<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>56 Kelurahan di 14 Kecamatan di Kota Medan Terdampak Banjir  </title><description>Sebanyak 56 kelurahan di 14 kecamatan terdampak banjir kiriman dan buruknya tata kelola drainase di daerah ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/03/340/2555757/56-kelurahan-di-14-kecamatan-di-kota-medan-terdampak-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/03/340/2555757/56-kelurahan-di-14-kecamatan-di-kota-medan-terdampak-banjir"/><item><title>56 Kelurahan di 14 Kecamatan di Kota Medan Terdampak Banjir  </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/03/340/2555757/56-kelurahan-di-14-kecamatan-di-kota-medan-terdampak-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/03/340/2555757/56-kelurahan-di-14-kecamatan-di-kota-medan-terdampak-banjir</guid><pubDate>Kamis 03 Maret 2022 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/03/340/2555757/56-kelurahan-di-14-kecamatan-di-kota-medan-terdampak-banjir-QHsUnA4LAS.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Walkot Medan Bobby Nasution memantau warga terdampak banjir. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/03/340/2555757/56-kelurahan-di-14-kecamatan-di-kota-medan-terdampak-banjir-QHsUnA4LAS.jpeg</image><title>Walkot Medan Bobby Nasution memantau warga terdampak banjir. (Foto: Antara)</title></images><description>MEDAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan menyebut, sebanyak 56 kelurahan di 14 kecamatan terdampak banjir kiriman dan buruknya tata kelola drainase di daerah ini.

&quot;Selain itu akibat banjir kali ini tercatat 4.306 kepala keluarga dievakuasi ke kantor lurah, sekolah dan rumah ibadah,&quot; ujar Kepala BPBD Kota Medan, M Husni di Medan, Rabu (2/3/2022).

Pemkot Medan bersama lembaga pemerintah non departemen telah mendirikan posko evakuasi guna menyelamatkan warga terdampak banjir akibat rumahnya terendam air.
Baca juga:&amp;nbsp;Banjir yang Menggenangi 51 Rumah Warga Langkat Berangsur Surut
Sebagaimana diketahui, hujan yang turun di hulu sungai di Kabupaten Karo dan Kabupaten Deli Serdang pada Minggu (27/2) hingga Senin (28/2), mengakibatkan banjir melanda hilir sungai di Kota Medan.

&quot;Kita juga telah membuka posko evakuasi induk berkolaborasi dengan OPD terkait dan komunitas masyarakat, seperti Tagana, Kogana, Skin dan lain-lain,&quot; ucapnya.

&quot;Total ada 20 lokasi evakuasi yang dilakukan. Selama banjir terjadi, kita sudah mengevakuasi sebanyak 415 warga. Dan mereka ini kita tempatkan di lokasi penampungan yang telah disiapkan,&quot; sambung Husni.Di samping itu, lanjut dia, Pemkot Medan menambah posko penanggulangan bencana berkolaborasi OPD terkait, di antaranya Dinas Sosial membuka dapur umum dan Dinas Kesehatan pelayanan kesehatan.

&quot;Guna mempermudah proses evakuasi, kita juga telah mendirikan 16 posko evakuasi yang tersebar di 14 kecamatan terdampak banjir. Distribusi bantuan kita laksanakan secara kolektif,&quot; jelas Husni.</description><content:encoded>MEDAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan menyebut, sebanyak 56 kelurahan di 14 kecamatan terdampak banjir kiriman dan buruknya tata kelola drainase di daerah ini.

&quot;Selain itu akibat banjir kali ini tercatat 4.306 kepala keluarga dievakuasi ke kantor lurah, sekolah dan rumah ibadah,&quot; ujar Kepala BPBD Kota Medan, M Husni di Medan, Rabu (2/3/2022).

Pemkot Medan bersama lembaga pemerintah non departemen telah mendirikan posko evakuasi guna menyelamatkan warga terdampak banjir akibat rumahnya terendam air.
Baca juga:&amp;nbsp;Banjir yang Menggenangi 51 Rumah Warga Langkat Berangsur Surut
Sebagaimana diketahui, hujan yang turun di hulu sungai di Kabupaten Karo dan Kabupaten Deli Serdang pada Minggu (27/2) hingga Senin (28/2), mengakibatkan banjir melanda hilir sungai di Kota Medan.

&quot;Kita juga telah membuka posko evakuasi induk berkolaborasi dengan OPD terkait dan komunitas masyarakat, seperti Tagana, Kogana, Skin dan lain-lain,&quot; ucapnya.

&quot;Total ada 20 lokasi evakuasi yang dilakukan. Selama banjir terjadi, kita sudah mengevakuasi sebanyak 415 warga. Dan mereka ini kita tempatkan di lokasi penampungan yang telah disiapkan,&quot; sambung Husni.Di samping itu, lanjut dia, Pemkot Medan menambah posko penanggulangan bencana berkolaborasi OPD terkait, di antaranya Dinas Sosial membuka dapur umum dan Dinas Kesehatan pelayanan kesehatan.

&quot;Guna mempermudah proses evakuasi, kita juga telah mendirikan 16 posko evakuasi yang tersebar di 14 kecamatan terdampak banjir. Distribusi bantuan kita laksanakan secara kolektif,&quot; jelas Husni.</content:encoded></item></channel></rss>
