<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rusia Serang Ukraina, Nama Putin Dihapus dari Monumen Peringatan 9/11</title><description>Monumen itu merupakan hadiah dari rakyat Rusia untuk memperingati serangan 11 September 2001.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/17/18/2563082/rusia-serang-ukraina-nama-putin-dihapus-dari-monumen-peringatan-9-11</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/17/18/2563082/rusia-serang-ukraina-nama-putin-dihapus-dari-monumen-peringatan-9-11"/><item><title>Rusia Serang Ukraina, Nama Putin Dihapus dari Monumen Peringatan 9/11</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/17/18/2563082/rusia-serang-ukraina-nama-putin-dihapus-dari-monumen-peringatan-9-11</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/17/18/2563082/rusia-serang-ukraina-nama-putin-dihapus-dari-monumen-peringatan-9-11</guid><pubDate>Kamis 17 Maret 2022 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/17/18/2563082/rusia-serang-ukraina-nama-putin-dihapus-dari-monumen-peringatan-9-11-mujKdgtT4t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Rusia Vladimir Putin bersama Walikota Bayonne saat itu Joseph Doria di depan monumen peringatan 9/11 di Bayonne, New Jersey, Amerika Serikat, 15 September 2005. (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/17/18/2563082/rusia-serang-ukraina-nama-putin-dihapus-dari-monumen-peringatan-9-11-mujKdgtT4t.jpg</image><title>Presiden Rusia Vladimir Putin bersama Walikota Bayonne saat itu Joseph Doria di depan monumen peringatan 9/11 di Bayonne, New Jersey, Amerika Serikat, 15 September 2005. (Foto: AP)</title></images><description>NEW YORK &amp;ndash; Kota di Amerika Serikat (AS) telah menghapus nama Presiden Rusia Vladimir Putin dari monumen peringatan 9/11 yang diberikan Rusia kepada rakyat Amerika pada 2005. Penghapusan nama Putin itu terkait dengan aksi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Biden Sebut Putin Penjahat Perang, Rusia: Retorika yang Tak Termaafkan dan Tidak Dapat Diterima
Teardrop Memorial &amp;ndash; yang secara resmi diberi nama 'Untuk Perjuangan Melawan Terorisme Dunia' &amp;ndash; diberikan kepada Amerika Serikat pada 2005 sebagai hadiah dari rakyat Rusia untuk memperingati serangan teroris 11 September 2001. Monumen itu ditempatkan di Kota Bayonne, New Jersey setelah Jersey City menolaknya.
Putin menghadiri upacara pembukaan peringatan itu dan sebuah plakat menampilkan nama presiden Rusia selama hampir dua dekade sebelum ditutupi setelah konflik Rusia dengan Ukraina bulan lalu, demikian diwartakan RT.
Menurut laporan lokal, nama Putin ditutup dengan selotip sebelum &quot;papan akrilik yang lebih permanen&quot; digunakan pada&amp;nbsp; Senin (14/3/2022) untuk menyensor namanya dari plakat.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Senat AS Sahkan Resolusi Kutuk Putin Sebagai Penjahat Perang
Tom Cotter, Direktur Departemen Pekerjaan Umum Bayonne mengatakan bahwa disayangkan ada nama Putin di monumen tersebut. Dia menyamakan &quot;apa yang terjadi di Ukraina sekarang&quot; dengan &quot;suatu bentuk terorisme&quot;.
&amp;ldquo;Tapi saya tidak ingin ini menjadi milik Putin. Saya masih ingin ini menjadi monumen 9/11,&amp;rdquo; katanya.Wali Kota Jimmy Davis menolak memindahkan monumen peringatan itu dan bersumpah bahwa meskipun ada modifikasi, &quot;monumen ini tidak akan kemana-mana&quot;.



&quot;Saya tidak pernah ingin mendengar seseorang mengatakan bahwa monumen ini harus dirobohkan, karena mereka harus melalui saya untuk merobohkan monumen ini,&quot; kata Davis.
Ini bukan pertama kalinya tugu peringatan itu menuai kontroversi. Pada tahun-tahun sebelumnya, para kritikus memprotes monumen tersebut karena diduga memiliki kemiripan yang samar dengan alat kelamin perempuan.</description><content:encoded>NEW YORK &amp;ndash; Kota di Amerika Serikat (AS) telah menghapus nama Presiden Rusia Vladimir Putin dari monumen peringatan 9/11 yang diberikan Rusia kepada rakyat Amerika pada 2005. Penghapusan nama Putin itu terkait dengan aksi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Biden Sebut Putin Penjahat Perang, Rusia: Retorika yang Tak Termaafkan dan Tidak Dapat Diterima
Teardrop Memorial &amp;ndash; yang secara resmi diberi nama 'Untuk Perjuangan Melawan Terorisme Dunia' &amp;ndash; diberikan kepada Amerika Serikat pada 2005 sebagai hadiah dari rakyat Rusia untuk memperingati serangan teroris 11 September 2001. Monumen itu ditempatkan di Kota Bayonne, New Jersey setelah Jersey City menolaknya.
Putin menghadiri upacara pembukaan peringatan itu dan sebuah plakat menampilkan nama presiden Rusia selama hampir dua dekade sebelum ditutupi setelah konflik Rusia dengan Ukraina bulan lalu, demikian diwartakan RT.
Menurut laporan lokal, nama Putin ditutup dengan selotip sebelum &quot;papan akrilik yang lebih permanen&quot; digunakan pada&amp;nbsp; Senin (14/3/2022) untuk menyensor namanya dari plakat.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Senat AS Sahkan Resolusi Kutuk Putin Sebagai Penjahat Perang
Tom Cotter, Direktur Departemen Pekerjaan Umum Bayonne mengatakan bahwa disayangkan ada nama Putin di monumen tersebut. Dia menyamakan &quot;apa yang terjadi di Ukraina sekarang&quot; dengan &quot;suatu bentuk terorisme&quot;.
&amp;ldquo;Tapi saya tidak ingin ini menjadi milik Putin. Saya masih ingin ini menjadi monumen 9/11,&amp;rdquo; katanya.Wali Kota Jimmy Davis menolak memindahkan monumen peringatan itu dan bersumpah bahwa meskipun ada modifikasi, &quot;monumen ini tidak akan kemana-mana&quot;.



&quot;Saya tidak pernah ingin mendengar seseorang mengatakan bahwa monumen ini harus dirobohkan, karena mereka harus melalui saya untuk merobohkan monumen ini,&quot; kata Davis.
Ini bukan pertama kalinya tugu peringatan itu menuai kontroversi. Pada tahun-tahun sebelumnya, para kritikus memprotes monumen tersebut karena diduga memiliki kemiripan yang samar dengan alat kelamin perempuan.</content:encoded></item></channel></rss>
