<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bocah Obesitas di Bekasi, Beratnya Capai 126 Kg Hanya Bisa Duduk dan Tidur</title><description>Seorang bocah berumur 11 tahun di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menderita obesitas sejak empat tahun lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/13/337/2560782/bocah-obesitas-di-bekasi-beratnya-capai-126-kg-hanya-bisa-duduk-dan-tidur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/13/337/2560782/bocah-obesitas-di-bekasi-beratnya-capai-126-kg-hanya-bisa-duduk-dan-tidur"/><item><title>Bocah Obesitas di Bekasi, Beratnya Capai 126 Kg Hanya Bisa Duduk dan Tidur</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/13/337/2560782/bocah-obesitas-di-bekasi-beratnya-capai-126-kg-hanya-bisa-duduk-dan-tidur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/13/337/2560782/bocah-obesitas-di-bekasi-beratnya-capai-126-kg-hanya-bisa-duduk-dan-tidur</guid><pubDate>Minggu 13 Maret 2022 10:05 WIB</pubDate><dc:creator>Didit Junaidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/13/337/2560782/bocah-obesitas-di-bekasi-beratnya-capai-126-kg-hanya-bisa-duduk-dan-tidur-3kIQFIDkQz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rafka, bocah obesitas di Bekasi (Foto: Didit Junaidi) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/13/337/2560782/bocah-obesitas-di-bekasi-beratnya-capai-126-kg-hanya-bisa-duduk-dan-tidur-3kIQFIDkQz.jpg</image><title>Rafka, bocah obesitas di Bekasi (Foto: Didit Junaidi) </title></images><description>JABAR - Seorang bocah berumur 11 tahun  di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menderita obesitas sejak empat tahun lalu. Kini, bocah bernama Rafka Adi Putra itu berat badannya mencapai 126 kilogram.
Pihak keluara berharap adanya bantuan dari pemerintah atau dermawan untuk biaya pengobatan anaknya ke rumah sakit.&amp;nbsp; Baca Juga:&amp;nbsp;Petugas Damkar Evakuasi Pria Berbobot 180 Kilogram ke Rumah Sakit
Rafka anak bungsu dari empat bersaudara dari pasangan  Samin dan Punih, warga Kampung Belendung, Desa Kedung Pengawas, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang saat ini menderita obesitas.&amp;nbsp;
Diketahui, saat balita Rafka pernah mengalami kekurangan gizi, namun setelah umurnya beranjak enam tahun berat badannya mulai bertambah dan setiap hari makannya bisa  tiga sampai empat kali sehari. Sejak usianya beranjak  11 tahun, tubuh Rafka mencapai 126 kilogram.
Dalam kesehariannya, Rafka sulit bergerak dan tidak bisa bermain selayaknya anak-anak seusianya. Dia hanya bisa duduk dan tidur di kursi khusus yang dimodifikasi oleh orangtuanya.
Menurut Nur Sadiyah, kakak kandung Rafka, adiknya mulai menderita obesitas sejak lima  tahun ke belakang. Selain itu, adiknya juga terpaksa harus putus sekolah pasalnya kondisi fisik  semakin  besar dan tidak bisa  berjalan jarak  jauh.&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Polisi Kantongi Identitas Komplotan Begal terhadap Ibu Hamil di Bekasi
Akibat keterbatasan biaya, pihak keluarga berharap adanya bantuan  dari pemerintah dan para dermawan untuk biaya  pengobatan anaknya agar dapat tumbuh normal seperti anak- anak seusianya.</description><content:encoded>JABAR - Seorang bocah berumur 11 tahun  di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menderita obesitas sejak empat tahun lalu. Kini, bocah bernama Rafka Adi Putra itu berat badannya mencapai 126 kilogram.
Pihak keluara berharap adanya bantuan dari pemerintah atau dermawan untuk biaya pengobatan anaknya ke rumah sakit.&amp;nbsp; Baca Juga:&amp;nbsp;Petugas Damkar Evakuasi Pria Berbobot 180 Kilogram ke Rumah Sakit
Rafka anak bungsu dari empat bersaudara dari pasangan  Samin dan Punih, warga Kampung Belendung, Desa Kedung Pengawas, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang saat ini menderita obesitas.&amp;nbsp;
Diketahui, saat balita Rafka pernah mengalami kekurangan gizi, namun setelah umurnya beranjak enam tahun berat badannya mulai bertambah dan setiap hari makannya bisa  tiga sampai empat kali sehari. Sejak usianya beranjak  11 tahun, tubuh Rafka mencapai 126 kilogram.
Dalam kesehariannya, Rafka sulit bergerak dan tidak bisa bermain selayaknya anak-anak seusianya. Dia hanya bisa duduk dan tidur di kursi khusus yang dimodifikasi oleh orangtuanya.
Menurut Nur Sadiyah, kakak kandung Rafka, adiknya mulai menderita obesitas sejak lima  tahun ke belakang. Selain itu, adiknya juga terpaksa harus putus sekolah pasalnya kondisi fisik  semakin  besar dan tidak bisa  berjalan jarak  jauh.&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Polisi Kantongi Identitas Komplotan Begal terhadap Ibu Hamil di Bekasi
Akibat keterbatasan biaya, pihak keluarga berharap adanya bantuan  dari pemerintah dan para dermawan untuk biaya  pengobatan anaknya agar dapat tumbuh normal seperti anak- anak seusianya.</content:encoded></item></channel></rss>
