<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Bireuen Aceh Usir Ratusan Pengungsi Rohingya</title><description>Warga mengusir 114 imigran Rohingya yang terdampar awal Maret 2022 dari penampungan darurat</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/21/340/2565411/warga-bireuen-aceh-usir-ratusan-pengungsi-rohingya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/21/340/2565411/warga-bireuen-aceh-usir-ratusan-pengungsi-rohingya"/><item><title>Warga Bireuen Aceh Usir Ratusan Pengungsi Rohingya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/21/340/2565411/warga-bireuen-aceh-usir-ratusan-pengungsi-rohingya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/21/340/2565411/warga-bireuen-aceh-usir-ratusan-pengungsi-rohingya</guid><pubDate>Senin 21 Maret 2022 19:06 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/21/340/2565411/warga-bireuen-aceh-usir-ratusan-pengungsi-rohingya-sP5BFscLkI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Imigran Rohingya (foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/21/340/2565411/warga-bireuen-aceh-usir-ratusan-pengungsi-rohingya-sP5BFscLkI.jpg</image><title>Imigran Rohingya (foto: Reuters)</title></images><description>
BANDA ACEH - Warga mengusir 114 imigran Rohingya yang terdampar awal Maret 2022 dari penampungan darurat di Desa Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen karena urung direlokasi.

Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Bireuen, Mulyadi mengatakan, ratusan imigran Rohingya tersebut kini sudah ditampung di Kantor Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.

&quot;Informasinya, ada beberapa imigran itu hendak melarikan diri, namun berhasil ditangkap warga. Dan ini berulang, sehingga warga tidak mau menerimanya lagi dan mengusir mereka,&quot; kata Mulyadi, Senin (21/3/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:114 Pengungsi Rohingya di Bireuen Segera Dipindahkan ke Lhokseumawe Aceh
Apalagi, kata Mulyadi, sejak pengungsi Rohingya menempati meunasah untuk tempat penampungan, warga sudah tidak bisa lagi beribadah di tempat tersebut.

&quot;Warga sudah sangat sabar dan sangat ikhlas memberikan bantuan seadanya bagi imigran Rohingya. Namun warga juga kecewa dengan ketidakpastian pemerintah untuk memindahkan mereka,&quot; kata Mulyadi.
BACA JUGA:114 Imigran Rohingya Kembali Terdampar di Aceh, 35 Anak-Anak&amp;nbsp;
Mulyadi menyebutkan, bahwa Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN) sudah mengeluarkan surat rekomendasi meminta Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menampung para pengungsi Rohingya tersebut.
&quot;Di Bireuen, tidak ada lokasi penampungan bagi imigran, sehingga memang harus dipindahkan. Pemkab Bireuen juga sudah menyiapkan bus relokasi mereka, namun lagi-lagi batal. Hal ini juga yang membuat warga kecewa,&quot; kata Mulyadi.

Mulyadi mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen terus melakukan komunikasi dengan lembaga UNHCR dan IOM terkait kepindahan para imigran Rohingya tersebut.

&quot;Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait yang menangani imigran Rohingya. Dari hasil koordinasi terakhir, IOM akan memberikan keputusan terkait pengungsi Rohingya pada Kamis (24/3) mendatang,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
BANDA ACEH - Warga mengusir 114 imigran Rohingya yang terdampar awal Maret 2022 dari penampungan darurat di Desa Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen karena urung direlokasi.

Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Bireuen, Mulyadi mengatakan, ratusan imigran Rohingya tersebut kini sudah ditampung di Kantor Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.

&quot;Informasinya, ada beberapa imigran itu hendak melarikan diri, namun berhasil ditangkap warga. Dan ini berulang, sehingga warga tidak mau menerimanya lagi dan mengusir mereka,&quot; kata Mulyadi, Senin (21/3/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:114 Pengungsi Rohingya di Bireuen Segera Dipindahkan ke Lhokseumawe Aceh
Apalagi, kata Mulyadi, sejak pengungsi Rohingya menempati meunasah untuk tempat penampungan, warga sudah tidak bisa lagi beribadah di tempat tersebut.

&quot;Warga sudah sangat sabar dan sangat ikhlas memberikan bantuan seadanya bagi imigran Rohingya. Namun warga juga kecewa dengan ketidakpastian pemerintah untuk memindahkan mereka,&quot; kata Mulyadi.
BACA JUGA:114 Imigran Rohingya Kembali Terdampar di Aceh, 35 Anak-Anak&amp;nbsp;
Mulyadi menyebutkan, bahwa Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN) sudah mengeluarkan surat rekomendasi meminta Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menampung para pengungsi Rohingya tersebut.
&quot;Di Bireuen, tidak ada lokasi penampungan bagi imigran, sehingga memang harus dipindahkan. Pemkab Bireuen juga sudah menyiapkan bus relokasi mereka, namun lagi-lagi batal. Hal ini juga yang membuat warga kecewa,&quot; kata Mulyadi.

Mulyadi mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen terus melakukan komunikasi dengan lembaga UNHCR dan IOM terkait kepindahan para imigran Rohingya tersebut.

&quot;Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait yang menangani imigran Rohingya. Dari hasil koordinasi terakhir, IOM akan memberikan keputusan terkait pengungsi Rohingya pada Kamis (24/3) mendatang,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
