<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rusia Klaim Kuasai Kherson, Hancurkan Lebih dari 1.500 Infrastruktur Militer Ukraina</title><description>Kherson menjadi kota terbesar yang dikuasai pasukan Rusia sejak dimulainya serangan ke Ukraina hampir sepekan lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/02/18/2555294/rusia-klaim-kuasai-kherson-hancurkan-lebih-dari-1-500-infrastruktur-militer-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/02/18/2555294/rusia-klaim-kuasai-kherson-hancurkan-lebih-dari-1-500-infrastruktur-militer-ukraina"/><item><title>Rusia Klaim Kuasai Kherson, Hancurkan Lebih dari 1.500 Infrastruktur Militer Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/02/18/2555294/rusia-klaim-kuasai-kherson-hancurkan-lebih-dari-1-500-infrastruktur-militer-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/02/18/2555294/rusia-klaim-kuasai-kherson-hancurkan-lebih-dari-1-500-infrastruktur-militer-ukraina</guid><pubDate>Rabu 02 Maret 2022 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/02/18/2555294/rusia-klaim-kuasai-kherson-hancurkan-lebih-dari-1-500-infrastruktur-militer-ukraina-jfsMsoB4y0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Orang-orang memegang senjata di luar sebuah gedung pemerintahan yang rusak akibat tembakan rudal Rusia di Kharkiv, Ukraina, 1 Maret 2022. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/02/18/2555294/rusia-klaim-kuasai-kherson-hancurkan-lebih-dari-1-500-infrastruktur-militer-ukraina-jfsMsoB4y0.jpg</image><title>Orang-orang memegang senjata di luar sebuah gedung pemerintahan yang rusak akibat tembakan rudal Rusia di Kharkiv, Ukraina, 1 Maret 2022. (Foto: Reuters)</title></images><description>MOSKOW &amp;ndash; Pasukan Rusia telah merebut Kherson, ibu kota provinsi di bagian pantai selatan Ukraina, demikian diumumkan Kementerian Pertahanan dalam pengarah pers di Moskow, Rabu (2/3/2022). Hingga hari keenam serangan di Ukraina, Kherson menjadi kota terbesar Ukraina yang diambil alih pasukan Rusia.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Pejabat Ukraina: Incar Nyawa Zelensky, Pasukan Pembunuh Chechnya Berhasil Dihabisi

Infrastruktur sipil di Kherson dilaporkan beroperasi secara normal, tanpa kekurangan makanan atau barang kebutuhan lainnya. Pemerintah kota dan militer Rusia terlibat dalam pembicaraan tentang bagaimana memastikan ketertiban dan keamanan publik di daerah tersebut, demikian diumumkan Kementerian itu.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Igor Konashenkov mengatakan bahwa sejak operasi militer dimulai pada Kamis (24/2/2022) pasukan Rusia telah menghancurkan lebih dari 1.500 elemen infrastruktur militer Ukraina, termasuk sebuah menara TV di Ibu Kota Kiev, demikian diwartakan RT.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Ukraina Minta Dukungan Indonesia Hadapi Rusia, Ini Pernyataan Lengkapnya!

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan hingga hari ini setidaknya 136 warga sipil, termasuk 13 anak-anak tewas, dan 400 lainnya terluka selama konflik di Ukraina. Juru Bicara Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk HAM (OHCHR) Liz Throssell mengatakan bahwa jumlah korban sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8wMi8xLzE0NTU3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Thorsell menambahkan bahwa 253 orang di antara korban berada di wilayah Donetsk dan Luhansk di Ukraina timur yang mendapat gempuran dari militer Ukraina.
</description><content:encoded>MOSKOW &amp;ndash; Pasukan Rusia telah merebut Kherson, ibu kota provinsi di bagian pantai selatan Ukraina, demikian diumumkan Kementerian Pertahanan dalam pengarah pers di Moskow, Rabu (2/3/2022). Hingga hari keenam serangan di Ukraina, Kherson menjadi kota terbesar Ukraina yang diambil alih pasukan Rusia.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Pejabat Ukraina: Incar Nyawa Zelensky, Pasukan Pembunuh Chechnya Berhasil Dihabisi

Infrastruktur sipil di Kherson dilaporkan beroperasi secara normal, tanpa kekurangan makanan atau barang kebutuhan lainnya. Pemerintah kota dan militer Rusia terlibat dalam pembicaraan tentang bagaimana memastikan ketertiban dan keamanan publik di daerah tersebut, demikian diumumkan Kementerian itu.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Igor Konashenkov mengatakan bahwa sejak operasi militer dimulai pada Kamis (24/2/2022) pasukan Rusia telah menghancurkan lebih dari 1.500 elemen infrastruktur militer Ukraina, termasuk sebuah menara TV di Ibu Kota Kiev, demikian diwartakan RT.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Ukraina Minta Dukungan Indonesia Hadapi Rusia, Ini Pernyataan Lengkapnya!

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan hingga hari ini setidaknya 136 warga sipil, termasuk 13 anak-anak tewas, dan 400 lainnya terluka selama konflik di Ukraina. Juru Bicara Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk HAM (OHCHR) Liz Throssell mengatakan bahwa jumlah korban sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8wMi8xLzE0NTU3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Thorsell menambahkan bahwa 253 orang di antara korban berada di wilayah Donetsk dan Luhansk di Ukraina timur yang mendapat gempuran dari militer Ukraina.
</content:encoded></item></channel></rss>
