<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria Ini Tega Bunuh Ayah Kandungnya Sendiri Gara-Gara Kandang Kucing</title><description>Penyebabnya sepele, korban menolak memindahkan kandang kucing.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/11/340/2560069/pria-ini-tega-bunuh-ayah-kandungnya-sendiri-gara-gara-kandang-kucing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/11/340/2560069/pria-ini-tega-bunuh-ayah-kandungnya-sendiri-gara-gara-kandang-kucing"/><item><title>Pria Ini Tega Bunuh Ayah Kandungnya Sendiri Gara-Gara Kandang Kucing</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/11/340/2560069/pria-ini-tega-bunuh-ayah-kandungnya-sendiri-gara-gara-kandang-kucing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/11/340/2560069/pria-ini-tega-bunuh-ayah-kandungnya-sendiri-gara-gara-kandang-kucing</guid><pubDate>Jum'at 11 Maret 2022 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Chusna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/11/340/2560069/pria-ini-tega-bunuh-ayah-kandungnya-sendiri-gara-gara-kandang-kucing-vdBRLyv49Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/11/340/2560069/pria-ini-tega-bunuh-ayah-kandungnya-sendiri-gara-gara-kandang-kucing-vdBRLyv49Y.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>DENPASAR - Seorang pria di Buleleng, Bali, Iskak Jaelani (53), tega membunuh ayah kandungnya, M Selamet (82). Penyebabnya sepele, korban menolak memindahkan kandang kucing.

&quot;Pelaku memukul korban dengan balok kayu sampai meninggal,&quot; kata Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya, Jumat (11/3/2022).

Peristiwa itu terjadi Kamis (10/3/2022). Antara pelaku dan korban tinggal satu rumah di Jalan Pulau Nias Kampung Baru, Buleleng.

BACA JUGA:Pembunuhan Handi dan Salsa, Kolonel Priyanto Ternyata Pernah Ledakan Rumah Warga Pakai Bom

Awalnya, Jaelani menyuruh ayahnya memindahkan kandang kucing yang ada di dalam rumah. Sebab kandang itu penuh kotoran dan air kencing sehingga menebarkan bau tak sedap.

Namun Selamet tidak menanggapi permintaan itu. Karena kesal, Jaleani lalu mengambil balok kayu dan dipukulkan ke kepala ayahnya.

Akibat pukulan benda tumpul itu, Selamet tak sadarkan diri. Melihat  ayahnya sekarat, Jaleani memilih kabur dari rumah. Korban akhirnya  ditemukan salah satu keluarganya sudah tidak bernyawa.

Polisi yang mendapat laporan akhirnya mengejar Jaleani. &quot;Dalam waktu  45 menit, pelaku berhasil ditangkap di kawasan eks pelabuhan Buleleng,&quot;  ujar Sumarjaya.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah luka di kepala  samping, pelipis, mulut, lengan kanan dan kaki kanan. &quot;Untuk motifnya  masih didalami,&quot; ujar Sumarjaya.</description><content:encoded>DENPASAR - Seorang pria di Buleleng, Bali, Iskak Jaelani (53), tega membunuh ayah kandungnya, M Selamet (82). Penyebabnya sepele, korban menolak memindahkan kandang kucing.

&quot;Pelaku memukul korban dengan balok kayu sampai meninggal,&quot; kata Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya, Jumat (11/3/2022).

Peristiwa itu terjadi Kamis (10/3/2022). Antara pelaku dan korban tinggal satu rumah di Jalan Pulau Nias Kampung Baru, Buleleng.

BACA JUGA:Pembunuhan Handi dan Salsa, Kolonel Priyanto Ternyata Pernah Ledakan Rumah Warga Pakai Bom

Awalnya, Jaelani menyuruh ayahnya memindahkan kandang kucing yang ada di dalam rumah. Sebab kandang itu penuh kotoran dan air kencing sehingga menebarkan bau tak sedap.

Namun Selamet tidak menanggapi permintaan itu. Karena kesal, Jaleani lalu mengambil balok kayu dan dipukulkan ke kepala ayahnya.

Akibat pukulan benda tumpul itu, Selamet tak sadarkan diri. Melihat  ayahnya sekarat, Jaleani memilih kabur dari rumah. Korban akhirnya  ditemukan salah satu keluarganya sudah tidak bernyawa.

Polisi yang mendapat laporan akhirnya mengejar Jaleani. &quot;Dalam waktu  45 menit, pelaku berhasil ditangkap di kawasan eks pelabuhan Buleleng,&quot;  ujar Sumarjaya.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah luka di kepala  samping, pelipis, mulut, lengan kanan dan kaki kanan. &quot;Untuk motifnya  masih didalami,&quot; ujar Sumarjaya.</content:encoded></item></channel></rss>
