilan, kelahiran, sepsis, luka dan trauma.



Layanan rumah sakit darurat juga terancam mengalami padam listrik, sementara ambulans yang membawa pasien bisa saja terjebak dalam baku tembak.

</description><content:encoded>ZURICH -  Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Minggu (27/2), Ukraina kehabisan persediaan oksigen untuk pasien kritis. WHO  menyerukan jalur aman bagi impor darurat di tengah situasi perang.

&quot;Kondisi persediaan oksigen di Ukraina hampir mendekati titik yang sangat berbahaya. Truk-truk tidak dapat mengangkut pasokan oksigen dari pabrik ke rumah sakit di seluruh negeri, termasuk di ibu kota Kiev,&quot; kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Direktur WHO Regional Eropa Hans Kluge lewat sebuah pernyataan.

&quot;Mayoritas rumah sakit bakal kehabisan cadangan oksigen mereka dalam 24 jam ke depan. Beberapa di antaranya sudah habisan. Kondisi ini mengancam ribuan nyawa,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Banyak Negara Tutup Wilayah Udara, AS Imbau Warganya Segera Tinggalkan Rusia
WHO mengatakan sedang berupaya menambah pasokan oksigen, kemungkinan besar menggunakan oksigen cair dan silinder dari jaringan regional.
Baca juga:&amp;nbsp;Kisah 115.000 Anak-Anak dan Wanita Tinggalkan Ukraina, Berharap Bisa Segera Kembali 
Pasokan-pasokan ini akan membutuhkan rute transit yang aman setelah meninggalkan koridor logistik melalui Polandia.

Oksigen sangat penting bagi pasien dengan berbagai macam kondisi, termasuk 1.700 pasien Covid-19 rawat inap dan pasien penyakit kritis lainnya yang disebabkan oleh komplikasi kehamilan, kelahiran, sepsis, luka dan trauma.



Layanan rumah sakit darurat juga terancam mengalami padam listrik, sementara ambulans yang membawa pasien bisa saja terjebak dalam baku tembak.

</content:encoded></item></channel></rss>
