<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir di Sigi Sulteng, 59 KK Masih Mengungsi</title><description>Sebanyak 59 KK di Sulteng masih mengungsi imbas banjir.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/22/340/2565661/banjir-di-sigi-sulteng-59-kk-masih-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/22/340/2565661/banjir-di-sigi-sulteng-59-kk-masih-mengungsi"/><item><title>Banjir di Sigi Sulteng, 59 KK Masih Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/22/340/2565661/banjir-di-sigi-sulteng-59-kk-masih-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/22/340/2565661/banjir-di-sigi-sulteng-59-kk-masih-mengungsi</guid><pubDate>Selasa 22 Maret 2022 10:58 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/22/340/2565661/banjir-di-sigi-sulteng-59-kk-masih-mengungsi-oP5533AEFn.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Sebanyak 59 KK di Sigi masih mengungsi imbas banjir. (Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/22/340/2565661/banjir-di-sigi-sulteng-59-kk-masih-mengungsi-oP5533AEFn.jfif</image><title>Sebanyak 59 KK di Sigi masih mengungsi imbas banjir. (Ilustrasi)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Hampir sepekan banjir di wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sejumlah keluarga masih mengungsi. Banjir yang melanda dua desa di kabupaten ini berlangsung sejak Kamis (17/3/2022).

Berdasarkan data BPBD Sulawesi Tengah pada hari ini, Selasa (22/3/2022), pukul 02.30 WIB, sebanyak 59 KK atau 230 warga masih berada di pos pengungsian maupun rumah kerabat terdekat.

&quot;Petugas BPBD yang dibantu dinas-dinas terkait memberikan pelayanan dasar kepada mereka yang mengungsi. BPBD mengoperasikan dapur untuk untuk pelayanan makan dan minum warga. Di samping itu, petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi bersiaga di 3 titik pengungsian,&quot; kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis.

Ia menjelaskan, tercatat 70 KK terdampak sebagaimana dilaporkan BPBD yang umumnya berasal dari Desa Sejahtera dan Uenuni di Kecamatan Palolo.

&quot;Untuk data sementara kerugian material, BPBD mencatat rumah rusak berat 5 unit, rusak sedang 14 dan rusak ringan 49. Kerusakan juga berdampak pada tempat usaha di Pasar Uenuni sebanyak 50 unit,&quot; katanya.

Sementara pada sektor infrastruktur, BPBD mengidentifikasi jembatan rusak 2 unit, jalan desa rusak berat sepanjang 3 km, penangkap air rusak berat 1 unit serta jaringan pipa air bersih 100 meter.

BACA JUGA:Rendam 78 Rumah, Banjir di Kota Pasuruan Mulai Surut

&quot;Selain itu, dilaporkan kerugian pada sektor perkebunan seluas 5 hektar lahan kebun yang terendam banjir,&quot; ujarnya.

Banjir yang terjadi pada Kamis lalu (17/3) berlangsung setelah hujan lebat mengguyur di kawasan Kecamatan Palolo. Hujan deras memicu debit air Sungai Motou meluap.

Pada analisis inaRISK, Kecamatan Palolo termasuk 13 kecamatan di Kabupaten Sigi yang memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. BNPB mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir yang lebih buruk. Prakiraan cuaca pada hari ini, Selasa (23/3), wilayah Palolo masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Hampir sepekan banjir di wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sejumlah keluarga masih mengungsi. Banjir yang melanda dua desa di kabupaten ini berlangsung sejak Kamis (17/3/2022).

Berdasarkan data BPBD Sulawesi Tengah pada hari ini, Selasa (22/3/2022), pukul 02.30 WIB, sebanyak 59 KK atau 230 warga masih berada di pos pengungsian maupun rumah kerabat terdekat.

&quot;Petugas BPBD yang dibantu dinas-dinas terkait memberikan pelayanan dasar kepada mereka yang mengungsi. BPBD mengoperasikan dapur untuk untuk pelayanan makan dan minum warga. Di samping itu, petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi bersiaga di 3 titik pengungsian,&quot; kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis.

Ia menjelaskan, tercatat 70 KK terdampak sebagaimana dilaporkan BPBD yang umumnya berasal dari Desa Sejahtera dan Uenuni di Kecamatan Palolo.

&quot;Untuk data sementara kerugian material, BPBD mencatat rumah rusak berat 5 unit, rusak sedang 14 dan rusak ringan 49. Kerusakan juga berdampak pada tempat usaha di Pasar Uenuni sebanyak 50 unit,&quot; katanya.

Sementara pada sektor infrastruktur, BPBD mengidentifikasi jembatan rusak 2 unit, jalan desa rusak berat sepanjang 3 km, penangkap air rusak berat 1 unit serta jaringan pipa air bersih 100 meter.

BACA JUGA:Rendam 78 Rumah, Banjir di Kota Pasuruan Mulai Surut

&quot;Selain itu, dilaporkan kerugian pada sektor perkebunan seluas 5 hektar lahan kebun yang terendam banjir,&quot; ujarnya.

Banjir yang terjadi pada Kamis lalu (17/3) berlangsung setelah hujan lebat mengguyur di kawasan Kecamatan Palolo. Hujan deras memicu debit air Sungai Motou meluap.

Pada analisis inaRISK, Kecamatan Palolo termasuk 13 kecamatan di Kabupaten Sigi yang memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. BNPB mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir yang lebih buruk. Prakiraan cuaca pada hari ini, Selasa (23/3), wilayah Palolo masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan.
</content:encoded></item></channel></rss>
