<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dokter Sunardi Ditembak Mati, Ketua Komisi III DPR: Tindakan Densus 88 Sesuai Prosedur</title><description>Komisi III DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Mapolres Sukoharjo terkait penindakan terhadap tersangka teroris, dokter Sunardi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/17/337/2563391/dokter-sunardi-ditembak-mati-ketua-komisi-iii-dpr-tindakan-densus-88-sesuai-prosedur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/17/337/2563391/dokter-sunardi-ditembak-mati-ketua-komisi-iii-dpr-tindakan-densus-88-sesuai-prosedur"/><item><title>Dokter Sunardi Ditembak Mati, Ketua Komisi III DPR: Tindakan Densus 88 Sesuai Prosedur</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/17/337/2563391/dokter-sunardi-ditembak-mati-ketua-komisi-iii-dpr-tindakan-densus-88-sesuai-prosedur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/17/337/2563391/dokter-sunardi-ditembak-mati-ketua-komisi-iii-dpr-tindakan-densus-88-sesuai-prosedur</guid><pubDate>Kamis 17 Maret 2022 17:15 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/17/337/2563391/dokter-sunardi-ditembak-mati-ketua-komisi-iii-dpr-tindakan-densus-88-sesuai-prosedur-XMD8t2OZBF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto (Foto: Dok ) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/17/337/2563391/dokter-sunardi-ditembak-mati-ketua-komisi-iii-dpr-tindakan-densus-88-sesuai-prosedur-XMD8t2OZBF.jpg</image><title>Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto (Foto: Dok ) </title></images><description>JAKARTA - Komisi III DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Mapolres Sukoharjo terkait penindakan terhadap tersangka teroris, dokter Sunardi. Kedatangan Komisi III disambut Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi dan para pejabat utama dan sejumlah Kapolres.

Komisi III menggelar pertemuan tertutup dengan Kadensus 88 / AT dan para pejabat Polda, Kamis (17/3/2022). Pada konferensi pers, Ketua Komisi III, Bambang Wuryanto menyatakan, kunjungan spesifik di Sukoharjo merupakan langkah untuk membahas penanggulangan virus atau isu terorisme.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dikaitkan dengan Kelompok Teroris HASI dan Dokter Sunardi, Pernyataan Fadli Zon Mengejutkan
Menurutnya, terorisme merupakan hal yang sangat berbahaya bagi Negara. &quot;Hasil pembahasan hari ini dibahas lagi pada rapat kerja Komisi III hari Senin (21/3/2022), bersama oleh Densus 88 dan BNPT,&quot; katanya.

Menurut politisi senior PDIP itu, penanganan yang dilakukan oleh Densus 88 terhadap dokter Sunardi sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018.

Dalam penanganan yang mengakibatkan meninggalnya dokter Sunardi, kata Bambang, prosedur yang dilakukan Densus 88 sudah benar. Petugas Densus menerapkan protap dengan menggunakan pengaman berupa rompi polisi sejak awal proses penangkapan yang dilanjutkan berbagai urutan prosedur selanjutnya.

&quot;Semua sudah sesuai prosedur. Kemudian, terjadi accident, karena harusnya tidak seperti itu. Hal tersebut terjadi karena (dr Sunardi) tidak mau diberhentikan,&quot; ujar Ketua Komisi III.
Baca Juga:&amp;nbsp;Densus 88 Lepaskan 9 Tembakan untuk Hentikan Dokter Sunardi

Ditambahkan, dalam pertemuan yang diselenggarakan tertutup itu, keterlibatan Sunardi dalam jaringan terorisme terbukti dengan jelas.

&quot;Kalau Sunardi sebagai orang yang terlibat dalam jaringan terorisme, tadi clear sudah terbukti,&quot; lanjutnya.

Bambang melanjutkan, Komisi III menyayangkan accident yang mengakibatkan dokter Sunardi meninggal dan untuk itu pihaknya mengucapkan duka cita kepada keluarga.

&quot;Semua bukan kesalahan prosedur tetapi kemudian terjadi accident akibat yang bersangkutan (dokter Sunardi) tidak mau diberhentikan,&quot; katanya.

Sementara itu anggota komisi III Eva Yuliana menyampaikan respeknya atas keterbukaan informasi yang diberikan densus 88 dan Polri terkait penanganan tersangka teroris dokter Sunardi.

&quot;Kita melihat dalam proses pasca kejadian kemarin, Densus proaktif memberikan keterangan pada Kompolnas dan Komnas HAM,&quot; tandas politisi Partai Nasdem ini.

&quot;Semua (hasil rapat) ini akan ditindaklanjuti dalam rapat dengar pendapat densus 88 dan BNPT nanti. Diharapkan nanti kita bisa mendapat hasil yang lebih kongkrit dan lebih komprehensif dalam menjalankan UU Terorisme yang sudah disahkan beberapa waktu lalu. Ini untuk meningkatkan kinerja para anggota (Densus 88) dalam melakukan proses penindakan,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi III DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Mapolres Sukoharjo terkait penindakan terhadap tersangka teroris, dokter Sunardi. Kedatangan Komisi III disambut Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi dan para pejabat utama dan sejumlah Kapolres.

Komisi III menggelar pertemuan tertutup dengan Kadensus 88 / AT dan para pejabat Polda, Kamis (17/3/2022). Pada konferensi pers, Ketua Komisi III, Bambang Wuryanto menyatakan, kunjungan spesifik di Sukoharjo merupakan langkah untuk membahas penanggulangan virus atau isu terorisme.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dikaitkan dengan Kelompok Teroris HASI dan Dokter Sunardi, Pernyataan Fadli Zon Mengejutkan
Menurutnya, terorisme merupakan hal yang sangat berbahaya bagi Negara. &quot;Hasil pembahasan hari ini dibahas lagi pada rapat kerja Komisi III hari Senin (21/3/2022), bersama oleh Densus 88 dan BNPT,&quot; katanya.

Menurut politisi senior PDIP itu, penanganan yang dilakukan oleh Densus 88 terhadap dokter Sunardi sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018.

Dalam penanganan yang mengakibatkan meninggalnya dokter Sunardi, kata Bambang, prosedur yang dilakukan Densus 88 sudah benar. Petugas Densus menerapkan protap dengan menggunakan pengaman berupa rompi polisi sejak awal proses penangkapan yang dilanjutkan berbagai urutan prosedur selanjutnya.

&quot;Semua sudah sesuai prosedur. Kemudian, terjadi accident, karena harusnya tidak seperti itu. Hal tersebut terjadi karena (dr Sunardi) tidak mau diberhentikan,&quot; ujar Ketua Komisi III.
Baca Juga:&amp;nbsp;Densus 88 Lepaskan 9 Tembakan untuk Hentikan Dokter Sunardi

Ditambahkan, dalam pertemuan yang diselenggarakan tertutup itu, keterlibatan Sunardi dalam jaringan terorisme terbukti dengan jelas.

&quot;Kalau Sunardi sebagai orang yang terlibat dalam jaringan terorisme, tadi clear sudah terbukti,&quot; lanjutnya.

Bambang melanjutkan, Komisi III menyayangkan accident yang mengakibatkan dokter Sunardi meninggal dan untuk itu pihaknya mengucapkan duka cita kepada keluarga.

&quot;Semua bukan kesalahan prosedur tetapi kemudian terjadi accident akibat yang bersangkutan (dokter Sunardi) tidak mau diberhentikan,&quot; katanya.

Sementara itu anggota komisi III Eva Yuliana menyampaikan respeknya atas keterbukaan informasi yang diberikan densus 88 dan Polri terkait penanganan tersangka teroris dokter Sunardi.

&quot;Kita melihat dalam proses pasca kejadian kemarin, Densus proaktif memberikan keterangan pada Kompolnas dan Komnas HAM,&quot; tandas politisi Partai Nasdem ini.

&quot;Semua (hasil rapat) ini akan ditindaklanjuti dalam rapat dengar pendapat densus 88 dan BNPT nanti. Diharapkan nanti kita bisa mendapat hasil yang lebih kongkrit dan lebih komprehensif dalam menjalankan UU Terorisme yang sudah disahkan beberapa waktu lalu. Ini untuk meningkatkan kinerja para anggota (Densus 88) dalam melakukan proses penindakan,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
