<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 di Jabar Masih Naik-Turun</title><description>Satgas Penanganan Covid-19 di Jabar menyebut kasus Covid-19 masih fluktuatif.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/04/340/2555990/kasus-covid-19-di-jabar-masih-naik-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/04/340/2555990/kasus-covid-19-di-jabar-masih-naik-turun"/><item><title>Kasus Covid-19 di Jabar Masih Naik-Turun</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/04/340/2555990/kasus-covid-19-di-jabar-masih-naik-turun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/04/340/2555990/kasus-covid-19-di-jabar-masih-naik-turun</guid><pubDate>Jum'at 04 Maret 2022 04:03 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/04/340/2555990/kasus-covid-19-di-jabar-masih-naik-turun-8PTL7l9SoX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasus Covid-19 di Jabar masih fluktuatif. (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/04/340/2555990/kasus-covid-19-di-jabar-masih-naik-turun-8PTL7l9SoX.jpg</image><title>Kasus Covid-19 di Jabar masih fluktuatif. (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>BANDUNG - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jawa Barat menegaskan, tren kasus harian Covid-19 masih naik turun atau fluktuatif.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Jabar, Dewi Sartika mengakui, tren kasus Covid-19 di Jabar sempat menunjukkan penurunan sejak 24 Februari 2022. Namun, pada 28 Februari, kasus kembali naik.

Berdasarkan catatannya, pada 24 Februari, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jabar mencapai 12.937 kasus dan terus menurun hingga 3.745 kasus pada 28 Februari.

Namun, kenaikan kasus kembali terjadi pada 1 Maret 2022 dengan jumlah 4.570 kasus. Sehari kemudian atau 2 Maret 2022, kenaikan kembali terjadi hingga mencapai 8.569 kasus. Adapun pada 3 Maret 2022, jumlah kasus Covid-19 mencapai 7.645 kasus.

&quot;Masih fluktuatif,&quot; ucap Dewi saat dikonfirmasi, Kamis (3/3/2022).

Dia berharap, kondisi fluktuatif ini segera berakhir dan kasus Covid-19 di Jabar bisa terus menurun.

&quot;Mudah-mudahan kurvanya mengecil,&quot; katanya.

Disinggung apakah penambahan kasus harian Covid-19 di Jabar telah melewati puncaknya, Dewi tidak memberikan jawaban pasti.

&quot;Mudah-mudahan sudah terlewati,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:Kabar Baik, Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta Turun Jadi 37 Persen

Dewi menambahkan, jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh per 3 Maret 2022 mencapai 10.667 pasien. Sementara yang meninggal dunia sebanyak 24 orang.



Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyatakan bahwa kasus harian COVID-19 di Provinsi Jabar menunjukkan tren yang menurun.

&quot;Covid alhamdulillah setelah berhari-hari kemarin ranking satu, kemarin kita sudah turun ya. Terakhir kemarin di 3.000-an (kasus) sekian dari sebelumnya belas belas (ribuan),&quot; ungkap Ridwan Kamil seusai peresmian Jalan Prof Mochtar Kusumaatmadja di kawasan Jalan Surapati, Kota Bandung, Selasa (1/3/2022).

Bahkan, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu memprediksi, pertengahan Maret 2022, jumlah kasus Covid-19 di Jabar akan semakin turun.

&quot;Feeling kita, pertengahan Maret kalau perhitungan matematis ya, itu tren turun kita akan sangat baik, sehingga yang penting sama saja warga tolong titip prokes saja,&quot; tuturnya.
</description><content:encoded>BANDUNG - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jawa Barat menegaskan, tren kasus harian Covid-19 masih naik turun atau fluktuatif.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Jabar, Dewi Sartika mengakui, tren kasus Covid-19 di Jabar sempat menunjukkan penurunan sejak 24 Februari 2022. Namun, pada 28 Februari, kasus kembali naik.

Berdasarkan catatannya, pada 24 Februari, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jabar mencapai 12.937 kasus dan terus menurun hingga 3.745 kasus pada 28 Februari.

Namun, kenaikan kasus kembali terjadi pada 1 Maret 2022 dengan jumlah 4.570 kasus. Sehari kemudian atau 2 Maret 2022, kenaikan kembali terjadi hingga mencapai 8.569 kasus. Adapun pada 3 Maret 2022, jumlah kasus Covid-19 mencapai 7.645 kasus.

&quot;Masih fluktuatif,&quot; ucap Dewi saat dikonfirmasi, Kamis (3/3/2022).

Dia berharap, kondisi fluktuatif ini segera berakhir dan kasus Covid-19 di Jabar bisa terus menurun.

&quot;Mudah-mudahan kurvanya mengecil,&quot; katanya.

Disinggung apakah penambahan kasus harian Covid-19 di Jabar telah melewati puncaknya, Dewi tidak memberikan jawaban pasti.

&quot;Mudah-mudahan sudah terlewati,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:Kabar Baik, Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta Turun Jadi 37 Persen

Dewi menambahkan, jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh per 3 Maret 2022 mencapai 10.667 pasien. Sementara yang meninggal dunia sebanyak 24 orang.



Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyatakan bahwa kasus harian COVID-19 di Provinsi Jabar menunjukkan tren yang menurun.

&quot;Covid alhamdulillah setelah berhari-hari kemarin ranking satu, kemarin kita sudah turun ya. Terakhir kemarin di 3.000-an (kasus) sekian dari sebelumnya belas belas (ribuan),&quot; ungkap Ridwan Kamil seusai peresmian Jalan Prof Mochtar Kusumaatmadja di kawasan Jalan Surapati, Kota Bandung, Selasa (1/3/2022).

Bahkan, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu memprediksi, pertengahan Maret 2022, jumlah kasus Covid-19 di Jabar akan semakin turun.

&quot;Feeling kita, pertengahan Maret kalau perhitungan matematis ya, itu tren turun kita akan sangat baik, sehingga yang penting sama saja warga tolong titip prokes saja,&quot; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
