<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nonton Pertunjukan Kuda Lumping, Pemuda Ini Tewas Dikeroyok</title><description>Pemuda di Kabupaten Malang tewas diduga menjadi korban penganiayaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/15/340/2561585/nonton-pertunjukan-kuda-lumping-pemuda-ini-tewas-dikeroyok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/15/340/2561585/nonton-pertunjukan-kuda-lumping-pemuda-ini-tewas-dikeroyok"/><item><title>Nonton Pertunjukan Kuda Lumping, Pemuda Ini Tewas Dikeroyok</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/15/340/2561585/nonton-pertunjukan-kuda-lumping-pemuda-ini-tewas-dikeroyok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/15/340/2561585/nonton-pertunjukan-kuda-lumping-pemuda-ini-tewas-dikeroyok</guid><pubDate>Selasa 15 Maret 2022 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/14/340/2561585/nonton-pertunjukan-kuda-lumping-pemuda-ini-tewas-dikeroyok-eYEom13aDn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/14/340/2561585/nonton-pertunjukan-kuda-lumping-pemuda-ini-tewas-dikeroyok-eYEom13aDn.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>
MALANG - Pemuda di Kabupaten Malang tewas diduga menjadi korban penganiayaan. Kini jenazah korban bernama Tirto (37) warga Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, masih menjalani pemeriksaan di ruang forensik kamar jenazah rumah sakit.

Paman korban Miskun menyebut, korban diketahui meninggal di rumahnya pada Senin pagi (14/3/2022) di rumahnya. Korban meninggal seusai pulang melihat pertunjukan kuda lumping di Desa Kedungrejo. Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ia pulang ke rumahnya pada Senin dini hari, dalam kondisi penuh luka lebam yang diduga hasil dari penganiayaan yang didapatnya.

&quot;Pulang subuh diantar temannya, tubuhnya sempoyongan dengan beberapa luka lebam. Seperti orang habis dipukuli,&quot; kata Miskun (40), paman korban kepada wartawan di Instalasi Kedokteran Forensik RSSA Kota Malang, Senin (14/3/2022).
BACA JUGA:Nonton Turnamen Futsal, Siswi SMA Dikeroyok hingga Patah Tulang&amp;nbsp;
Pihaknya menduga, Tirto dianiaya saat berada di lokasi pertunjukan kuda lumping. Kepada teman-temannya, Tirto juga sempat memberitahu habis duel dengan seseorang yang dia kenal.

&quot;Kata teman-temannya habis duel, dengan pemuda warga Kidal. Korban kenal dan kami tahu jika memang dengan pelakunya itu. Dia (pelaku) jawara Desa Kidal,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gara-Gara Rebutan Perempuan, 3 Pemuda Dikeroyok di Tempat Hiburan Malam Bekasi
Dengan luka yang dialami, lanjut Miskun, keluarga menduga jika korban bukan hanya dianiaya oleh satu orang, melainkan dianiaya dan dipukuli dengan benda tumpul.

&quot;Kayaknya dikeroyok, bukan hanya duel. Karena luka lebamnya cukup banyak. Waktu kejadian teman-temannya tidak tahu, karena lagi ngopi di warung,&quot; katanya.
Sementara itu, Kapolsek Tumpang AKP M Lutfi mengaku, awal mula pihaknya menerima informasi adanya warga Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, meninggal dunia tak wajar, pagi tadi. Setelah ditelusuri, ada dugaan penganiayaan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Pakis, tepatnya di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kejadian diduga kuat terjadi pada malam kemarin. &quot;Setelah ada informasi itu, kami datang ke rumah korban dan meminta untuk dilakukan otopsi. Tujuannya, untuk memastikan penyebab kematian,&quot; ujar Lutfi dikonfirmasi terpisah.

Lutfi menambahkan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Sejauh ini, bukti kuat mengarah adanya dugaan penganiayaan terhadap korban masih terus di dalami. &quot;Kami sudah meminta keterangan dua orang saksi, untuk mengungkap kasus ini,&quot; pungkas Lutfi.

</description><content:encoded>
MALANG - Pemuda di Kabupaten Malang tewas diduga menjadi korban penganiayaan. Kini jenazah korban bernama Tirto (37) warga Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, masih menjalani pemeriksaan di ruang forensik kamar jenazah rumah sakit.

Paman korban Miskun menyebut, korban diketahui meninggal di rumahnya pada Senin pagi (14/3/2022) di rumahnya. Korban meninggal seusai pulang melihat pertunjukan kuda lumping di Desa Kedungrejo. Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ia pulang ke rumahnya pada Senin dini hari, dalam kondisi penuh luka lebam yang diduga hasil dari penganiayaan yang didapatnya.

&quot;Pulang subuh diantar temannya, tubuhnya sempoyongan dengan beberapa luka lebam. Seperti orang habis dipukuli,&quot; kata Miskun (40), paman korban kepada wartawan di Instalasi Kedokteran Forensik RSSA Kota Malang, Senin (14/3/2022).
BACA JUGA:Nonton Turnamen Futsal, Siswi SMA Dikeroyok hingga Patah Tulang&amp;nbsp;
Pihaknya menduga, Tirto dianiaya saat berada di lokasi pertunjukan kuda lumping. Kepada teman-temannya, Tirto juga sempat memberitahu habis duel dengan seseorang yang dia kenal.

&quot;Kata teman-temannya habis duel, dengan pemuda warga Kidal. Korban kenal dan kami tahu jika memang dengan pelakunya itu. Dia (pelaku) jawara Desa Kidal,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Gara-Gara Rebutan Perempuan, 3 Pemuda Dikeroyok di Tempat Hiburan Malam Bekasi
Dengan luka yang dialami, lanjut Miskun, keluarga menduga jika korban bukan hanya dianiaya oleh satu orang, melainkan dianiaya dan dipukuli dengan benda tumpul.

&quot;Kayaknya dikeroyok, bukan hanya duel. Karena luka lebamnya cukup banyak. Waktu kejadian teman-temannya tidak tahu, karena lagi ngopi di warung,&quot; katanya.
Sementara itu, Kapolsek Tumpang AKP M Lutfi mengaku, awal mula pihaknya menerima informasi adanya warga Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, meninggal dunia tak wajar, pagi tadi. Setelah ditelusuri, ada dugaan penganiayaan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Pakis, tepatnya di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kejadian diduga kuat terjadi pada malam kemarin. &quot;Setelah ada informasi itu, kami datang ke rumah korban dan meminta untuk dilakukan otopsi. Tujuannya, untuk memastikan penyebab kematian,&quot; ujar Lutfi dikonfirmasi terpisah.

Lutfi menambahkan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Sejauh ini, bukti kuat mengarah adanya dugaan penganiayaan terhadap korban masih terus di dalami. &quot;Kami sudah meminta keterangan dua orang saksi, untuk mengungkap kasus ini,&quot; pungkas Lutfi.

</content:encoded></item></channel></rss>
