<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Tega Lihat Pelaku, Atlet Paralayang Majalengka Cabut Laporan Begal Pantat</title><description>Korban yang juga pelapor mencabut laporannya, padahal pelakunya sudah tertangkap.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/17/337/2563532/tak-tega-lihat-pelaku-atlet-paralayang-majalengka-cabut-laporan-begal-pantat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/17/337/2563532/tak-tega-lihat-pelaku-atlet-paralayang-majalengka-cabut-laporan-begal-pantat"/><item><title>Tak Tega Lihat Pelaku, Atlet Paralayang Majalengka Cabut Laporan Begal Pantat</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/17/337/2563532/tak-tega-lihat-pelaku-atlet-paralayang-majalengka-cabut-laporan-begal-pantat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/17/337/2563532/tak-tega-lihat-pelaku-atlet-paralayang-majalengka-cabut-laporan-begal-pantat</guid><pubDate>Kamis 17 Maret 2022 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Inin Nastain</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/17/337/2563532/tak-tega-lihat-pelaku-atlet-paralayang-majalengka-cabut-laporan-begal-pantat-rPenhHQfKw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku begal pantat terhadap atlet paralayang di Majalengka (Foto: Inin Nastain)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/17/337/2563532/tak-tega-lihat-pelaku-atlet-paralayang-majalengka-cabut-laporan-begal-pantat-rPenhHQfKw.jpg</image><title>Pelaku begal pantat terhadap atlet paralayang di Majalengka (Foto: Inin Nastain)</title></images><description>MAJALENGKA - Polisi menangkap pelaku kasus begal pantat yang dialami Atlet Paralayang asal Majalengka, Disha Fajar Praharini, Senin 14 Maret 2022 kemarin. Namun, korban yang juga pelapor mencabut laporannya, padahal pelakunya sudah tertangkap.
Pencabutan laporan kasus pelecehan seksual itu, disampaikan Disha di status Instagramnya, Kamis (17/3/2022) ini. Dalam statusnya, Dhisa memutuskan untuk tidak melanjutkan perkara tersebut.
&amp;ldquo;Hallo semuanya, aku cuman mau ngabarin sama kalian kalau aku udah mencabut laporan aku di Polres mengenai kejadian kemaren. Dan alhamdulillahnya dia juga udah minta maaf secara langsung sama aku,&amp;rdquo; tulis Disha.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pelaku Begal Pantat Ditangkap, Atlet Paralayang: Semoga Jera!
Dhisa mengaku, dirinya sebenarnya tidak bermaksud membawa pelaku itu ke dalam penjara. Laporan sendiri dibuat agar menjadi efek jera bagi pelaku, yang sempat membuatnya trauma.

&amp;ldquo;Aku cuman pengen ngasih efek jera aja sama pelaku dan sanksi sosial sama dia. Walaupun si pelaku gak ke ekspose, tapi aku, korbannya, muka dan nama lengkap aku ke ekspose ke mana mana karena aku update di sosmed. Ya udahlah ya, aku nerima dengan ikhlas,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;ldquo;Mungkin dengan kemaren udah mesantren di sel dari hari Senin udah cukup kali yah buat dia mikir lain kali kalau mau iseng jangan kaya gitu. Kan malah jadi iseng iseng berhadiah,&amp;rdquo; lanjut dia.

Disha mengaku, meskipun geram, tetapi begitu bertemu langsung dengan pelaku, mengaku merasa iba. Sebagai manusia, jelas dia, Disha mengaku tidak tega dengan konsekuensi yang harus dihadapi pelaku, setelah ditangkap petugas kepolisian.

&amp;ldquo;Jujur pas liat mukanya aku gak tega, ya aku tau dia salah. Tapi aku jadi ngebayangin kalau si pelaku itu sodara, adik aku. Mungkin, misalnya marahin dia pasti, tapi selain marah ya aku juga pasti sedih. Mikirin gimana kondisi mentalnya dia, downnya dia,&amp;rdquo; kata Disha.
&amp;nbsp;Baca Juga:&amp;nbsp;Pelaku Begal Pantat terhadap Atlet Paralayang di Majalengka Ditangkap

&quot;Karena aku pernah berada di titik terendah yang sampe down banget. Dan tiap inget kejadian itu aku selalu pengen nangis. Masalah begal pantat ini mah gak ada apa-apanya dibandingin masalah yang kemaren,&amp;rdquo; lanjut atlet yang memperkuat kontingen Jabar pada PON Papua lalu itu.

&amp;ldquo;Setomboy tornboynya cewe, tapi ttp aja kalau mikir mah apa apa pake hati, gak pake logika. Semoga dengan kejadian ini gak ada lagi korban dan gak ada lagi yang &quot;iseng&quot;. Kalaupun mau &quot;iseng&quot; jadi pada mikir 2x ya, siapa tau korban selanjutnya gak kaya aku yang nyabut Iaporannya dan malah pengen terus lanjut sampe pelakunya dipenjara,&amp;rdquo; tambah dia.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Febry H. Samosir, membenarkan bahwa korban begal pantat telah mencabut laporannya. &amp;ldquo;Iya dicabut. (Tersangka) Sudah (dipulangkan),&amp;rdquo; kata Kasat dalam pesan singkat.</description><content:encoded>MAJALENGKA - Polisi menangkap pelaku kasus begal pantat yang dialami Atlet Paralayang asal Majalengka, Disha Fajar Praharini, Senin 14 Maret 2022 kemarin. Namun, korban yang juga pelapor mencabut laporannya, padahal pelakunya sudah tertangkap.
Pencabutan laporan kasus pelecehan seksual itu, disampaikan Disha di status Instagramnya, Kamis (17/3/2022) ini. Dalam statusnya, Dhisa memutuskan untuk tidak melanjutkan perkara tersebut.
&amp;ldquo;Hallo semuanya, aku cuman mau ngabarin sama kalian kalau aku udah mencabut laporan aku di Polres mengenai kejadian kemaren. Dan alhamdulillahnya dia juga udah minta maaf secara langsung sama aku,&amp;rdquo; tulis Disha.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pelaku Begal Pantat Ditangkap, Atlet Paralayang: Semoga Jera!
Dhisa mengaku, dirinya sebenarnya tidak bermaksud membawa pelaku itu ke dalam penjara. Laporan sendiri dibuat agar menjadi efek jera bagi pelaku, yang sempat membuatnya trauma.

&amp;ldquo;Aku cuman pengen ngasih efek jera aja sama pelaku dan sanksi sosial sama dia. Walaupun si pelaku gak ke ekspose, tapi aku, korbannya, muka dan nama lengkap aku ke ekspose ke mana mana karena aku update di sosmed. Ya udahlah ya, aku nerima dengan ikhlas,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;ldquo;Mungkin dengan kemaren udah mesantren di sel dari hari Senin udah cukup kali yah buat dia mikir lain kali kalau mau iseng jangan kaya gitu. Kan malah jadi iseng iseng berhadiah,&amp;rdquo; lanjut dia.

Disha mengaku, meskipun geram, tetapi begitu bertemu langsung dengan pelaku, mengaku merasa iba. Sebagai manusia, jelas dia, Disha mengaku tidak tega dengan konsekuensi yang harus dihadapi pelaku, setelah ditangkap petugas kepolisian.

&amp;ldquo;Jujur pas liat mukanya aku gak tega, ya aku tau dia salah. Tapi aku jadi ngebayangin kalau si pelaku itu sodara, adik aku. Mungkin, misalnya marahin dia pasti, tapi selain marah ya aku juga pasti sedih. Mikirin gimana kondisi mentalnya dia, downnya dia,&amp;rdquo; kata Disha.
&amp;nbsp;Baca Juga:&amp;nbsp;Pelaku Begal Pantat terhadap Atlet Paralayang di Majalengka Ditangkap

&quot;Karena aku pernah berada di titik terendah yang sampe down banget. Dan tiap inget kejadian itu aku selalu pengen nangis. Masalah begal pantat ini mah gak ada apa-apanya dibandingin masalah yang kemaren,&amp;rdquo; lanjut atlet yang memperkuat kontingen Jabar pada PON Papua lalu itu.

&amp;ldquo;Setomboy tornboynya cewe, tapi ttp aja kalau mikir mah apa apa pake hati, gak pake logika. Semoga dengan kejadian ini gak ada lagi korban dan gak ada lagi yang &quot;iseng&quot;. Kalaupun mau &quot;iseng&quot; jadi pada mikir 2x ya, siapa tau korban selanjutnya gak kaya aku yang nyabut Iaporannya dan malah pengen terus lanjut sampe pelakunya dipenjara,&amp;rdquo; tambah dia.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Febry H. Samosir, membenarkan bahwa korban begal pantat telah mencabut laporannya. &amp;ldquo;Iya dicabut. (Tersangka) Sudah (dipulangkan),&amp;rdquo; kata Kasat dalam pesan singkat.</content:encoded></item></channel></rss>
