<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tinjau Vaksinasi di Brebes, Wakapolri Minta Masyarakat Tak Euforia dan Taat Prokes</title><description>Wakapolri mengingatkan masyarakat untuk tidak euforia di tengah melandainya kasus Covid-19 dan tetap disiplin prokes.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/21/337/2565366/tinjau-vaksinasi-di-brebes-wakapolri-minta-masyarakat-tak-euforia-dan-taat-prokes</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/21/337/2565366/tinjau-vaksinasi-di-brebes-wakapolri-minta-masyarakat-tak-euforia-dan-taat-prokes"/><item><title>Tinjau Vaksinasi di Brebes, Wakapolri Minta Masyarakat Tak Euforia dan Taat Prokes</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/21/337/2565366/tinjau-vaksinasi-di-brebes-wakapolri-minta-masyarakat-tak-euforia-dan-taat-prokes</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/21/337/2565366/tinjau-vaksinasi-di-brebes-wakapolri-minta-masyarakat-tak-euforia-dan-taat-prokes</guid><pubDate>Senin 21 Maret 2022 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/21/337/2565366/tinjau-vaksinasi-di-brebes-wakapolri-minta-masyarakat-tak-euforia-dan-taat-prokes-1daa7OOl88.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. (Foto : Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/21/337/2565366/tinjau-vaksinasi-di-brebes-wakapolri-minta-masyarakat-tak-euforia-dan-taat-prokes-1daa7OOl88.jpg</image><title>Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. (Foto : Ist)</title></images><description>JAKARTA - Kegiatan vaksinasi terus dilakukan secara masif oleh pemerintah bersinergi dengan TNI-Polri, meski situasi penyebaran Covid-19 saat ini melandai. Disiplin dalam penerapan protokol kesehatan juga terus digaungkan agar masyarakat tidak terlena.

Dua hal tersebut menjadi penekanan utama Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono saat memimpin kegiatan vaksinasi serentak Indonesia di Pendopo Kabupaten Brebes, Senin (21/3/2022).

Dalam sambutannya pada kegiatan vaksinasi serentak yang diikuti Polda dan Polres seluruh Indonesia secara virtual itu, Wakapolri mengingatkan masyarakat agar tidak larut dalam euforia karena Covid-19 masih ada.

&quot;Meskipun situasi penyebaran Covid-19 saat ini mulai menurun, kami harap jajaran Polri bersama TNI dan pihak pemerintah terkait agar terus memassifkan vaksinasi. Masyarakat juga jangan dulu terlalu euforia karena Covid-19 masih ada,&quot; ujar Komjen Gatot Eddy Pramono, dalam keterangan tertulis.

Walaupun angka Covid-19 telah menurun, Gatot mengingatkan agar penerapan protokol kesehatan tetap dijaga.

&quot;Jangan terbawa euforia sehingga masyarakat tidak mau vaksin, tidak melaksanakan prokes untuk pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan lain sebagainya. Ini (penerapan prokes) harus betul-betul dipatuhi oleh kita semua,&quot; tuturnya.

Ia juga meminta pelaksanaan vaksinasi dipercepat serta dievaluasi kembali. Hal ini untuk meningkatkan jumlah penerima vaksin sehingga tercapai herd immunity di tengah masyarakat.

BACA JUGA:Kapolri Kejar Target Vaksinasi Booster Covid-19 Jelang Ramadhan

Berdasar laporan yang diterimanya dari para Kapolda di jajaran, masih ditemukan adanya masyarakat yang meninggal karena Covid-19.

&quot;Yang meninggal ini ada yang komorbid, ada yang belum lengkap vaksinnya, malah ada juga yang belum divaksin,&quot; katanya.

Karena itu, Wakapolri memerintahkan pada para Kapolda dan Kapolres untuk mengecek lagi vaksinasi yang telah dilakukan hingga ke tingkat kecamatan dan desa agar target vaksinasi 70 persen bisa dipenuhi.

&quot;Bulan depan sudah memasuki bulan Ramadhan, harapan kita vaksinasi bisa meningkat, masyarakat bisa beribadah dengan nyaman dan bebas dari ancaman penyebaran Covid 19,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Kegiatan vaksinasi terus dilakukan secara masif oleh pemerintah bersinergi dengan TNI-Polri, meski situasi penyebaran Covid-19 saat ini melandai. Disiplin dalam penerapan protokol kesehatan juga terus digaungkan agar masyarakat tidak terlena.

Dua hal tersebut menjadi penekanan utama Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono saat memimpin kegiatan vaksinasi serentak Indonesia di Pendopo Kabupaten Brebes, Senin (21/3/2022).

Dalam sambutannya pada kegiatan vaksinasi serentak yang diikuti Polda dan Polres seluruh Indonesia secara virtual itu, Wakapolri mengingatkan masyarakat agar tidak larut dalam euforia karena Covid-19 masih ada.

&quot;Meskipun situasi penyebaran Covid-19 saat ini mulai menurun, kami harap jajaran Polri bersama TNI dan pihak pemerintah terkait agar terus memassifkan vaksinasi. Masyarakat juga jangan dulu terlalu euforia karena Covid-19 masih ada,&quot; ujar Komjen Gatot Eddy Pramono, dalam keterangan tertulis.

Walaupun angka Covid-19 telah menurun, Gatot mengingatkan agar penerapan protokol kesehatan tetap dijaga.

&quot;Jangan terbawa euforia sehingga masyarakat tidak mau vaksin, tidak melaksanakan prokes untuk pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan lain sebagainya. Ini (penerapan prokes) harus betul-betul dipatuhi oleh kita semua,&quot; tuturnya.

Ia juga meminta pelaksanaan vaksinasi dipercepat serta dievaluasi kembali. Hal ini untuk meningkatkan jumlah penerima vaksin sehingga tercapai herd immunity di tengah masyarakat.

BACA JUGA:Kapolri Kejar Target Vaksinasi Booster Covid-19 Jelang Ramadhan

Berdasar laporan yang diterimanya dari para Kapolda di jajaran, masih ditemukan adanya masyarakat yang meninggal karena Covid-19.

&quot;Yang meninggal ini ada yang komorbid, ada yang belum lengkap vaksinnya, malah ada juga yang belum divaksin,&quot; katanya.

Karena itu, Wakapolri memerintahkan pada para Kapolda dan Kapolres untuk mengecek lagi vaksinasi yang telah dilakukan hingga ke tingkat kecamatan dan desa agar target vaksinasi 70 persen bisa dipenuhi.

&quot;Bulan depan sudah memasuki bulan Ramadhan, harapan kita vaksinasi bisa meningkat, masyarakat bisa beribadah dengan nyaman dan bebas dari ancaman penyebaran Covid 19,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
