<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pangkalan AU Ukraina Dihantam Rudal Rusia, Landasan Pacu Rusak</title><description>Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pasukannya telah memperoleh supremasi udara di Ukraina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/01/18/2554582/pangkalan-au-ukraina-dihantam-rudal-rusia-landasan-pacu-rusak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/01/18/2554582/pangkalan-au-ukraina-dihantam-rudal-rusia-landasan-pacu-rusak"/><item><title>Pangkalan AU Ukraina Dihantam Rudal Rusia, Landasan Pacu Rusak</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/01/18/2554582/pangkalan-au-ukraina-dihantam-rudal-rusia-landasan-pacu-rusak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/01/18/2554582/pangkalan-au-ukraina-dihantam-rudal-rusia-landasan-pacu-rusak</guid><pubDate>Selasa 01 Maret 2022 12:50 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/01/18/2554582/pangkalan-au-ukraina-dihantam-rudal-rusia-landasan-pacu-rusak-zvM5sSQv9S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Citra satelit menujukkan kerusakan akibat serangan pasukan Rusia di Bandara Antonov, Hostomel, Ukraina, 27 Februari 2022. (Foto: Reuters) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/01/18/2554582/pangkalan-au-ukraina-dihantam-rudal-rusia-landasan-pacu-rusak-zvM5sSQv9S.jpg</image><title>Citra satelit menujukkan kerusakan akibat serangan pasukan Rusia di Bandara Antonov, Hostomel, Ukraina, 27 Februari 2022. (Foto: Reuters) </title></images><description>BEIJING - Satelit China mengirimkan gambar pangkalan Angkatan Udara Ukraina di Kota Vinnitsa rusak berat akibat dihantam rudal pasukan Rusia.
Gambar yang dikirimkan Spacety, layanan penyedia data satelit China, Senin (28/2/2022), memperlihatkan kondisi landasan pacu Pangkalan Udara Vinnitsa yang dibombardir.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Bantu Hadapi Rusia, 17 Negara Kirim Persenjataan ke Ukraina, Ini Daftar Lengkapnya

Berdasarkan analisis data satelit, panjang landasan pacu pangkalan tersebut, yang semula 2.500 meter, setelah dihantam rudal tersisa 1.600 meter, demikian dilaporkan Global Times, Selasa.
Laman berita yang berafiliasi dengan pemerintah China itu menurunkan laporan hasil riset gambar Pangkalan Udara Vinnitsa yang diambil dari satelit pada tanggal 21 Februari dan 24 Februari sebelum terkena serangan rudal Rusia.
Pelaku penyerangan diduga menembakkan hulu ledak perusak landasan pacu yang dikendalikan dengan tepat. Namun,  tidak diketahui pasti jenis rudal yang digunakan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Biden Angkat Bicara Soal Potensi Perang Nuklir karena Krisis Ukraina

Dugaan tersebut diperkuat dengan adanya laporan bahwa Rusia menggunakan rudal balistik taktis sehingga besar kemungkinan dilengkapi dengan hulu ledak anti-runway itu.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengumumkan pasukannya telah menguasai wilayah udara Ukraina.
&quot;Penerbangan Rusia telah memperoleh supremasi udara di seluruh wilayah Ukraina,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>BEIJING - Satelit China mengirimkan gambar pangkalan Angkatan Udara Ukraina di Kota Vinnitsa rusak berat akibat dihantam rudal pasukan Rusia.
Gambar yang dikirimkan Spacety, layanan penyedia data satelit China, Senin (28/2/2022), memperlihatkan kondisi landasan pacu Pangkalan Udara Vinnitsa yang dibombardir.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Bantu Hadapi Rusia, 17 Negara Kirim Persenjataan ke Ukraina, Ini Daftar Lengkapnya

Berdasarkan analisis data satelit, panjang landasan pacu pangkalan tersebut, yang semula 2.500 meter, setelah dihantam rudal tersisa 1.600 meter, demikian dilaporkan Global Times, Selasa.
Laman berita yang berafiliasi dengan pemerintah China itu menurunkan laporan hasil riset gambar Pangkalan Udara Vinnitsa yang diambil dari satelit pada tanggal 21 Februari dan 24 Februari sebelum terkena serangan rudal Rusia.
Pelaku penyerangan diduga menembakkan hulu ledak perusak landasan pacu yang dikendalikan dengan tepat. Namun,  tidak diketahui pasti jenis rudal yang digunakan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Biden Angkat Bicara Soal Potensi Perang Nuklir karena Krisis Ukraina

Dugaan tersebut diperkuat dengan adanya laporan bahwa Rusia menggunakan rudal balistik taktis sehingga besar kemungkinan dilengkapi dengan hulu ledak anti-runway itu.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengumumkan pasukannya telah menguasai wilayah udara Ukraina.
&quot;Penerbangan Rusia telah memperoleh supremasi udara di seluruh wilayah Ukraina,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
