<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Video Siswa SMA Dianiaya, Diduga karena Asmara</title><description>Penganiayaan terhadap siswa SMA diduga dilatarbelakangi asmara.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/21/337/2565277/viral-video-siswa-sma-dianiaya-diduga-karena-asmara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/21/337/2565277/viral-video-siswa-sma-dianiaya-diduga-karena-asmara"/><item><title>Viral Video Siswa SMA Dianiaya, Diduga karena Asmara</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/21/337/2565277/viral-video-siswa-sma-dianiaya-diduga-karena-asmara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/21/337/2565277/viral-video-siswa-sma-dianiaya-diduga-karena-asmara</guid><pubDate>Senin 21 Maret 2022 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/21/337/2565277/viral-video-siswa-sma-dianiaya-diduga-karena-asmara-kZBsr9TLCn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral siswa SMA dianiaya. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/21/337/2565277/viral-video-siswa-sma-dianiaya-diduga-karena-asmara-kZBsr9TLCn.jpg</image><title>Viral siswa SMA dianiaya. (Ist)</title></images><description>MANADO - Viral video aksi penganiayaan terhadap siswa SMA. Penganiayaan itu diduga dipicu kecemburuan.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, penganiayaan tersebut terjadi pada hari Jumat (18/3/2022) di depan gerbang salah satu SMA Negeri di Minahasa Tenggara.

&amp;ldquo;Latar belakang persoalan diduga dipicu sakit hati salah satu pelaku, karena korban selalu mendekati pacar pelaku, dan juga korban bersama pacar pelaku pernah berfoto bersama,&amp;rdquo; ujarnya, Senin (21/3/2022).

Penganiayaan dilakukan dua pelaku di depan gerbang sekolah. Tanpa basa-basi kedua pelaku langsung memukul wajah korban berulang kali sehingga korban harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Tombatu.

BACA JUGA:Viral Video Siswa SMA Dianiaya hingga Terjatuh dari Motor

Mendapatkan laporan penganiayaan, polisi langsung bergerak cepat mengambil tindakan. Polisi langsung melakukan permintaan visum terhadap korban. Selain itu, polisi mencari saksi-saksi untuk dimintai keterangan dan melakukan penggalangan kepada orangtua korban untuk dilakukan mediasi.

&amp;ldquo;Kedua belah pihak sudah dipertemukan pada Sabtu (19/3/2022) siang, yang dihadiri oleh kedua orang tua pelaku maupun korban, Polri dan kepala sekolah. Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan mediasi, yang rencananya dilaksanakan pada Senin, dengan mengundang hukum tua, pemuka agama, dan pihak sekolah,&amp;rdquo; tutur Jules Abraham Abast.


</description><content:encoded>MANADO - Viral video aksi penganiayaan terhadap siswa SMA. Penganiayaan itu diduga dipicu kecemburuan.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, penganiayaan tersebut terjadi pada hari Jumat (18/3/2022) di depan gerbang salah satu SMA Negeri di Minahasa Tenggara.

&amp;ldquo;Latar belakang persoalan diduga dipicu sakit hati salah satu pelaku, karena korban selalu mendekati pacar pelaku, dan juga korban bersama pacar pelaku pernah berfoto bersama,&amp;rdquo; ujarnya, Senin (21/3/2022).

Penganiayaan dilakukan dua pelaku di depan gerbang sekolah. Tanpa basa-basi kedua pelaku langsung memukul wajah korban berulang kali sehingga korban harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Tombatu.

BACA JUGA:Viral Video Siswa SMA Dianiaya hingga Terjatuh dari Motor

Mendapatkan laporan penganiayaan, polisi langsung bergerak cepat mengambil tindakan. Polisi langsung melakukan permintaan visum terhadap korban. Selain itu, polisi mencari saksi-saksi untuk dimintai keterangan dan melakukan penggalangan kepada orangtua korban untuk dilakukan mediasi.

&amp;ldquo;Kedua belah pihak sudah dipertemukan pada Sabtu (19/3/2022) siang, yang dihadiri oleh kedua orang tua pelaku maupun korban, Polri dan kepala sekolah. Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan mediasi, yang rencananya dilaksanakan pada Senin, dengan mengundang hukum tua, pemuka agama, dan pihak sekolah,&amp;rdquo; tutur Jules Abraham Abast.


</content:encoded></item></channel></rss>
