<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beri Peringatan Keras, Putin: Pengkhianat dan 'Bajingan' Pro Barat Akan Dimuntahkan Seperti Hama </title><description>Peringatan ini diberikan di saat semakin banyak pihak di Rusia yang menentang aksi militer ke Ukraina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/17/18/2563129/beri-peringatan-keras-putin-pengkhianat-dan-bajingan-pro-barat-akan-dimuntahkan-seperti-hama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/17/18/2563129/beri-peringatan-keras-putin-pengkhianat-dan-bajingan-pro-barat-akan-dimuntahkan-seperti-hama"/><item><title>Beri Peringatan Keras, Putin: Pengkhianat dan 'Bajingan' Pro Barat Akan Dimuntahkan Seperti Hama </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/17/18/2563129/beri-peringatan-keras-putin-pengkhianat-dan-bajingan-pro-barat-akan-dimuntahkan-seperti-hama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/17/18/2563129/beri-peringatan-keras-putin-pengkhianat-dan-bajingan-pro-barat-akan-dimuntahkan-seperti-hama</guid><pubDate>Kamis 17 Maret 2022 11:49 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/17/18/2563129/beri-peringatan-keras-putin-pengkhianat-dan-bajingan-pro-barat-akan-dimuntahkan-seperti-hama-p3kEZYgtub.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Rusia Vladimir Putin saat bertemu dengan Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko di Moskow, 11 Maret 2022. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/17/18/2563129/beri-peringatan-keras-putin-pengkhianat-dan-bajingan-pro-barat-akan-dimuntahkan-seperti-hama-p3kEZYgtub.jpg</image><title>Presiden Rusia Vladimir Putin saat bertemu dengan Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko di Moskow, 11 Maret 2022. (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON - Presiden Vladimir Putin pada Rabu (16/3/2022) menyampaikan peringatan keras kepada orang-orang yang dia anggap sebagai &quot;pengkhianat&quot; Rusia, mengatakan bahwa Barat menggunakan para pengkhianat tersebut untuk menghancurkan negara itu. Peringatan itu disampaikan di saat aksi militer Rusia yang berlangsung di Ukraina memasuki pekan ketiga.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Putin Berikan Amnesti kepada Dua Perempuan Pengkhianat Negara
Pemimpin Rusia itu menyerang orang-orang Rusia yang dia sebut &amp;ldquo;lebih cocok secara mental&amp;rdquo; dengan Barat dibandingkan Rusia. Putin mengatakan bahwa rakyat Rusia akan dapat dengan mudah membedakan antara pengkhianat dengan patriot.
&quot;Tentu saja mereka (Barat) akan mencoba bertaruh pada apa yang disebut &amp;lsquo;kolom kelima&amp;rsquo;, pada pengkhianat - pada mereka yang mendapatkan uang mereka di sini, tetapi tinggal di sana. Hidup, bukan dalam arti geografis, tetapi dalam arti mereka pikiran, pemikiran budak mereka,&quot; kata Putin kepada para menteri pemerintah sebagaimana dilansir Reuters.
&quot;Setiap orang, dan terutama orang Rusia, akan selalu dapat membedakan patriot sejati dari bajingan dan pengkhianat, dan hanya memuntahkannya seperti hama yang secara tidak sengaja terbang ke mulut mereka.&quot;
Nada bicara itu dinilai keras, bahkan untuk Putin, yang telah bertahun-tahun menindak oposisi domestiknya dan menyampaikan kecaman keras terhadap Barat.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Snowden Klaim AS Sengaja Menjebaknya di Rusia
Putin mengatakan Barat berusaha memecah belah Rusia dan memprovokasi konfrontasi sipil dengan bantuan &quot;kolom kelima&quot;.
&quot;Dan ada satu tujuan, penghancuran Rusia,&quot; katanya, seraya menambahkan bahwa Rusia akan menolak upaya semacam itu.
&quot;Saya yakin bahwa pembersihan diri masyarakat yang alami dan perlu ini hanya akan memperkuat negara kita, solidaritas, kohesi, dan kesiapan kita untuk menghadapi tantangan apa pun.&quot;
Sejak invasi 24 Februari ke Ukraina, penindakan terhadap perbedaan pendapat di Rusia menjadi semakin keras.Sebuah undang-undang yang disahkan pada 4 Maret membuat tindakan publik yang bertujuan &quot;mendiskreditkan&quot; tentara Rusia menjadi ilegal, dan melarang penyebaran berita palsu, atau &quot;penyebaran publik atas informasi palsu yang sengaja dibuat tentang penggunaan Angkatan Bersenjata Federasi Rusia&quot;.
Ribuan orang telah ditahan saat memprotes perang, yang disebut Rusia sebagai operasi militer khusus untuk mendemiliterisasi dan &quot;mendenazifikasi&quot; Ukraina.
Beberapa organisasi media independen terkemuka telah menangguhkan operasi mereka di Rusia.
Komite Investigasi Rusia pada Rabu mengatakan bahwa negara telah membuka setidaknya tiga kasus kriminal terhadap orang-orang karena menyebarkan apa yang disebutnya berita palsu tentang tentara Rusia di Instagram dan media sosial lainnya.
</description><content:encoded>LONDON - Presiden Vladimir Putin pada Rabu (16/3/2022) menyampaikan peringatan keras kepada orang-orang yang dia anggap sebagai &quot;pengkhianat&quot; Rusia, mengatakan bahwa Barat menggunakan para pengkhianat tersebut untuk menghancurkan negara itu. Peringatan itu disampaikan di saat aksi militer Rusia yang berlangsung di Ukraina memasuki pekan ketiga.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Putin Berikan Amnesti kepada Dua Perempuan Pengkhianat Negara
Pemimpin Rusia itu menyerang orang-orang Rusia yang dia sebut &amp;ldquo;lebih cocok secara mental&amp;rdquo; dengan Barat dibandingkan Rusia. Putin mengatakan bahwa rakyat Rusia akan dapat dengan mudah membedakan antara pengkhianat dengan patriot.
&quot;Tentu saja mereka (Barat) akan mencoba bertaruh pada apa yang disebut &amp;lsquo;kolom kelima&amp;rsquo;, pada pengkhianat - pada mereka yang mendapatkan uang mereka di sini, tetapi tinggal di sana. Hidup, bukan dalam arti geografis, tetapi dalam arti mereka pikiran, pemikiran budak mereka,&quot; kata Putin kepada para menteri pemerintah sebagaimana dilansir Reuters.
&quot;Setiap orang, dan terutama orang Rusia, akan selalu dapat membedakan patriot sejati dari bajingan dan pengkhianat, dan hanya memuntahkannya seperti hama yang secara tidak sengaja terbang ke mulut mereka.&quot;
Nada bicara itu dinilai keras, bahkan untuk Putin, yang telah bertahun-tahun menindak oposisi domestiknya dan menyampaikan kecaman keras terhadap Barat.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Snowden Klaim AS Sengaja Menjebaknya di Rusia
Putin mengatakan Barat berusaha memecah belah Rusia dan memprovokasi konfrontasi sipil dengan bantuan &quot;kolom kelima&quot;.
&quot;Dan ada satu tujuan, penghancuran Rusia,&quot; katanya, seraya menambahkan bahwa Rusia akan menolak upaya semacam itu.
&quot;Saya yakin bahwa pembersihan diri masyarakat yang alami dan perlu ini hanya akan memperkuat negara kita, solidaritas, kohesi, dan kesiapan kita untuk menghadapi tantangan apa pun.&quot;
Sejak invasi 24 Februari ke Ukraina, penindakan terhadap perbedaan pendapat di Rusia menjadi semakin keras.Sebuah undang-undang yang disahkan pada 4 Maret membuat tindakan publik yang bertujuan &quot;mendiskreditkan&quot; tentara Rusia menjadi ilegal, dan melarang penyebaran berita palsu, atau &quot;penyebaran publik atas informasi palsu yang sengaja dibuat tentang penggunaan Angkatan Bersenjata Federasi Rusia&quot;.
Ribuan orang telah ditahan saat memprotes perang, yang disebut Rusia sebagai operasi militer khusus untuk mendemiliterisasi dan &quot;mendenazifikasi&quot; Ukraina.
Beberapa organisasi media independen terkemuka telah menangguhkan operasi mereka di Rusia.
Komite Investigasi Rusia pada Rabu mengatakan bahwa negara telah membuka setidaknya tiga kasus kriminal terhadap orang-orang karena menyebarkan apa yang disebutnya berita palsu tentang tentara Rusia di Instagram dan media sosial lainnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
