<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Singapura Berlakukan Sanksi Terhadap Rusia</title><description>Singapura menjadi satu-satunya negara ASEAN yang mengambil tindakan keras terhadap operasi militer Rusia di Ukraina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/05/18/2556765/singapura-berlakukan-sanksi-terhadap-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/05/18/2556765/singapura-berlakukan-sanksi-terhadap-rusia"/><item><title>Singapura Berlakukan Sanksi Terhadap Rusia</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/05/18/2556765/singapura-berlakukan-sanksi-terhadap-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/05/18/2556765/singapura-berlakukan-sanksi-terhadap-rusia</guid><pubDate>Sabtu 05 Maret 2022 13:13 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/05/18/2556765/singapura-berlakukan-sanksi-terhadap-rusia-31KjNCk7Tk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/05/18/2556765/singapura-berlakukan-sanksi-terhadap-rusia-31KjNCk7Tk.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>SINGAPURA - Singapura pada Sabtu (5/3/2022) mengumumkan sanksi terhadap Rusia yang mencakup empat bank dan larangan ekspor barang elektronik, komputer, dan militer, dalam langkah yang jarang dilakukan oleh pusat keuangan Asia itu. Sanksi ini diumumkan sebagai tanggapan atas apa yang dikatakannya sebagai &quot;preseden tindakan berbahaya&quot; Moskow di Ukraina.
&amp;nbsp;BACA JUGA:cUkraina Tuding Rusia Sandera dan Tenggelamkan Kapal Kargo Estonia di Odesa
Negeri Singa yang jarang menjatuhkan sanksi, mengatakan tidak akan mengizinkan ekspor barang-barang yang dapat membahayakan atau menaklukkan Ukraina, atau membantu Rusia meluncurkan serangan dunia maya.
&amp;ldquo;Kami tidak dapat menerima pelanggaran pemerintah Rusia terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara berdaulat lainnya,&amp;rdquo; kata kementerian luar negeri Singapura dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters. Kementerian tidak memberikan kerangka waktu kapan sanksi akan berlaku.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Rangkuman Invansi Rusia atas Ukraina: Kuasai Pembangkit Listrik Nuklir Tapi Belum Tembus Kyiv

&quot;Untuk negara kecil seperti Singapura, ini bukan prinsip teoretis, tetapi preseden yang berbahaya. Inilah sebabnya Singapura mengutuk keras serangan Rusia yang tidak beralasan.&quot;
Pembatasan itu melarang lembaga keuangan Singapura, termasuk bank sentralnya, dari berurusan dengan bank sentral Rusia serta Perusahaan Saham Gabungan Publik VTB Bank (VTBR.MM), Bank Korporasi untuk Pembangunan dan Urusan Ekonomi Asing Vnesheconombank, Perusahaan Saham Gabungan Publik Promsvyazbank dan Bank Rossiya. Langkah-langkah tersebut juga mencakup cryptocurrency.Sikap Singapura terhadap invasi Rusia sejauh ini adalah yang terkuat oleh negara Asia Tenggara.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8wMi8xLzE0NTU2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebuah pernyataan pada Kamis (3/3/2022) oleh Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), di mana Singapura adalah anggotanya, menyerukan gencatan senjata dalam krisis Ukraina, tetapi tidak menyebutkan keterlibatan Rusia.</description><content:encoded>SINGAPURA - Singapura pada Sabtu (5/3/2022) mengumumkan sanksi terhadap Rusia yang mencakup empat bank dan larangan ekspor barang elektronik, komputer, dan militer, dalam langkah yang jarang dilakukan oleh pusat keuangan Asia itu. Sanksi ini diumumkan sebagai tanggapan atas apa yang dikatakannya sebagai &quot;preseden tindakan berbahaya&quot; Moskow di Ukraina.
&amp;nbsp;BACA JUGA:cUkraina Tuding Rusia Sandera dan Tenggelamkan Kapal Kargo Estonia di Odesa
Negeri Singa yang jarang menjatuhkan sanksi, mengatakan tidak akan mengizinkan ekspor barang-barang yang dapat membahayakan atau menaklukkan Ukraina, atau membantu Rusia meluncurkan serangan dunia maya.
&amp;ldquo;Kami tidak dapat menerima pelanggaran pemerintah Rusia terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara berdaulat lainnya,&amp;rdquo; kata kementerian luar negeri Singapura dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters. Kementerian tidak memberikan kerangka waktu kapan sanksi akan berlaku.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Rangkuman Invansi Rusia atas Ukraina: Kuasai Pembangkit Listrik Nuklir Tapi Belum Tembus Kyiv

&quot;Untuk negara kecil seperti Singapura, ini bukan prinsip teoretis, tetapi preseden yang berbahaya. Inilah sebabnya Singapura mengutuk keras serangan Rusia yang tidak beralasan.&quot;
Pembatasan itu melarang lembaga keuangan Singapura, termasuk bank sentralnya, dari berurusan dengan bank sentral Rusia serta Perusahaan Saham Gabungan Publik VTB Bank (VTBR.MM), Bank Korporasi untuk Pembangunan dan Urusan Ekonomi Asing Vnesheconombank, Perusahaan Saham Gabungan Publik Promsvyazbank dan Bank Rossiya. Langkah-langkah tersebut juga mencakup cryptocurrency.Sikap Singapura terhadap invasi Rusia sejauh ini adalah yang terkuat oleh negara Asia Tenggara.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8wMi8xLzE0NTU2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebuah pernyataan pada Kamis (3/3/2022) oleh Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), di mana Singapura adalah anggotanya, menyerukan gencatan senjata dalam krisis Ukraina, tetapi tidak menyebutkan keterlibatan Rusia.</content:encoded></item></channel></rss>
