<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Agenda Munas IX di Bandung Ricuh, Ini Penjelasan AMPI Jabar</title><description>Agenda Musyawarah Nasional (Munas) IX Angkatan Muda Perubahan Indonesia (AMPI) di Kota Bandung</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/07/337/2557842/agenda-munas-ix-di-bandung-ricuh-ini-penjelasan-ampi-jabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/07/337/2557842/agenda-munas-ix-di-bandung-ricuh-ini-penjelasan-ampi-jabar"/><item><title>Agenda Munas IX di Bandung Ricuh, Ini Penjelasan AMPI Jabar</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/07/337/2557842/agenda-munas-ix-di-bandung-ricuh-ini-penjelasan-ampi-jabar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/07/337/2557842/agenda-munas-ix-di-bandung-ricuh-ini-penjelasan-ampi-jabar</guid><pubDate>Senin 07 Maret 2022 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/07/337/2557842/agenda-munas-ix-di-bandung-ricuh-ini-penjelasan-ampi-jabar-YfL5JZ0afd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/07/337/2557842/agenda-munas-ix-di-bandung-ricuh-ini-penjelasan-ampi-jabar-YfL5JZ0afd.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Sindo)</title></images><description>
BANDUNG - Agenda Musyawarah Nasional (Munas) IX Angkatan Muda Perubahan Indonesia (AMPI) di Kota Bandung diwarnai kericuhan.

Kericuhan terjadi di lokasi munas, yakni di Hotel Pullman, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (7/3/2022) siang. Peristiwa tersebut terekam kamera video dan menyebar luas melalui pesan WhatsApp.
BACA JUGA:Munas AMPI di Bandung Ricuh, Peserta Terlibat Adu Jotos!&amp;nbsp;
Ketua AMPI Jawa Barat, Ahmad Hidayat membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, peristiwa tersebut dipicu oleh kesalahpahaman.

Ahmad menyatakan, sebagai tuan rumah, pihaknya berupaya memberikan pelayanan maksimal terhadap seluruh peserta munas.

&quot;Sebagai tuan rumah, kami sudah berusaha sebaik mungkin. Namun, ternyata ada kesalahanpahaman,&quot; ungkap Ahmad saat dikonfirmasi.

Menurut Ahmad, kesalahpahaman melibatkan delegasi AMPI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan pihak penyelenggara. &quot;Ada kesalahpahaman antara delegasi Sumut dan pihak penyelenggara,&quot; sebutnya.

Meski begitu, Ahmad enggan mengungkapkan pangkal kesalahpahaman tersebut. Dia beralasan sudah lelah dan khawatir memberikan pernyataan yang salah.

&quot;Sudah dulu ya, saya lelah, takut salah nanti. Intinya ada kesalahpahaman,&quot; kata Ahmad sambil menutup teleponnya.
Sebelumnya, polisi membenarkan kericuhan mewarnai Munas IX AMPI, Senin (7/3/2022). Kapolsek Bandung Wetan, Kompol Asep Saepudin menyatakan, peristiwa terjadi siang tadi.

&quot;Kejadiannya siang tadi,&quot; ungkap Asep.

Menurut Asep, tidak ada korban akibat kericuhan tersebut dan kegiatan munas pun kembali berlanjut usai keributan berhasil diredam.

&quot;Tidak ada korban, kegiatan pun kembali berlangsung,&quot; katanya.

Terkait penyebab kericuhan, Asep mengungkapkan bahwa hal itu dipicu oleh salah seorang anggota AMPI yang tidak diperbolehkan masuk ke arena munas karena tidak mengantongi tanda pengenal.

&quot;(Keributan) Karena sesama anggota AMPI mau masuk, tapi gak ada id card,&quot; sebut Asep.

Diketahui, sebuah video berisi kericuhan yang diduga terjadi saat Munas IX AMPI di Bandung beredar luas melalui pesan WhatsApp.

Dalam video terlihat, massa saling dorong hingga luar ruangan aula hotel tempat berlangsungnya munas. Tampak pula massa saling dorong dan berlari. Bahkan, beberapa tampak saling adu jotos hingga tersungkur.

Munas XI AMPI sendiri dibuka oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu (6/3/2022) kemarin.

</description><content:encoded>
BANDUNG - Agenda Musyawarah Nasional (Munas) IX Angkatan Muda Perubahan Indonesia (AMPI) di Kota Bandung diwarnai kericuhan.

Kericuhan terjadi di lokasi munas, yakni di Hotel Pullman, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (7/3/2022) siang. Peristiwa tersebut terekam kamera video dan menyebar luas melalui pesan WhatsApp.
BACA JUGA:Munas AMPI di Bandung Ricuh, Peserta Terlibat Adu Jotos!&amp;nbsp;
Ketua AMPI Jawa Barat, Ahmad Hidayat membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, peristiwa tersebut dipicu oleh kesalahpahaman.

Ahmad menyatakan, sebagai tuan rumah, pihaknya berupaya memberikan pelayanan maksimal terhadap seluruh peserta munas.

&quot;Sebagai tuan rumah, kami sudah berusaha sebaik mungkin. Namun, ternyata ada kesalahanpahaman,&quot; ungkap Ahmad saat dikonfirmasi.

Menurut Ahmad, kesalahpahaman melibatkan delegasi AMPI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan pihak penyelenggara. &quot;Ada kesalahpahaman antara delegasi Sumut dan pihak penyelenggara,&quot; sebutnya.

Meski begitu, Ahmad enggan mengungkapkan pangkal kesalahpahaman tersebut. Dia beralasan sudah lelah dan khawatir memberikan pernyataan yang salah.

&quot;Sudah dulu ya, saya lelah, takut salah nanti. Intinya ada kesalahpahaman,&quot; kata Ahmad sambil menutup teleponnya.
Sebelumnya, polisi membenarkan kericuhan mewarnai Munas IX AMPI, Senin (7/3/2022). Kapolsek Bandung Wetan, Kompol Asep Saepudin menyatakan, peristiwa terjadi siang tadi.

&quot;Kejadiannya siang tadi,&quot; ungkap Asep.

Menurut Asep, tidak ada korban akibat kericuhan tersebut dan kegiatan munas pun kembali berlanjut usai keributan berhasil diredam.

&quot;Tidak ada korban, kegiatan pun kembali berlangsung,&quot; katanya.

Terkait penyebab kericuhan, Asep mengungkapkan bahwa hal itu dipicu oleh salah seorang anggota AMPI yang tidak diperbolehkan masuk ke arena munas karena tidak mengantongi tanda pengenal.

&quot;(Keributan) Karena sesama anggota AMPI mau masuk, tapi gak ada id card,&quot; sebut Asep.

Diketahui, sebuah video berisi kericuhan yang diduga terjadi saat Munas IX AMPI di Bandung beredar luas melalui pesan WhatsApp.

Dalam video terlihat, massa saling dorong hingga luar ruangan aula hotel tempat berlangsungnya munas. Tampak pula massa saling dorong dan berlari. Bahkan, beberapa tampak saling adu jotos hingga tersungkur.

Munas XI AMPI sendiri dibuka oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu (6/3/2022) kemarin.

</content:encoded></item></channel></rss>
