<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Kiai Pamer Pesantrennya Ada Eternit!</title><description>Dengan bangga, sang kiai menceritakan pembangunan pesantrennya yang megah dan ada eternit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/05/337/2556406/humor-gus-dur-kiai-pamer-pesantrennya-ada-eternit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/05/337/2556406/humor-gus-dur-kiai-pamer-pesantrennya-ada-eternit"/><item><title>Humor Gus Dur: Kiai Pamer Pesantrennya Ada Eternit!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/05/337/2556406/humor-gus-dur-kiai-pamer-pesantrennya-ada-eternit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/05/337/2556406/humor-gus-dur-kiai-pamer-pesantrennya-ada-eternit</guid><pubDate>Sabtu 05 Maret 2022 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/04/337/2556406/humor-gus-dur-kiai-pamer-pesantrennya-ada-eternit-puyPAFooGH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Dur (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/04/337/2556406/humor-gus-dur-kiai-pamer-pesantrennya-ada-eternit-puyPAFooGH.jpg</image><title>Gus Dur (Foto: Ist)</title></images><description>SUATU ketika ada seorang kiai yang pamer dengan pesantrennya kepada Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Dengan bangga, sang kiai menceritakan pembangunan pesantrennya yang megah dan ada eternit.
&quot;Pesantren saya sudah jadi. Lengkap, bangunannya luas, bertingkat. Ada pula eternitnya,&quot; kata kiai tersebut seperti dikutip dari Buku 'Tertawa Bersama Gus Presiden Dur' karya Hermawan Sulistyo.&amp;nbsp;
&quot;Eternit?&quot; tanya Gus Dur.
&quot;Setiap bangunan kan memang ada eternitnya?&quot; tambah Gus Dur.
Baca Juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Saya Heran Kok Dia Belum Kawin, Padahal Kawin Itu Enak
&quot;Lho, masak Gus Dur tidak tahu? Itu lho yang pakai komputer,&quot; jawab kiai tersebut.
&quot;Oh, internet,&quot; ujar Gus Dur seraya memperjelas maksud kiai yang salah menyebutkannya.
Guyonan tersebut sudah ada pada akhir 1980 an. Di mana, keberadaan internet di masa itu belum sepopuler sekarang.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Kiai yang Datang Kok Tidak Diberi Bekal?</description><content:encoded>SUATU ketika ada seorang kiai yang pamer dengan pesantrennya kepada Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Dengan bangga, sang kiai menceritakan pembangunan pesantrennya yang megah dan ada eternit.
&quot;Pesantren saya sudah jadi. Lengkap, bangunannya luas, bertingkat. Ada pula eternitnya,&quot; kata kiai tersebut seperti dikutip dari Buku 'Tertawa Bersama Gus Presiden Dur' karya Hermawan Sulistyo.&amp;nbsp;
&quot;Eternit?&quot; tanya Gus Dur.
&quot;Setiap bangunan kan memang ada eternitnya?&quot; tambah Gus Dur.
Baca Juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Saya Heran Kok Dia Belum Kawin, Padahal Kawin Itu Enak
&quot;Lho, masak Gus Dur tidak tahu? Itu lho yang pakai komputer,&quot; jawab kiai tersebut.
&quot;Oh, internet,&quot; ujar Gus Dur seraya memperjelas maksud kiai yang salah menyebutkannya.
Guyonan tersebut sudah ada pada akhir 1980 an. Di mana, keberadaan internet di masa itu belum sepopuler sekarang.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Kiai yang Datang Kok Tidak Diberi Bekal?</content:encoded></item></channel></rss>
