<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratu Shima Bawa Kesejahteraan Rakyat Kalingga dengan Dua Sektor Utama</title><description>Raja Kalingga bergelar Sri Maharani Mahissasuramardini Satyaputikeswara begitu dicintai rakyatnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/28/337/2553977/ratu-shima-bawa-kesejahteraan-rakyat-kalingga-dengan-dua-sektor-utama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/02/28/337/2553977/ratu-shima-bawa-kesejahteraan-rakyat-kalingga-dengan-dua-sektor-utama"/><item><title>Ratu Shima Bawa Kesejahteraan Rakyat Kalingga dengan Dua Sektor Utama</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/02/28/337/2553977/ratu-shima-bawa-kesejahteraan-rakyat-kalingga-dengan-dua-sektor-utama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/02/28/337/2553977/ratu-shima-bawa-kesejahteraan-rakyat-kalingga-dengan-dua-sektor-utama</guid><pubDate>Senin 28 Februari 2022 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/27/337/2553977/ratu-shima-bawa-kesejahteraan-rakyat-kalingga-dengan-dua-sektor-utama-SIr1pDBsmy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peta Kerajaan Kalingga (foto: dok Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/27/337/2553977/ratu-shima-bawa-kesejahteraan-rakyat-kalingga-dengan-dua-sektor-utama-SIr1pDBsmy.jpg</image><title>Peta Kerajaan Kalingga (foto: dok Sindo)</title></images><description>
RATU SHIMA merupakan penguasa perempuan pertama yang ada di Pulau Jawa. Raja Kalingga bergelar Sri Maharani Mahissasuramardini Satyaputikeswara begitu dicintai rakyatnya. Sang Raja Kalingga ini menggantikan suaminya Kartikeyasingha yang mangkat.

Sang Raja Kalingga ini naik trah di usia 63 tahun karena kedua putranya belum siap menjadi raja. Padahal seharusnya kedua anaknya Parwati dan Narayana, yang seharusnya menjadi raja sepeninggal Kartikeyasingha.
BACA JUGA:Ratu Pertama di Tanah Jawa yang Berasal dari Sumatera&amp;nbsp;
Ketika menjadi raja, dikisahkan pada buku &quot;Perempuan - Perempuan Tangguh Penguasa Tanah Jawa&quot; tulisan Krishna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad, ratu begitu dicintai rakyatnya dari rakyat jelata sampai lingkaran elit kekuasaan.

Bahkan konon tidak ada satu warga atau anggota keluarga kerajaan yang berani berhadapan muka dengannya, apalagi menantangnya. Meskipun Ratu Jay Shima menjadi raja di usia cukup tua, tetapi spirit perjuangannya di dalam mengantarkan Kalingga menuju puncak kejayaannya begitu luar biasa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kecerdikan Ken Arok Sebelum Serang Kerajaan Kediri Era Kertajaya
Dari segi ekonomi misalnya, Sang Ratu Shima begitu memperhatikan kesejahteraan rakyatnya. Di negara Kalingga pertanian menjadi komoditas utama yang terus dioptimalkan demi meningkatkan pendapatan rakyatnya.
Sang ratu menganjurkan kepada rakyatnya untuk gemar bercocok tanam. Guna memenuhi keburu pengairan rakyatnya, Ratu Shima membangun saluran irigasi subak, saluran ini sangat berguna untuk memberikan pengairan yang cukup ke lahan-lahan pertanian.

Selain pertanian sektor kelautan juga menjadi andalan komoditi Kalingga. Letak kerajaannya yang berada di wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura) membuat sang ratu juga memperhatikan betul potensi hasil laut di wilayahnya. Ratu Shima berusaha meningkatkan perekonomian rakyat dan negaranya dengan menangkap dan menjual ikan.

Uraian tersebut menjelaskan, kondisi Kalingga merupakan suatu negeri dengan berbasis agraris dan potensi kelautan. Dua sektor utama matapencaharian rakyatnya inilah yang terus diperhatikan Ratu Jay Shima untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
</description><content:encoded>
RATU SHIMA merupakan penguasa perempuan pertama yang ada di Pulau Jawa. Raja Kalingga bergelar Sri Maharani Mahissasuramardini Satyaputikeswara begitu dicintai rakyatnya. Sang Raja Kalingga ini menggantikan suaminya Kartikeyasingha yang mangkat.

Sang Raja Kalingga ini naik trah di usia 63 tahun karena kedua putranya belum siap menjadi raja. Padahal seharusnya kedua anaknya Parwati dan Narayana, yang seharusnya menjadi raja sepeninggal Kartikeyasingha.
BACA JUGA:Ratu Pertama di Tanah Jawa yang Berasal dari Sumatera&amp;nbsp;
Ketika menjadi raja, dikisahkan pada buku &quot;Perempuan - Perempuan Tangguh Penguasa Tanah Jawa&quot; tulisan Krishna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad, ratu begitu dicintai rakyatnya dari rakyat jelata sampai lingkaran elit kekuasaan.

Bahkan konon tidak ada satu warga atau anggota keluarga kerajaan yang berani berhadapan muka dengannya, apalagi menantangnya. Meskipun Ratu Jay Shima menjadi raja di usia cukup tua, tetapi spirit perjuangannya di dalam mengantarkan Kalingga menuju puncak kejayaannya begitu luar biasa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kecerdikan Ken Arok Sebelum Serang Kerajaan Kediri Era Kertajaya
Dari segi ekonomi misalnya, Sang Ratu Shima begitu memperhatikan kesejahteraan rakyatnya. Di negara Kalingga pertanian menjadi komoditas utama yang terus dioptimalkan demi meningkatkan pendapatan rakyatnya.
Sang ratu menganjurkan kepada rakyatnya untuk gemar bercocok tanam. Guna memenuhi keburu pengairan rakyatnya, Ratu Shima membangun saluran irigasi subak, saluran ini sangat berguna untuk memberikan pengairan yang cukup ke lahan-lahan pertanian.

Selain pertanian sektor kelautan juga menjadi andalan komoditi Kalingga. Letak kerajaannya yang berada di wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura) membuat sang ratu juga memperhatikan betul potensi hasil laut di wilayahnya. Ratu Shima berusaha meningkatkan perekonomian rakyat dan negaranya dengan menangkap dan menjual ikan.

Uraian tersebut menjelaskan, kondisi Kalingga merupakan suatu negeri dengan berbasis agraris dan potensi kelautan. Dua sektor utama matapencaharian rakyatnya inilah yang terus diperhatikan Ratu Jay Shima untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
