<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesawat Boeing 737 Jatuh, Industri Penerbangan China Tercoreng</title><description>Pesawat Boeing 737 China Eastern jatuh di pegunungan di Tengxian, Provinsi Guangxi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/21/18/2565367/pesawat-boeing-737-jatuh-industri-penerbangan-china-tercoreng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/21/18/2565367/pesawat-boeing-737-jatuh-industri-penerbangan-china-tercoreng"/><item><title>Pesawat Boeing 737 Jatuh, Industri Penerbangan China Tercoreng</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/21/18/2565367/pesawat-boeing-737-jatuh-industri-penerbangan-china-tercoreng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/21/18/2565367/pesawat-boeing-737-jatuh-industri-penerbangan-china-tercoreng</guid><pubDate>Senin 21 Maret 2022 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/21/18/2565367/pesawat-boeing-737-jatuh-industri-penerbangan-china-tercoreng-rurgSHTKGL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/21/18/2565367/pesawat-boeing-737-jatuh-industri-penerbangan-china-tercoreng-rurgSHTKGL.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pesawat Boeing 737 China Eastern jatuh di pegunungan di Tengxian, Provinsi Guangxi mencoreng industri penerbangan di negeri Tirai Bambu tersebut.

Pasalnya, catatan keselamatan industri penerbangan China termasuk yang terbaik di dunia selama dekade terakhir. Artinya, tidak ada kecelakaan pesawat dalam 10 tahun terakhir.

Menurut Aviation Safety Network, kecelakaan pesawat jet fatal terakhir China terjadi pada 2010, ketika 44 dari 96 orang di dalamnya tewas ketika jet regional Embraer E-190 yang diterbangkan oleh Henan Airlines jatuh saat mendekati bandara Yichun dalam visibilitas rendah.

BACA JUGA:Pesawat Boeing 737 Jatuh di China, Upaya Penyelamatan 132 Penumpang Sedang Berlangsung
BACA JUGA:Pesawat Boeing 737 China Eastern Hanya Terbang Selama 1 Jam Sebelum Jatuh
BACA JUGA:Pesawat Boeing 737 yang Jatuh di China Berusia 6 Tahun, Angkut 132 Penumpang

Pesawat dengan nomor penerbangan MU5735 itu membawa 133 orang, yang terdiri dari 123 penumpang dan sembilan awak. Sejauh ini belum diketahui berapa banyak yang terluka, atau apakah ada korban jiwa.


Media pemerintah China CCTV menyatakan bahwa upaya penyelamatan saat ini sedang berlangsung. Sementara itu, kebakaran di gunung telah dilaporkan terjadi menyusul kecelakaan tersebut.

Menurut situs pelacakan data penerbangan, pesawat nahas itu melakukan perjalanan dari Kunming ke Guangzhou ketika mengalami masalah.

Pelacakan penerbangan berakhir pada pukul 14:22 waktu setempat pada ketinggian 3.225 kaki dengan kecepatan 376 knot. Pesawat seharusnya mendarat pada pukul 15:05 waktu setempat.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pesawat Boeing 737 China Eastern jatuh di pegunungan di Tengxian, Provinsi Guangxi mencoreng industri penerbangan di negeri Tirai Bambu tersebut.

Pasalnya, catatan keselamatan industri penerbangan China termasuk yang terbaik di dunia selama dekade terakhir. Artinya, tidak ada kecelakaan pesawat dalam 10 tahun terakhir.

Menurut Aviation Safety Network, kecelakaan pesawat jet fatal terakhir China terjadi pada 2010, ketika 44 dari 96 orang di dalamnya tewas ketika jet regional Embraer E-190 yang diterbangkan oleh Henan Airlines jatuh saat mendekati bandara Yichun dalam visibilitas rendah.

BACA JUGA:Pesawat Boeing 737 Jatuh di China, Upaya Penyelamatan 132 Penumpang Sedang Berlangsung
BACA JUGA:Pesawat Boeing 737 China Eastern Hanya Terbang Selama 1 Jam Sebelum Jatuh
BACA JUGA:Pesawat Boeing 737 yang Jatuh di China Berusia 6 Tahun, Angkut 132 Penumpang

Pesawat dengan nomor penerbangan MU5735 itu membawa 133 orang, yang terdiri dari 123 penumpang dan sembilan awak. Sejauh ini belum diketahui berapa banyak yang terluka, atau apakah ada korban jiwa.


Media pemerintah China CCTV menyatakan bahwa upaya penyelamatan saat ini sedang berlangsung. Sementara itu, kebakaran di gunung telah dilaporkan terjadi menyusul kecelakaan tersebut.

Menurut situs pelacakan data penerbangan, pesawat nahas itu melakukan perjalanan dari Kunming ke Guangzhou ketika mengalami masalah.

Pelacakan penerbangan berakhir pada pukul 14:22 waktu setempat pada ketinggian 3.225 kaki dengan kecepatan 376 knot. Pesawat seharusnya mendarat pada pukul 15:05 waktu setempat.
</content:encoded></item></channel></rss>
