<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puncak Macet Akibat Mobilitas Warga Meningkat, Apa Kata Satgas Covid-19?</title><description>Libur panjang akhir pekan menyusul adanya peringatan Isra&amp;rsquo; Miraj menyebabkan mobilitas masyarakat meningkat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/01/337/2554898/puncak-macet-akibat-mobilitas-warga-meningkat-apa-kata-satgas-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/01/337/2554898/puncak-macet-akibat-mobilitas-warga-meningkat-apa-kata-satgas-covid-19"/><item><title>Puncak Macet Akibat Mobilitas Warga Meningkat, Apa Kata Satgas Covid-19?</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/01/337/2554898/puncak-macet-akibat-mobilitas-warga-meningkat-apa-kata-satgas-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/01/337/2554898/puncak-macet-akibat-mobilitas-warga-meningkat-apa-kata-satgas-covid-19</guid><pubDate>Selasa 01 Maret 2022 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/01/337/2554898/puncak-macet-akibat-mobilitas-warga-meningkat-apa-kata-satgas-covid-19-oUDmwY0TxN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/01/337/2554898/puncak-macet-akibat-mobilitas-warga-meningkat-apa-kata-satgas-covid-19-oUDmwY0TxN.jpg</image><title>Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Libur panjang akhir pekan menyusul adanya peringatan Isra&amp;rsquo; Miraj menyebabkan mobilitas masyarakat meningkat. Hal ini terlihat dari kemacetan yang terjadi di Puncak Bogor, Jawa Barat.

Meskipun saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, tak menyurutkan masyarakat untuk berwisata. Padahal, kegiatan yang menimbulkan kerumunan cenderung meningkatkan penyebaran Omicron.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Puncak Arus Balik Libur Panjang, Kepadatan Terjadi di Tol Purbaleunyi Arah Jakarta
Merespon hal ini, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan, pada prinsipnya pemerintah tidak melarang untuk berkegiatan. Namun, harus tetap berkomitmen untuk menjaga protokol kesehatan.

&amp;ldquo;Pada prinsipnya pemerintah tidak melarang masyarakat untuk berkegiatan. Masyarakat boleh beraktivitas termasuk mobilisasi jika berkomitmen menjaga protokol kesehatan baik saat sebelum, dalam perjalanan maupun sampai tujuan,&amp;rdquo; kata Wiku saat Konferensi Pers secara virtual, Selasa (1/3/2022).

Wiku pun meminta masyarakat untuk bisa menetapkan skala prioritas agar tidak melakukan mobilitas jika tidak perlu dilakukan. &amp;ldquo;Untuk mencegah kerumunan masyarakat hendaknya dapat menetapkan skala prioritas, serta mengukur risiko penularan selama beraktivitas,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Libur Panjang, Lalu Lintas di Puncak Bogor Padat
Oleh karena itu, Wiku meminta agar masyarakat menghindari tempat-tempat yang memicu kerumunan terutama untuk menjaga agar kelompok rentan seperti lansia tetap terjaga. &amp;ldquo;Contohnya masyarakat dapat menghindari tempat-tempat kerumunan untuk dikunjungi serta menunda perjalanan khususnya bagi lansia sebagai kelompok yang rentan,&amp;rdquo; kata Wiku.
</description><content:encoded>JAKARTA - Libur panjang akhir pekan menyusul adanya peringatan Isra&amp;rsquo; Miraj menyebabkan mobilitas masyarakat meningkat. Hal ini terlihat dari kemacetan yang terjadi di Puncak Bogor, Jawa Barat.

Meskipun saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, tak menyurutkan masyarakat untuk berwisata. Padahal, kegiatan yang menimbulkan kerumunan cenderung meningkatkan penyebaran Omicron.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Puncak Arus Balik Libur Panjang, Kepadatan Terjadi di Tol Purbaleunyi Arah Jakarta
Merespon hal ini, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan, pada prinsipnya pemerintah tidak melarang untuk berkegiatan. Namun, harus tetap berkomitmen untuk menjaga protokol kesehatan.

&amp;ldquo;Pada prinsipnya pemerintah tidak melarang masyarakat untuk berkegiatan. Masyarakat boleh beraktivitas termasuk mobilisasi jika berkomitmen menjaga protokol kesehatan baik saat sebelum, dalam perjalanan maupun sampai tujuan,&amp;rdquo; kata Wiku saat Konferensi Pers secara virtual, Selasa (1/3/2022).

Wiku pun meminta masyarakat untuk bisa menetapkan skala prioritas agar tidak melakukan mobilitas jika tidak perlu dilakukan. &amp;ldquo;Untuk mencegah kerumunan masyarakat hendaknya dapat menetapkan skala prioritas, serta mengukur risiko penularan selama beraktivitas,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Libur Panjang, Lalu Lintas di Puncak Bogor Padat
Oleh karena itu, Wiku meminta agar masyarakat menghindari tempat-tempat yang memicu kerumunan terutama untuk menjaga agar kelompok rentan seperti lansia tetap terjaga. &amp;ldquo;Contohnya masyarakat dapat menghindari tempat-tempat kerumunan untuk dikunjungi serta menunda perjalanan khususnya bagi lansia sebagai kelompok yang rentan,&amp;rdquo; kata Wiku.
</content:encoded></item></channel></rss>
