<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demi Minyak Goreng Murah, Warga Rela Antre Panas-panasan</title><description>Demi mendapatkan minyak goreng dengan harga murah, warga rela antre panjang panas-panasan menyerbu bazar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/10/338/2559678/demi-minyak-goreng-murah-warga-rela-antre-panas-panasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/10/338/2559678/demi-minyak-goreng-murah-warga-rela-antre-panas-panasan"/><item><title>Demi Minyak Goreng Murah, Warga Rela Antre Panas-panasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/10/338/2559678/demi-minyak-goreng-murah-warga-rela-antre-panas-panasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/10/338/2559678/demi-minyak-goreng-murah-warga-rela-antre-panas-panasan</guid><pubDate>Kamis 10 Maret 2022 18:39 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/10/338/2559678/demi-minyak-goreng-murah-warga-rela-antre-panas-panasan-jDHaT9NgQc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga antre panas-panasan demi mendapat minyak goreng murah (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/10/338/2559678/demi-minyak-goreng-murah-warga-rela-antre-panas-panasan-jDHaT9NgQc.jpg</image><title>Warga antre panas-panasan demi mendapat minyak goreng murah (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Demi mendapatkan minyak goreng dengan harga murah, warga rela antre panjang panas-panasan menyerbu bazar di Jalan Rawamangun Muka Selatan, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (10/3/2022).

Risma, salah satu warga, mengatakan rela mengantre di bawah terik matahari karena harga minyak goreng yang ditawarkan pada bazar lebih murah dibanding dari pasar tradisional.

&quot;Ini (minyak) buat masak di rumah saja. Setiap hari kan masak butuh minyak. Cukup terbantu juga dengan adanya bazar, karena harganya murah,&quot;ujarnya di Jakarta Timur, Kamis (10/3/2022).

Dia memilih ikut bazar karena dapat membeli minyak goreng dengan jumlah lebih banyak ketimbang membeli di swalayan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8wNy8xLzE0NTc2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Puan : Kelangkaan Minyak Goreng Bisa Bikin Kegaduhan!

Sementara bila membeli di pasar tradisional yang jumlah pembelinya tidak dibatasi harganya lebih mahal dibandingkan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter ditetapkan pemerintah.

&quot;Murahan di sini (bazar). Biasanya anak saya yang belanja di pasar, tapi harganya mahal. Mudah-mudahan bazar murah seperti ini ada terus. Biar banyak warga enggak susah,&quot; ujarnya.Rohima, warga lainnya, menyambut baik kegiatan bazar dari satu komunitas yang hari ini menyediakan sebanyak 1.500 kupon minyak goreng jeriken isi lima liter.

&quot;Masak kan butuh belanja, kalau uangnya sudah habis untuk beli minyak goreng kita enggak bisa beli cabai, daging segala macam. Harapannya biar semua harga cepat turun,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Demi mendapatkan minyak goreng dengan harga murah, warga rela antre panjang panas-panasan menyerbu bazar di Jalan Rawamangun Muka Selatan, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (10/3/2022).

Risma, salah satu warga, mengatakan rela mengantre di bawah terik matahari karena harga minyak goreng yang ditawarkan pada bazar lebih murah dibanding dari pasar tradisional.

&quot;Ini (minyak) buat masak di rumah saja. Setiap hari kan masak butuh minyak. Cukup terbantu juga dengan adanya bazar, karena harganya murah,&quot;ujarnya di Jakarta Timur, Kamis (10/3/2022).

Dia memilih ikut bazar karena dapat membeli minyak goreng dengan jumlah lebih banyak ketimbang membeli di swalayan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8wNy8xLzE0NTc2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Puan : Kelangkaan Minyak Goreng Bisa Bikin Kegaduhan!

Sementara bila membeli di pasar tradisional yang jumlah pembelinya tidak dibatasi harganya lebih mahal dibandingkan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter ditetapkan pemerintah.

&quot;Murahan di sini (bazar). Biasanya anak saya yang belanja di pasar, tapi harganya mahal. Mudah-mudahan bazar murah seperti ini ada terus. Biar banyak warga enggak susah,&quot; ujarnya.Rohima, warga lainnya, menyambut baik kegiatan bazar dari satu komunitas yang hari ini menyediakan sebanyak 1.500 kupon minyak goreng jeriken isi lima liter.

&quot;Masak kan butuh belanja, kalau uangnya sudah habis untuk beli minyak goreng kita enggak bisa beli cabai, daging segala macam. Harapannya biar semua harga cepat turun,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
