<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Depresi Usai Cerai, Janda Muda Gantung Diri</title><description>Seorang ibu rumah tangga (IRT) ditemukan tewas tergantung di kediamannya yang berlokasi di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/21/340/2565477/depresi-usai-cerai-janda-muda-gantung-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/21/340/2565477/depresi-usai-cerai-janda-muda-gantung-diri"/><item><title>Depresi Usai Cerai, Janda Muda Gantung Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/21/340/2565477/depresi-usai-cerai-janda-muda-gantung-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/21/340/2565477/depresi-usai-cerai-janda-muda-gantung-diri</guid><pubDate>Senin 21 Maret 2022 22:00 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/21/340/2565477/depresi-usai-cerai-janda-muda-gantung-diri-JYWUW5vYmV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/21/340/2565477/depresi-usai-cerai-janda-muda-gantung-diri-JYWUW5vYmV.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</title></images><description>SUKABUMI - Seorang ibu rumah tangga (IRT) ditemukan tewas tergantung di kediamannya yang berlokasi di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Korban YT (29) ditemukan meninggal dunia pada Senin (21/3/2022) sekira pukul 13.00 WIB.

Kapolsek Warudoyong, Kompol Budi Setiana mengatakan, pihaknya pertama kali menerima aduan terkait adanya peristiwa tersebut dari keluarga korban. Setelah menerima aduan tersebut, pihaknya langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan laporan tersebut.

&quot;Setelah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, kami menemukan almarhum YT masih tergantung di rumahnya. Korban ditemukan masih tergantung dengan seutas tali berwarna kuning yang melilit lehernya,&quot; ujar Budi kepada MNC Portal Indonesia.

Petugas Polsek Warudoyong yang berada di lokasi, langsung mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi serta bukti yang didapat di TKP.

&quot;Berdasarkan keterangan saksi mata DS (49), awal mula dirinya mengetahui anaknya meregang nyawa pada saat dirinya hendak memberikan obat kepada korban. Namun, dirinya sontak histeris saat melihat korban telah meninggal dunia dengan posisi tergantung,&quot; ujar Budi.

BACA JUGA:Pamit ke Orangtua Ingin Menyendiri, Pemuda Ditemukan Tewas Gantung Diri

Menurut Budi, masih berdasarkan keterangan  saksi, bahwa almarhum mengalami depresi dikarenakan kurang lebih 1 tahun bercerai dengan suaminya.

&quot;Kami menyarankan proses autopsi jenazah, agar diketahui penyebab meninggalnya korban, namun setelah dilakukan penjelasan kepada pihak keluarga korban, pihak keluarga menolak proses autopsi atas jenazah almarhum,&quot; kata Budi.Pihak keluarga akhirnya membuat surat penolakan proses autopsi, yang disaksikan juga oleh Lurah Sukakarya serta Ketua RT setempat, lalu petugas menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk dilanjutkan dengan proses pemakaman.

&quot;Saat ini, jasad almarhum sudah dikuburkan di pemakaman umum sekitar kediamannya. Dan pihak keluarga juga, telah menerima kepergian almarhum yang meninggal akibat diduga gantung diri tersebut,&quot; pungkas Budi.</description><content:encoded>SUKABUMI - Seorang ibu rumah tangga (IRT) ditemukan tewas tergantung di kediamannya yang berlokasi di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Korban YT (29) ditemukan meninggal dunia pada Senin (21/3/2022) sekira pukul 13.00 WIB.

Kapolsek Warudoyong, Kompol Budi Setiana mengatakan, pihaknya pertama kali menerima aduan terkait adanya peristiwa tersebut dari keluarga korban. Setelah menerima aduan tersebut, pihaknya langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan laporan tersebut.

&quot;Setelah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, kami menemukan almarhum YT masih tergantung di rumahnya. Korban ditemukan masih tergantung dengan seutas tali berwarna kuning yang melilit lehernya,&quot; ujar Budi kepada MNC Portal Indonesia.

Petugas Polsek Warudoyong yang berada di lokasi, langsung mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi serta bukti yang didapat di TKP.

&quot;Berdasarkan keterangan saksi mata DS (49), awal mula dirinya mengetahui anaknya meregang nyawa pada saat dirinya hendak memberikan obat kepada korban. Namun, dirinya sontak histeris saat melihat korban telah meninggal dunia dengan posisi tergantung,&quot; ujar Budi.

BACA JUGA:Pamit ke Orangtua Ingin Menyendiri, Pemuda Ditemukan Tewas Gantung Diri

Menurut Budi, masih berdasarkan keterangan  saksi, bahwa almarhum mengalami depresi dikarenakan kurang lebih 1 tahun bercerai dengan suaminya.

&quot;Kami menyarankan proses autopsi jenazah, agar diketahui penyebab meninggalnya korban, namun setelah dilakukan penjelasan kepada pihak keluarga korban, pihak keluarga menolak proses autopsi atas jenazah almarhum,&quot; kata Budi.Pihak keluarga akhirnya membuat surat penolakan proses autopsi, yang disaksikan juga oleh Lurah Sukakarya serta Ketua RT setempat, lalu petugas menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk dilanjutkan dengan proses pemakaman.

&quot;Saat ini, jasad almarhum sudah dikuburkan di pemakaman umum sekitar kediamannya. Dan pihak keluarga juga, telah menerima kepergian almarhum yang meninggal akibat diduga gantung diri tersebut,&quot; pungkas Budi.</content:encoded></item></channel></rss>
