<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Zelensky: Jika Ukraina Tidak Bertahan, Seluruh Eropa Tak Akan Bertahan</title><description>Di ibu kota Serbia, Beograd, sekitar 4.000 orang telah ambil bagian dalam unjuk rasa pro-Rusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/06/18/2557089/presiden-zelensky-jika-ukraina-tidak-bertahan-seluruh-eropa-tak-akan-bertahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/06/18/2557089/presiden-zelensky-jika-ukraina-tidak-bertahan-seluruh-eropa-tak-akan-bertahan"/><item><title>Presiden Zelensky: Jika Ukraina Tidak Bertahan, Seluruh Eropa Tak Akan Bertahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/06/18/2557089/presiden-zelensky-jika-ukraina-tidak-bertahan-seluruh-eropa-tak-akan-bertahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/06/18/2557089/presiden-zelensky-jika-ukraina-tidak-bertahan-seluruh-eropa-tak-akan-bertahan</guid><pubDate>Minggu 06 Maret 2022 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/06/18/2557089/presiden-zelensky-jika-ukraina-tidak-bertahan-seluruh-eropa-tak-akan-bertahan-tdRTEOSaSF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/06/18/2557089/presiden-zelensky-jika-ukraina-tidak-bertahan-seluruh-eropa-tak-akan-bertahan-tdRTEOSaSF.jpg</image><title>Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;nbsp;UKRAINA &amp;ndash; Presiden Ukraina Volodymyr  Zelensky berpidato untuk demonstrasi besar-besaran yang mendukung Ukraina di beberapa kota di seluruh Eropa, termasuk ibu kota Ceko, Praha, dan ibu kota Georgia, Tbilisi.

Dia memperingatkan para demonstran: &quot;Jika Ukraina tidak bertahan, seluruh Eropa tidak akan bertahan.&quot;

Di pelabuhan Laut Hitam Kherson - satu-satunya kota besar yang telah jatuh ke tangan tentara Rusia sejauh ini - orang-orang memprotes invasi Rusia.

Pada Jumat (4/3), beberapa warga mengecam distribusi tujuan kemanusiaan Moskow, meneriakkan slogan-slogan patriotik dan mengibarkan bendera Ukraina.
Baca juga:&amp;nbsp;Demonstran Membara di Seluruh Eropa Kecam Perang, Polisi Tahan 1.700 Orang di Rusia
&quot;Itu ribuan orang, bukan ratusan,&quot; seorang pria yang menghadiri protes mengatakan kepada BBC. BBC telah merahasiakan namanya karena alasan keamanan.

&quot;Kami meneriakkan bahwa Kherson adalah Ukraina,&quot; katanya kepada Newshour BBC.
Baca juga:&amp;nbsp;NATO Tolak Zona Larangan Terbang, Zelensky: Rusia Dapat Lampu Hijau Bombardir Ukraina
&quot;Orang-orang meneriaki militer Rusia, 'Pulanglah, kami tidak ingin Anda di sini. Kami ingin tinggal di Ukraina, kami ingin hidup dengan Eropa, bukan dengan Rusia,&amp;rdquo; lanjutnya.

Pria itu membenarkan laporan bahwa bahu Rusia menembakkan senjata ke udara untuk mencegah pengunjuk rasa.



Dia mengatakan warga saat ini memiliki listrik dan internet yang terbatas.



&quot;Kami hanya hidup dari hari ke hari,&quot; kata pria itu.

&quot;Ini masih masa-masa yang menakutkan,&amp;rdquo; tambahnya.

Sementara itu, di ibu kota Serbia, Beograd, sekitar 4.000 orang telah ambil bagian dalam unjuk rasa pro-Rusia yang berbaris dari monumen Tsar Nicholas II Rusia ke kedutaan Rusia.



Demonstran menyanyikan lagu kebangsaan Serbia dan Rusia serta membawa bendera Rusia dan gambar Presiden Vladimir Putin.</description><content:encoded>&amp;nbsp;UKRAINA &amp;ndash; Presiden Ukraina Volodymyr  Zelensky berpidato untuk demonstrasi besar-besaran yang mendukung Ukraina di beberapa kota di seluruh Eropa, termasuk ibu kota Ceko, Praha, dan ibu kota Georgia, Tbilisi.

Dia memperingatkan para demonstran: &quot;Jika Ukraina tidak bertahan, seluruh Eropa tidak akan bertahan.&quot;

Di pelabuhan Laut Hitam Kherson - satu-satunya kota besar yang telah jatuh ke tangan tentara Rusia sejauh ini - orang-orang memprotes invasi Rusia.

Pada Jumat (4/3), beberapa warga mengecam distribusi tujuan kemanusiaan Moskow, meneriakkan slogan-slogan patriotik dan mengibarkan bendera Ukraina.
Baca juga:&amp;nbsp;Demonstran Membara di Seluruh Eropa Kecam Perang, Polisi Tahan 1.700 Orang di Rusia
&quot;Itu ribuan orang, bukan ratusan,&quot; seorang pria yang menghadiri protes mengatakan kepada BBC. BBC telah merahasiakan namanya karena alasan keamanan.

&quot;Kami meneriakkan bahwa Kherson adalah Ukraina,&quot; katanya kepada Newshour BBC.
Baca juga:&amp;nbsp;NATO Tolak Zona Larangan Terbang, Zelensky: Rusia Dapat Lampu Hijau Bombardir Ukraina
&quot;Orang-orang meneriaki militer Rusia, 'Pulanglah, kami tidak ingin Anda di sini. Kami ingin tinggal di Ukraina, kami ingin hidup dengan Eropa, bukan dengan Rusia,&amp;rdquo; lanjutnya.

Pria itu membenarkan laporan bahwa bahu Rusia menembakkan senjata ke udara untuk mencegah pengunjuk rasa.



Dia mengatakan warga saat ini memiliki listrik dan internet yang terbatas.



&quot;Kami hanya hidup dari hari ke hari,&quot; kata pria itu.

&quot;Ini masih masa-masa yang menakutkan,&amp;rdquo; tambahnya.

Sementara itu, di ibu kota Serbia, Beograd, sekitar 4.000 orang telah ambil bagian dalam unjuk rasa pro-Rusia yang berbaris dari monumen Tsar Nicholas II Rusia ke kedutaan Rusia.



Demonstran menyanyikan lagu kebangsaan Serbia dan Rusia serta membawa bendera Rusia dan gambar Presiden Vladimir Putin.</content:encoded></item></channel></rss>
