<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bentrokan Berdarah di Palmerah, Satu Orang Tewas Mengenaskan Disabet Celurit</title><description>Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap kelima orang terduga pelaku.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/16/338/2562807/bentrokan-berdarah-di-palmerah-satu-orang-tewas-mengenaskan-disabet-celurit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/16/338/2562807/bentrokan-berdarah-di-palmerah-satu-orang-tewas-mengenaskan-disabet-celurit"/><item><title>Bentrokan Berdarah di Palmerah, Satu Orang Tewas Mengenaskan Disabet Celurit</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/16/338/2562807/bentrokan-berdarah-di-palmerah-satu-orang-tewas-mengenaskan-disabet-celurit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/16/338/2562807/bentrokan-berdarah-di-palmerah-satu-orang-tewas-mengenaskan-disabet-celurit</guid><pubDate>Rabu 16 Maret 2022 19:34 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/16/338/2562807/bentrokan-berdarah-di-palmerah-satu-orang-tewas-mengenaskan-disabet-celurit-NlRMdbzVra.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi korban bentrokan: Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/16/338/2562807/bentrokan-berdarah-di-palmerah-satu-orang-tewas-mengenaskan-disabet-celurit-NlRMdbzVra.jpg</image><title>ilustrasi korban bentrokan: Ist</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bentrokan berdarah kembali terjadi di Jalan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Dalam peristiwa itu, satu orang remaja berinisal RY tewas dengan luka sabetan celurit pada bagian dada.
&amp;nbsp;(Baca juga: Bentrok Maut PSHT dan Pagar Nusa Pecah, Satu Pendekar Silat Tewas Mengenaskan)
Warga di sekitar lokasi Mulyadi (59) mengatakan aksi tawuran antar kelompok itu terjadi pada Selasa (15/3/2022) pukul 02.30 WIB. Ia melihat korban sudah tewas tergeletak.

&quot;Saat itu sudah ada yang tergeletak, si korban,&quot; ujarnya saat ditemui, Rabu (16/3/2022).

Menurut Mulyadi, bentrok warga tersebut memang kerap terjadi di wilayah Kota Bambu Utara. Mulyadi menyebut, kedua kelompok yang terlibat sudah saling kenal.

&quot;Mereka saling kenal. Cuma ada yang bilang kalo enggga ikut lu banci lu, gitu. Tapi itukan udah membahayakan. Terjadilah kejadian itu (tawuran),&quot; jelasnya.

Saat itu, kata dia, kedua kelompok tersebut tampak membawa sajam saat tawuran. Ia mengatakan, rata-rata remaja yang terlibat berkisar usia 17-20 tahun.


&quot;Saya ngeliat sekali. Korban kena saberan celurit. Saya ngeliat emang menyaksikan korban tergeletak, kebetulan kalau engga salah beberapa orang diamankan di Polsek Palmerah,&quot; tuturnya.


Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Barat Iptu Rizky Ari membenarkan adanya peristiwa itu. Pihaknya juga telah mengamankan sebanyak lima orang yang diduga terlibat.

&quot;Yang diamankan lima orang, tapi pelaku yang ngeberi korban cuma tiga orang,&quot; ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurut Rizky, dua orang yang diamankan usai tawuran tersebut diduga hanya ikut-ikutan. Dalam peristiwa tawuran itu, satu orang warga meninggal dunia ditempat usai mengalami luka akibat sabetan celurit pada bagian dada. &quot;Korban RY luka di bagian dada,&quot; pungkasnya.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap kelima orang terduga pelaku.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bentrokan berdarah kembali terjadi di Jalan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Dalam peristiwa itu, satu orang remaja berinisal RY tewas dengan luka sabetan celurit pada bagian dada.
&amp;nbsp;(Baca juga: Bentrok Maut PSHT dan Pagar Nusa Pecah, Satu Pendekar Silat Tewas Mengenaskan)
Warga di sekitar lokasi Mulyadi (59) mengatakan aksi tawuran antar kelompok itu terjadi pada Selasa (15/3/2022) pukul 02.30 WIB. Ia melihat korban sudah tewas tergeletak.

&quot;Saat itu sudah ada yang tergeletak, si korban,&quot; ujarnya saat ditemui, Rabu (16/3/2022).

Menurut Mulyadi, bentrok warga tersebut memang kerap terjadi di wilayah Kota Bambu Utara. Mulyadi menyebut, kedua kelompok yang terlibat sudah saling kenal.

&quot;Mereka saling kenal. Cuma ada yang bilang kalo enggga ikut lu banci lu, gitu. Tapi itukan udah membahayakan. Terjadilah kejadian itu (tawuran),&quot; jelasnya.

Saat itu, kata dia, kedua kelompok tersebut tampak membawa sajam saat tawuran. Ia mengatakan, rata-rata remaja yang terlibat berkisar usia 17-20 tahun.


&quot;Saya ngeliat sekali. Korban kena saberan celurit. Saya ngeliat emang menyaksikan korban tergeletak, kebetulan kalau engga salah beberapa orang diamankan di Polsek Palmerah,&quot; tuturnya.


Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Barat Iptu Rizky Ari membenarkan adanya peristiwa itu. Pihaknya juga telah mengamankan sebanyak lima orang yang diduga terlibat.

&quot;Yang diamankan lima orang, tapi pelaku yang ngeberi korban cuma tiga orang,&quot; ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurut Rizky, dua orang yang diamankan usai tawuran tersebut diduga hanya ikut-ikutan. Dalam peristiwa tawuran itu, satu orang warga meninggal dunia ditempat usai mengalami luka akibat sabetan celurit pada bagian dada. &quot;Korban RY luka di bagian dada,&quot; pungkasnya.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap kelima orang terduga pelaku.

</content:encoded></item></channel></rss>
