<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Gempa Bumi Terdahsyat yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ratusan Ribu Nyawa Melayang</title><description>Ada 6 gempa bumi terdahsyat yang pernah terjadi di Indonesia. Gempa baru saja terjadi di Sukabumi dengan kekuatan magnitudo 5,5.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/16/337/2562419/6-gempa-bumi-terdahsyat-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-ratusan-ribu-nyawa-melayang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/16/337/2562419/6-gempa-bumi-terdahsyat-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-ratusan-ribu-nyawa-melayang"/><item><title>6 Gempa Bumi Terdahsyat yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ratusan Ribu Nyawa Melayang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/16/337/2562419/6-gempa-bumi-terdahsyat-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-ratusan-ribu-nyawa-melayang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/16/337/2562419/6-gempa-bumi-terdahsyat-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-ratusan-ribu-nyawa-melayang</guid><pubDate>Rabu 16 Maret 2022 10:47 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Litbang MPI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/16/337/2562419/6-gempa-bumi-terdahsyat-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-ratusan-ribu-nyawa-melayang-vXGW9cIaGL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/16/337/2562419/6-gempa-bumi-terdahsyat-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-ratusan-ribu-nyawa-melayang-vXGW9cIaGL.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ada 6 gempa bumi terdahsyat yang pernah terjadi di Indonesia. Gempa baru saja terjadi di Sukabumi dengan kekuatan magnitudo 5,5.

Gempa bumi dengan kekauatan lumayan besar memang beberapa kali terjadi di awal tahun 2022 ini. Gempa-gempa ini bahkan sampai terasa di ibu kota Jakarta.

Tetapi, berikut 6 gempa bumi paling dahsyat yang pernah terjadi di Indonesia.

BACA JUGA:BMKG: Indonesia Diguncang 5.818 Gempa dalam Satu Tahun


1. Aceh

Pada 26 Desember 2004 terjadi gempa bumi berkekuatan 9,1 Skala Richer di Dasar Samudera Hindia lepas pantai Sumatera. Gempa bumi terjadi di dasar bumi dengan kedalaman 30 km lempeng Hindia yang disubduksi oleh lempeng Burma.

Bahkan, gempa bumi sempat naik menjadi 9,3 Skala Richer hingga mengguncang Aceh dan wilayah Sumatera Utara. Gempa tersebut menimbulkan gelombang tsunami berketinggian 30 meter dengan kecepatan mencapai 100 meter/detik atau 360 km/jam.

BACA JUGA:Jakarta Diguncang Gempa, Pusatnya di Sukabumi


Gempa dahsyat ini menelan korban jiwa sebanyak 230.000 jiwa dan puluhan ribu bangunan hancur terhempas gelombang tsunami. Selain itu, gempa bumi dan gelombang tsunami juga mempengaruhi rotasi bumi, memperpendek durasi satu hari selama 2,68 mikrodetik, sedikit mengubah bentuk planet manusia, dan menggeser Kutub Utara beberapa sentimeter.

2. Yogyakarta

Pada 2006 silam, tepatnya 27 Mei pukul 05.55 WIB, gempa bumi mengguncang Yogyakarta dan wilayah Jawa Tengah. Gempa berkekuatan magnitudo 6,4 ini telah mengakibatkan 6.234 orang meninggal dunia. Menurut perhitungan Balai Survei Geologi Amerika Serikat (USGR), gempa yang menimpa wilayah Yogyakarta memiliki kedalaman hingga 7,5 km.

Sejumlah bangunan mulai dari pusat perbelanjaan, gelanggang olah raga, situs kuno, dan lokasi wisata yang ada di Yogyakarta mengalami kerusakan. Gempa ini tercatat sebagai gempa terparah di Indonesia. Hal ini diperkuat fakta letak Indonesia yang berada di antara tiga lempeng utama dunia, yaitu lempeng Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik.

3. Pangandaran

Wilayah pantai selatan Pulau Jawa mengalami gempa bumi yang disusul gelombang pasang pada 17 Juli 2006 silam.

Diduga gempa pertama terjadi pada pukul 15.11 WIB berkekuatan 6,8 SR.  Gempa berpusat di Samudra Hindia sekitar 360 kilometer dari selatan  Jakarta atau 100 km dari Kota Cilacap, Jawa Tengah. Kemudian, terjadi  gempa susulan berkekuatan 5,5 SR dan 6,1 SR. Gempa yang melanda wilayah  Pangandaran ini berkekuatan &amp;lsquo;moderate&amp;rsquo;.

Gempa ini harusnya tidak menimbulkan tsunami dengan ketinggian lebih  dari 5 meter. Tapi ternyata menimbulkan tsunami dengan ketinggian  mencapai 21 m. WHO pada saat itu menyatakan jumlah korban yang  ditimbulkan dari bencana ini adalah 668 orang tewas, 65 hilang,  sementara 9.299 orang mengalami luka-luka.

4. Padang

Sekitar 50 km dari lepas pantai barat laut Sumatera terjadi gempa  bumi, pada 30 September 2009 sore hari. Gempa terdeteksi berkekuatan 7,6  SR dengan kedalaman berkisar 87 km dari permukaan. Gempa ini  menyebabkan kerusakan di beberapa wilayah Sumatera Barat hingga wilayah  Jabodetabek, juga Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Pemerintah daerah Sumatera Barat mengungkapkan, akibat peristiwa itu  1.115 orang dinyatakan meninggal dunia, 2.329 alami luka-luka, 279.000  bangunan rusak, serta 1.250.000 warga di kawasan setempat turut  terdampak.

5. Donggala, Palu

Palu merupakan ibu kota Sulawesi Tengah yang terletak di kawasan   lembah Palu dan Teluk Palu. Pada 28 September 2018 lalu, Palu, tepatnya   wilayah Donggala, telah terjadi gempa bumi berulang kali. Tercatat  gempa  paling besar berkekuatan 7,4 SR yang terjadi pada pukul 18.02  waktu  setempat.

Episentrum gempa berada di barat Kecamatan Sirenja, 26 km utara   Donggala dan 80 km barat laut Kota Palu dengan kedalaman 10 km. Gempa   ini memicu tsunami yang diikuti gelombang laut raksasa dengan ketinggian   1,5 meter hingga 3 meter di Kota Palu dan Donggala. Tiga hingga enam   menit kemudian, Kota Palu diterjang ombak setinggi 6 meter.

Gempa bumi terjadi lantaran adanya pergeseran sesar mendatar dari   sesar Palu-Koro yang membentang dari utara-barat laut ke   selatan-tenggara di sepanjang pegunungan Sulawesi Tengah. Peristiwa ini   menelan korban jiwa sebanyak 2.113. 1.309 orang dinyatakan hilang,   sementara 4.612 alami luka-luka.

6. Nias

Pada 28 Maret 2005 lalu, tepatnya pukul 23.09 WIB perairan Pulau   Nias, Sumatra Utara dan Pulau Simeuleu, Nanggroe Aceh Darussalam   diguncang gempa berkekuatan 8,2 SR. Berbeda dengan catatan seismik, yang   mencatat kekuatan gempa sebesar 8,7 SR.

Gempa yang memiliki kekuatan tinggi ini, dirasakan hingga wilayah   Padang, Jambi, Pekanbaru, Kuala Lumpur, Malaysia. Selain itu, getarannya   juga terasa hingga Bangkok, Thailand.

Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana   Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, gempa ini mengakibatkan lebih dari   1.000 orang meninggal dan sekitar 2.391 mengalami luka-luka.</description><content:encoded>JAKARTA - Ada 6 gempa bumi terdahsyat yang pernah terjadi di Indonesia. Gempa baru saja terjadi di Sukabumi dengan kekuatan magnitudo 5,5.

Gempa bumi dengan kekauatan lumayan besar memang beberapa kali terjadi di awal tahun 2022 ini. Gempa-gempa ini bahkan sampai terasa di ibu kota Jakarta.

Tetapi, berikut 6 gempa bumi paling dahsyat yang pernah terjadi di Indonesia.

BACA JUGA:BMKG: Indonesia Diguncang 5.818 Gempa dalam Satu Tahun


1. Aceh

Pada 26 Desember 2004 terjadi gempa bumi berkekuatan 9,1 Skala Richer di Dasar Samudera Hindia lepas pantai Sumatera. Gempa bumi terjadi di dasar bumi dengan kedalaman 30 km lempeng Hindia yang disubduksi oleh lempeng Burma.

Bahkan, gempa bumi sempat naik menjadi 9,3 Skala Richer hingga mengguncang Aceh dan wilayah Sumatera Utara. Gempa tersebut menimbulkan gelombang tsunami berketinggian 30 meter dengan kecepatan mencapai 100 meter/detik atau 360 km/jam.

BACA JUGA:Jakarta Diguncang Gempa, Pusatnya di Sukabumi


Gempa dahsyat ini menelan korban jiwa sebanyak 230.000 jiwa dan puluhan ribu bangunan hancur terhempas gelombang tsunami. Selain itu, gempa bumi dan gelombang tsunami juga mempengaruhi rotasi bumi, memperpendek durasi satu hari selama 2,68 mikrodetik, sedikit mengubah bentuk planet manusia, dan menggeser Kutub Utara beberapa sentimeter.

2. Yogyakarta

Pada 2006 silam, tepatnya 27 Mei pukul 05.55 WIB, gempa bumi mengguncang Yogyakarta dan wilayah Jawa Tengah. Gempa berkekuatan magnitudo 6,4 ini telah mengakibatkan 6.234 orang meninggal dunia. Menurut perhitungan Balai Survei Geologi Amerika Serikat (USGR), gempa yang menimpa wilayah Yogyakarta memiliki kedalaman hingga 7,5 km.

Sejumlah bangunan mulai dari pusat perbelanjaan, gelanggang olah raga, situs kuno, dan lokasi wisata yang ada di Yogyakarta mengalami kerusakan. Gempa ini tercatat sebagai gempa terparah di Indonesia. Hal ini diperkuat fakta letak Indonesia yang berada di antara tiga lempeng utama dunia, yaitu lempeng Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik.

3. Pangandaran

Wilayah pantai selatan Pulau Jawa mengalami gempa bumi yang disusul gelombang pasang pada 17 Juli 2006 silam.

Diduga gempa pertama terjadi pada pukul 15.11 WIB berkekuatan 6,8 SR.  Gempa berpusat di Samudra Hindia sekitar 360 kilometer dari selatan  Jakarta atau 100 km dari Kota Cilacap, Jawa Tengah. Kemudian, terjadi  gempa susulan berkekuatan 5,5 SR dan 6,1 SR. Gempa yang melanda wilayah  Pangandaran ini berkekuatan &amp;lsquo;moderate&amp;rsquo;.

Gempa ini harusnya tidak menimbulkan tsunami dengan ketinggian lebih  dari 5 meter. Tapi ternyata menimbulkan tsunami dengan ketinggian  mencapai 21 m. WHO pada saat itu menyatakan jumlah korban yang  ditimbulkan dari bencana ini adalah 668 orang tewas, 65 hilang,  sementara 9.299 orang mengalami luka-luka.

4. Padang

Sekitar 50 km dari lepas pantai barat laut Sumatera terjadi gempa  bumi, pada 30 September 2009 sore hari. Gempa terdeteksi berkekuatan 7,6  SR dengan kedalaman berkisar 87 km dari permukaan. Gempa ini  menyebabkan kerusakan di beberapa wilayah Sumatera Barat hingga wilayah  Jabodetabek, juga Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Pemerintah daerah Sumatera Barat mengungkapkan, akibat peristiwa itu  1.115 orang dinyatakan meninggal dunia, 2.329 alami luka-luka, 279.000  bangunan rusak, serta 1.250.000 warga di kawasan setempat turut  terdampak.

5. Donggala, Palu

Palu merupakan ibu kota Sulawesi Tengah yang terletak di kawasan   lembah Palu dan Teluk Palu. Pada 28 September 2018 lalu, Palu, tepatnya   wilayah Donggala, telah terjadi gempa bumi berulang kali. Tercatat  gempa  paling besar berkekuatan 7,4 SR yang terjadi pada pukul 18.02  waktu  setempat.

Episentrum gempa berada di barat Kecamatan Sirenja, 26 km utara   Donggala dan 80 km barat laut Kota Palu dengan kedalaman 10 km. Gempa   ini memicu tsunami yang diikuti gelombang laut raksasa dengan ketinggian   1,5 meter hingga 3 meter di Kota Palu dan Donggala. Tiga hingga enam   menit kemudian, Kota Palu diterjang ombak setinggi 6 meter.

Gempa bumi terjadi lantaran adanya pergeseran sesar mendatar dari   sesar Palu-Koro yang membentang dari utara-barat laut ke   selatan-tenggara di sepanjang pegunungan Sulawesi Tengah. Peristiwa ini   menelan korban jiwa sebanyak 2.113. 1.309 orang dinyatakan hilang,   sementara 4.612 alami luka-luka.

6. Nias

Pada 28 Maret 2005 lalu, tepatnya pukul 23.09 WIB perairan Pulau   Nias, Sumatra Utara dan Pulau Simeuleu, Nanggroe Aceh Darussalam   diguncang gempa berkekuatan 8,2 SR. Berbeda dengan catatan seismik, yang   mencatat kekuatan gempa sebesar 8,7 SR.

Gempa yang memiliki kekuatan tinggi ini, dirasakan hingga wilayah   Padang, Jambi, Pekanbaru, Kuala Lumpur, Malaysia. Selain itu, getarannya   juga terasa hingga Bangkok, Thailand.

Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana   Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, gempa ini mengakibatkan lebih dari   1.000 orang meninggal dan sekitar 2.391 mengalami luka-luka.</content:encoded></item></channel></rss>
