<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satu Korban Hanyut Banjir Bandang Malang Ditemukan Tewas di Pasuruan</title><description>Satu korban hanyut banjir bandang Malang ditemukan tewas di Pasuruan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/09/340/2559033/satu-korban-hanyut-banjir-bandang-malang-ditemukan-tewas-di-pasuruan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/09/340/2559033/satu-korban-hanyut-banjir-bandang-malang-ditemukan-tewas-di-pasuruan"/><item><title>Satu Korban Hanyut Banjir Bandang Malang Ditemukan Tewas di Pasuruan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/09/340/2559033/satu-korban-hanyut-banjir-bandang-malang-ditemukan-tewas-di-pasuruan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/09/340/2559033/satu-korban-hanyut-banjir-bandang-malang-ditemukan-tewas-di-pasuruan</guid><pubDate>Rabu 09 Maret 2022 19:31 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/09/340/2559033/satu-korban-hanyut-banjir-bandang-malang-ditemukan-tewas-di-pasuruan-GxQbPg8T1R.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban hanyut banjir bandang Malang ditemukan tewas di Pasuruan. (Foto : MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/09/340/2559033/satu-korban-hanyut-banjir-bandang-malang-ditemukan-tewas-di-pasuruan-GxQbPg8T1R.jpg</image><title>Korban hanyut banjir bandang Malang ditemukan tewas di Pasuruan. (Foto : MNC Portal)</title></images><description>MALANG - Satu korban hanyut banjir bandang di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, ditemukan dalam keadaan tewas. Korban adalah Saad (55), warga Dusun Sumberwuni, Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Korban ditemukan di Desa Nggapuk, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Anggota tim rescue PMI Kabupaten Malang Setyo menuturkan, berdasarkan informasi korban Saad bersama empat rekan lainnya tengah menyaksikan banjir di bantaran sungai sekitar pukul 15.30 WIB, di Dusun Ngamarto, Kelurahan Lawang. saat itu pijakan sungai ambrol dan membuat Saad terjatuh bersama rekan kerjanya.

&quot;Jadi mereka berlima ada panggung di pinggir sungai. Kemudian ada batang kayu yang hanyut, menghantam bawah panggung sehingga panggungnya jatuh itu di daerah Ngamarto, Kelurahan Lawang, Kecamatan Lawang,&quot; kata Setyo, saat dikonfirmasi MNC Portal, Rabu (9/3/2022).

Menurutnya, para korban banjir hanyut ini merupakan pekerja dari pengerajin kayu bernama Supangkat, warga Jalan Ngamarto, Kelurahan Lawang, Kabupaten Malang. Saat banjir, kelimanya beristirahat dan melihat banjir yang tak jauh dari bantaran sungai. Selain satu orang yang hanyut, seekor sapi turut menjadi korban.

BACA JUGA:Banjir Pasuruan Mulai Surut, Warga Bersihkan Sisa Material Lumpur

&quot;Yang empat berhasil selamat satu hanyut atas nama Pak Sa'ad (55). Jadi melihat banjir, mereka pekerja di situ (di rumahnya) Supaat. Beristirahat panggung di situ, di Lawang arus sungai juga tinggi. Batang - batang kayu menghantam. Pengerajin kayu ada sapi yang hanyut. Longsoran sapi ke air mesin-mesin pemotong kayu itu,&quot; ucapnya.

Pencarian dilakukan sejak Selasa malam. Namun karena tak membuahkan hasil, pencarian tim gabungan dari TNI Polri, BPBD, PMI, dan sejumlah unsur lainnya dilanjutkan pada Rabu pagi. Pencarian dilakukan menelusuri aliran sungai hingga ke Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

&quot;Kita start mulai jam 07.00 pada saat kita sedang briefing membagi tim ada informasi dari masyarakat ditemukan sungai di daerah Purwodadi, akhirnya kami dari tim penyelamatan menuju lokasi,&quot; tuturnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperkirakan kerugian material mencapai Rp25 juta. Sedangkan jasad korban yang meninggal berhasil dievakuasi melalui daerah Cowek, Purwodadi, Pasuruan, dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan.

</description><content:encoded>MALANG - Satu korban hanyut banjir bandang di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, ditemukan dalam keadaan tewas. Korban adalah Saad (55), warga Dusun Sumberwuni, Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Korban ditemukan di Desa Nggapuk, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Anggota tim rescue PMI Kabupaten Malang Setyo menuturkan, berdasarkan informasi korban Saad bersama empat rekan lainnya tengah menyaksikan banjir di bantaran sungai sekitar pukul 15.30 WIB, di Dusun Ngamarto, Kelurahan Lawang. saat itu pijakan sungai ambrol dan membuat Saad terjatuh bersama rekan kerjanya.

&quot;Jadi mereka berlima ada panggung di pinggir sungai. Kemudian ada batang kayu yang hanyut, menghantam bawah panggung sehingga panggungnya jatuh itu di daerah Ngamarto, Kelurahan Lawang, Kecamatan Lawang,&quot; kata Setyo, saat dikonfirmasi MNC Portal, Rabu (9/3/2022).

Menurutnya, para korban banjir hanyut ini merupakan pekerja dari pengerajin kayu bernama Supangkat, warga Jalan Ngamarto, Kelurahan Lawang, Kabupaten Malang. Saat banjir, kelimanya beristirahat dan melihat banjir yang tak jauh dari bantaran sungai. Selain satu orang yang hanyut, seekor sapi turut menjadi korban.

BACA JUGA:Banjir Pasuruan Mulai Surut, Warga Bersihkan Sisa Material Lumpur

&quot;Yang empat berhasil selamat satu hanyut atas nama Pak Sa'ad (55). Jadi melihat banjir, mereka pekerja di situ (di rumahnya) Supaat. Beristirahat panggung di situ, di Lawang arus sungai juga tinggi. Batang - batang kayu menghantam. Pengerajin kayu ada sapi yang hanyut. Longsoran sapi ke air mesin-mesin pemotong kayu itu,&quot; ucapnya.

Pencarian dilakukan sejak Selasa malam. Namun karena tak membuahkan hasil, pencarian tim gabungan dari TNI Polri, BPBD, PMI, dan sejumlah unsur lainnya dilanjutkan pada Rabu pagi. Pencarian dilakukan menelusuri aliran sungai hingga ke Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

&quot;Kita start mulai jam 07.00 pada saat kita sedang briefing membagi tim ada informasi dari masyarakat ditemukan sungai di daerah Purwodadi, akhirnya kami dari tim penyelamatan menuju lokasi,&quot; tuturnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperkirakan kerugian material mencapai Rp25 juta. Sedangkan jasad korban yang meninggal berhasil dievakuasi melalui daerah Cowek, Purwodadi, Pasuruan, dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan.

</content:encoded></item></channel></rss>
