<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Minta Kejagung Usut Tuntas Kasus Impor Besi dan Baja</title><description>Pihaknya juga mengapresiasi Kejaksaan Agung (Kejagung) yang telah mengusut kasus impor besi dan baja tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/12/337/2560515/dpr-minta-kejagung-usut-tuntas-kasus-impor-besi-dan-baja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/12/337/2560515/dpr-minta-kejagung-usut-tuntas-kasus-impor-besi-dan-baja"/><item><title>DPR Minta Kejagung Usut Tuntas Kasus Impor Besi dan Baja</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/12/337/2560515/dpr-minta-kejagung-usut-tuntas-kasus-impor-besi-dan-baja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/12/337/2560515/dpr-minta-kejagung-usut-tuntas-kasus-impor-besi-dan-baja</guid><pubDate>Sabtu 12 Maret 2022 13:46 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/12/337/2560515/dpr-minta-kejagung-usut-tuntas-kasus-impor-besi-dan-baja-GYAxaJBuek.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/12/337/2560515/dpr-minta-kejagung-usut-tuntas-kasus-impor-besi-dan-baja-GYAxaJBuek.jpg</image><title>Foto: MNC Portal</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Anggota Komisi III DPR, Habiburokhman mengatakan, penyelidikan Jampidsus terhadap dugaan tindak pidana korupsi terkait impor besi dan baja di kawasan berikat menjadi perhatian di DPR.
(Baca juga: Anggota DPR Pertanyakan Pembubaran FPI, Sesuai Mekanisme UU Ormas atau Tidak?)
&amp;ldquo;Kejaksaan harus mengusut semua pihak yang terlibat, karena ini pasti merupakan jaringan mafia impor besi dan baja yang tidak bekerja sendiri dan  sangat mungkin melibatkan oknum-oknum yang memiliki kewenangan terkait proses impor,&amp;rdquo; ujar Habiburokhman Sabtu (12/3/2022).
(Baca juga: Bebaskan Sandera di Filipina, DPR Minta Jaksa Agung Ringankan Hukuman Kivlan Zein)
Menururnya, perilaku ini sangat merugikan negara, apalagi isu mafia impor besi dan baja sudah cukup lama terdengar, bahkan sudah ramai dibicarakan di DPR.
&amp;ldquo;Kami akan mengawal  kasus ini, karena sudah sangat meresahkan,&amp;rdquo; ujar politikus Partai Gerindra tersebut.
Pihaknya juga mengapresiasi Kejaksaan Agung (Kejagung) yang telah mengusut kasus impor besi dan baja tersebut.&amp;ldquo;Kami juga mengapresiasi Jampidsus yang telah bekerja untuk melakukan pengusutan masalah yang berpotensi merugikan Negara kita,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Anggota Komisi III DPR, Habiburokhman mengatakan, penyelidikan Jampidsus terhadap dugaan tindak pidana korupsi terkait impor besi dan baja di kawasan berikat menjadi perhatian di DPR.
(Baca juga: Anggota DPR Pertanyakan Pembubaran FPI, Sesuai Mekanisme UU Ormas atau Tidak?)
&amp;ldquo;Kejaksaan harus mengusut semua pihak yang terlibat, karena ini pasti merupakan jaringan mafia impor besi dan baja yang tidak bekerja sendiri dan  sangat mungkin melibatkan oknum-oknum yang memiliki kewenangan terkait proses impor,&amp;rdquo; ujar Habiburokhman Sabtu (12/3/2022).
(Baca juga: Bebaskan Sandera di Filipina, DPR Minta Jaksa Agung Ringankan Hukuman Kivlan Zein)
Menururnya, perilaku ini sangat merugikan negara, apalagi isu mafia impor besi dan baja sudah cukup lama terdengar, bahkan sudah ramai dibicarakan di DPR.
&amp;ldquo;Kami akan mengawal  kasus ini, karena sudah sangat meresahkan,&amp;rdquo; ujar politikus Partai Gerindra tersebut.
Pihaknya juga mengapresiasi Kejaksaan Agung (Kejagung) yang telah mengusut kasus impor besi dan baja tersebut.&amp;ldquo;Kami juga mengapresiasi Jampidsus yang telah bekerja untuk melakukan pengusutan masalah yang berpotensi merugikan Negara kita,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
