<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Ungkap Laju Vaksinasi Covid-19 Menurun</title><description>Satgas mengungkap laju vaksinasi Covid-19 menurun.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/08/337/2558433/satgas-ungkap-laju-vaksinasi-covid-19-menurun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/08/337/2558433/satgas-ungkap-laju-vaksinasi-covid-19-menurun"/><item><title>Satgas Ungkap Laju Vaksinasi Covid-19 Menurun</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/08/337/2558433/satgas-ungkap-laju-vaksinasi-covid-19-menurun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/08/337/2558433/satgas-ungkap-laju-vaksinasi-covid-19-menurun</guid><pubDate>Selasa 08 Maret 2022 22:33 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/08/337/2558433/satgas-ungkap-laju-vaksinasi-covid-19-menurun-y7n6reM0jr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksinasi Covid-19 (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/08/337/2558433/satgas-ungkap-laju-vaksinasi-covid-19-menurun-y7n6reM0jr.jpg</image><title>Vaksinasi Covid-19 (Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan, laju suntikan vaksinasi Covid-19 menurun pada Maret 2022.

&quot;Sayangnya laju suntikan saat ini menunjukkan tren penurunan dan per bulan Maret belum mengalami kenaikan,&quot; ujar Wiku dalam keterangan persnya secara yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (8/3/2022).

Ia menjelaskan, berdasarkan data vaksin pemerintah yang diolah dari laman Our world in data per 6 Maret 2022 jumlah penduduk yang sudah divaksin dosis lengkap baru 53,5 persen.

Sementara penduduk yang sudah divaksin dosis 1 sudah mencapai 69,48 persen atau hampir mencapai 70 persen populasi.

&quot;Sebagai catatan angka capaian ini memang sedikit berbeda dengan angka yang dihitung berdasarkan target yang ditetapkan Pemerintah. Namun, metode hitungan berbasis populasi dapat menggambarkan capaian vaksinasi dengan lebih representatif dan sejalan pula dengan data yang dipublikasi berbagai organisasi kesehatan dunia termasuk WHO,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:Akselerasi Vaksinasi Se-Indonesia, Kapolri Sebut Persiapan Pandemi ke Endemi

Wiku meminta masyarakat untuk bersyukur karena capaian vaksinasi dosis 1 di Indonesia telah melebihi capaian di dunia.

&quot;Kita perlu bersyukur bahwa ditengah keterbatasan stok dan akses vaksin didunia kita telah melebihi capaian dosis pertama di dunia dan hampir menyusui capaian vaksin dosis lengkap dunia,&quot; ungkapnya.

&quot;Untuk itu mari kita manfaatkan sebaik mungkin akses tersebut dengan terus meningkatkan capaian vaksin utamanya capaian vaksin dosis lengkap dan booster,&quot; tuturnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan, laju suntikan vaksinasi Covid-19 menurun pada Maret 2022.

&quot;Sayangnya laju suntikan saat ini menunjukkan tren penurunan dan per bulan Maret belum mengalami kenaikan,&quot; ujar Wiku dalam keterangan persnya secara yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (8/3/2022).

Ia menjelaskan, berdasarkan data vaksin pemerintah yang diolah dari laman Our world in data per 6 Maret 2022 jumlah penduduk yang sudah divaksin dosis lengkap baru 53,5 persen.

Sementara penduduk yang sudah divaksin dosis 1 sudah mencapai 69,48 persen atau hampir mencapai 70 persen populasi.

&quot;Sebagai catatan angka capaian ini memang sedikit berbeda dengan angka yang dihitung berdasarkan target yang ditetapkan Pemerintah. Namun, metode hitungan berbasis populasi dapat menggambarkan capaian vaksinasi dengan lebih representatif dan sejalan pula dengan data yang dipublikasi berbagai organisasi kesehatan dunia termasuk WHO,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:Akselerasi Vaksinasi Se-Indonesia, Kapolri Sebut Persiapan Pandemi ke Endemi

Wiku meminta masyarakat untuk bersyukur karena capaian vaksinasi dosis 1 di Indonesia telah melebihi capaian di dunia.

&quot;Kita perlu bersyukur bahwa ditengah keterbatasan stok dan akses vaksin didunia kita telah melebihi capaian dosis pertama di dunia dan hampir menyusui capaian vaksin dosis lengkap dunia,&quot; ungkapnya.

&quot;Untuk itu mari kita manfaatkan sebaik mungkin akses tersebut dengan terus meningkatkan capaian vaksin utamanya capaian vaksin dosis lengkap dan booster,&quot; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
