<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PBB: 1 Juta Orang Telah Melarikan Diri dari Ukraina</title><description>Jumlah itu hampr melebihi angka sepanjang krisis pengungsi 2015.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/03/18/2555717/pbb-1-juta-orang-telah-melarikan-diri-dari-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/03/18/2555717/pbb-1-juta-orang-telah-melarikan-diri-dari-ukraina"/><item><title>PBB: 1 Juta Orang Telah Melarikan Diri dari Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/03/18/2555717/pbb-1-juta-orang-telah-melarikan-diri-dari-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/03/18/2555717/pbb-1-juta-orang-telah-melarikan-diri-dari-ukraina</guid><pubDate>Kamis 03 Maret 2022 11:22 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/03/18/2555717/pbb-1-juta-orang-telah-melarikan-diri-dari-ukraina-KcQSBDHTK3.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pengungsi Ukraina bertemu kembali dengan keluarganya di perlintasan Medyka, perbatasan Polandia-Ukraina, 26 Februari 2022. (Foto: ABACAPRESS via Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/03/18/2555717/pbb-1-juta-orang-telah-melarikan-diri-dari-ukraina-KcQSBDHTK3.JPG</image><title>Pengungsi Ukraina bertemu kembali dengan keluarganya di perlintasan Medyka, perbatasan Polandia-Ukraina, 26 Februari 2022. (Foto: ABACAPRESS via Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa satu juta pengungsi kini telah melarikan diri dar Ukraina ke negara-negara tetangga. Jumlah tersebut diumumkan sepekan setelah Rusia memulai operasi militer ke negara tetangganya itu.&amp;nbsp;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Seminggu Bungkam, Rusia Akui Hampir 500 Tentaranya Tewas di Ukraina

Sebagian besar pengungsi dari Ukraina mencari perlindungan ke Polandia, Hungaria, dan Rumania yang bertetangga. Sebagian lainnya mangungsi ke Moldova, Slovakia, dan negara-negara Eropa lain.
Sebelumnya, puluhan ribu pengungsi dari Wilayah Donetsk dan Luhansk, yang secara kolektif disebut sebagai Donbass, di Ukraina timur, telah mengungsi ke Rusia.
BBC melaporkan bahwa krisis pengungsi pada 2015 melibatkan 1,3 juta orang dan jumlah itu hampir dilampaui pengungsi dari Ukraina hanya dalam waktu seminggu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Khabib Nurmagomedov Bungkam soal Konflik Rusia-Ukraina, Netizen: Bicaralah, Anda Bisa Selamatkan Banyak Nyawa

Dalam sebuah pernyataan di Twitter, Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi memohon agar &amp;ldquo;penggunaan senjata dihentikan&amp;rdquo; sehingga bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan nyawa dapat diberikan&quot; kepada jutaan orang yang tetap tinggal di Ukraina.&amp;nbsp;Badan tersebut telah memperkirakan konflik akan membuat sekitar 12 juta orang kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8wMS8xLzE0NTU1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pada Rabu (2/3/2022) Kantor hak asasi manusia PBB mengatakan bahwa pihaknya mengonfirmasi 227 warga sipil telah tewas dan 525 terluka akibat serangan Rusia di Ukraina hingga Selasa (1/3/2022) tengah malam.
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa satu juta pengungsi kini telah melarikan diri dar Ukraina ke negara-negara tetangga. Jumlah tersebut diumumkan sepekan setelah Rusia memulai operasi militer ke negara tetangganya itu.&amp;nbsp;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Seminggu Bungkam, Rusia Akui Hampir 500 Tentaranya Tewas di Ukraina

Sebagian besar pengungsi dari Ukraina mencari perlindungan ke Polandia, Hungaria, dan Rumania yang bertetangga. Sebagian lainnya mangungsi ke Moldova, Slovakia, dan negara-negara Eropa lain.
Sebelumnya, puluhan ribu pengungsi dari Wilayah Donetsk dan Luhansk, yang secara kolektif disebut sebagai Donbass, di Ukraina timur, telah mengungsi ke Rusia.
BBC melaporkan bahwa krisis pengungsi pada 2015 melibatkan 1,3 juta orang dan jumlah itu hampir dilampaui pengungsi dari Ukraina hanya dalam waktu seminggu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Khabib Nurmagomedov Bungkam soal Konflik Rusia-Ukraina, Netizen: Bicaralah, Anda Bisa Selamatkan Banyak Nyawa

Dalam sebuah pernyataan di Twitter, Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi memohon agar &amp;ldquo;penggunaan senjata dihentikan&amp;rdquo; sehingga bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan nyawa dapat diberikan&quot; kepada jutaan orang yang tetap tinggal di Ukraina.&amp;nbsp;Badan tersebut telah memperkirakan konflik akan membuat sekitar 12 juta orang kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8wMS8xLzE0NTU1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pada Rabu (2/3/2022) Kantor hak asasi manusia PBB mengatakan bahwa pihaknya mengonfirmasi 227 warga sipil telah tewas dan 525 terluka akibat serangan Rusia di Ukraina hingga Selasa (1/3/2022) tengah malam.
</content:encoded></item></channel></rss>
