<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sumber Gempa Sukabumi Hari Ini Berdekatan dengan Gempa M7,3 Tahun 2009 Lalu</title><description>Daryono mengatakan bahwa gempa Sukabumi yang dirasakan hingga Jakarta pagi ini dipicu oleh deformasi intraslab lempeng Indo-Australia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/16/337/2562465/sumber-gempa-sukabumi-hari-ini-berdekatan-dengan-gempa-m7-3-tahun-2009-lalu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/16/337/2562465/sumber-gempa-sukabumi-hari-ini-berdekatan-dengan-gempa-m7-3-tahun-2009-lalu"/><item><title>Sumber Gempa Sukabumi Hari Ini Berdekatan dengan Gempa M7,3 Tahun 2009 Lalu</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/16/337/2562465/sumber-gempa-sukabumi-hari-ini-berdekatan-dengan-gempa-m7-3-tahun-2009-lalu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/16/337/2562465/sumber-gempa-sukabumi-hari-ini-berdekatan-dengan-gempa-m7-3-tahun-2009-lalu</guid><pubDate>Rabu 16 Maret 2022 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/16/337/2562465/sumber-gempa-sukabumi-hari-ini-berdekatan-dengan-gempa-m7-3-tahun-2009-lalu-k3KGL77DrN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/16/337/2562465/sumber-gempa-sukabumi-hari-ini-berdekatan-dengan-gempa-m7-3-tahun-2009-lalu-k3KGL77DrN.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono mengungkapkan gempa M5,5 dengan magnitudo update M5,3 di Sukabumi, Jawa Barat pukul 10.00 WIB hari ini berdekatan dengan sumber gempa M7,3 tahun 2009 lalu.

&amp;ldquo;Episenter gempa Jabar M5,2 tadi berdekatan dengan sumber Gempa Jabar Mag.7,3 pada 2 September 2009 yang menyebabkan 81 orang meninggal dunia,&amp;rdquo; kata Daryono dikutip dari laman media sosial resminya, Rabu (16/3/2022).

Sementara itu, Daryono mengatakan bahwa gempa Sukabumi yang dirasakan hingga Jakarta pagi ini dipicu oleh deformasi intraslab lempeng Indo-Australia. &amp;ldquo;Gempa Selatan Jabar M5,3 menurut saya dipicu deformasi intraslab Indo-Australia, tampaknya pada downdip megathrust.&amp;rdquo;

BACA JUGA:BMKG Sebut Sesar Aktif di Indonesia Sudah Sebabkan 46 Kali Gempa Mematikan


Hingga pukul 10.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock) pasca gempa M5,3 di selatan Jawa Barat.

&amp;ldquo;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa Gempa Selatan Jabar M5,3 ini tidak berpotensi tsunami, karena hiposenternya yang relatif &amp;ldquo;dalam&amp;rdquo; dengan magnitudo yang belum memenuhi ambang batas gempa pemicu tsunami,&amp;rdquo; kata Daryono.

Dari data BMKG, gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah  Pelabuhan Ratu dan Cianjur dengan skala intensitas IV MMI ( Bila pada  siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ).

Daerah  Garut, Pandeglang, Bayah dan Panimbang dengan skala  intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran  seakan akan truk berlalu ). Kemudian, daerah Lebak Selatan, Cilegon dan  Sukabumi dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata  dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).

Sementara itu, daerah Jakarta, Banjar, Bandung Barat, Purwakarta,  Tangerang Selatan, Bandung, Bekasi, Depok dan Serang dengan skala  intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda  ringan yang digantung bergoyang ).</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono mengungkapkan gempa M5,5 dengan magnitudo update M5,3 di Sukabumi, Jawa Barat pukul 10.00 WIB hari ini berdekatan dengan sumber gempa M7,3 tahun 2009 lalu.

&amp;ldquo;Episenter gempa Jabar M5,2 tadi berdekatan dengan sumber Gempa Jabar Mag.7,3 pada 2 September 2009 yang menyebabkan 81 orang meninggal dunia,&amp;rdquo; kata Daryono dikutip dari laman media sosial resminya, Rabu (16/3/2022).

Sementara itu, Daryono mengatakan bahwa gempa Sukabumi yang dirasakan hingga Jakarta pagi ini dipicu oleh deformasi intraslab lempeng Indo-Australia. &amp;ldquo;Gempa Selatan Jabar M5,3 menurut saya dipicu deformasi intraslab Indo-Australia, tampaknya pada downdip megathrust.&amp;rdquo;

BACA JUGA:BMKG Sebut Sesar Aktif di Indonesia Sudah Sebabkan 46 Kali Gempa Mematikan


Hingga pukul 10.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock) pasca gempa M5,3 di selatan Jawa Barat.

&amp;ldquo;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa Gempa Selatan Jabar M5,3 ini tidak berpotensi tsunami, karena hiposenternya yang relatif &amp;ldquo;dalam&amp;rdquo; dengan magnitudo yang belum memenuhi ambang batas gempa pemicu tsunami,&amp;rdquo; kata Daryono.

Dari data BMKG, gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah  Pelabuhan Ratu dan Cianjur dengan skala intensitas IV MMI ( Bila pada  siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ).

Daerah  Garut, Pandeglang, Bayah dan Panimbang dengan skala  intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran  seakan akan truk berlalu ). Kemudian, daerah Lebak Selatan, Cilegon dan  Sukabumi dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata  dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).

Sementara itu, daerah Jakarta, Banjar, Bandung Barat, Purwakarta,  Tangerang Selatan, Bandung, Bekasi, Depok dan Serang dengan skala  intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda  ringan yang digantung bergoyang ).</content:encoded></item></channel></rss>
