<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI Minta Rencana Booster untuk Syarat Mudik 2022 Dikaji Lagi</title><description>Pemerintah harus menanyakan hal tersebut kepada para ahli di bidangnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/23/337/2566145/mui-minta-rencana-booster-untuk-syarat-mudik-2022-dikaji-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/23/337/2566145/mui-minta-rencana-booster-untuk-syarat-mudik-2022-dikaji-lagi"/><item><title>MUI Minta Rencana Booster untuk Syarat Mudik 2022 Dikaji Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/23/337/2566145/mui-minta-rencana-booster-untuk-syarat-mudik-2022-dikaji-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/23/337/2566145/mui-minta-rencana-booster-untuk-syarat-mudik-2022-dikaji-lagi</guid><pubDate>Rabu 23 Maret 2022 05:30 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/23/337/2566145/mui-minta-rencana-booster-untuk-syarat-mudik-2022-dikaji-lagi-O4Ul2hUSSH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/23/337/2566145/mui-minta-rencana-booster-untuk-syarat-mudik-2022-dikaji-lagi-O4Ul2hUSSH.jpg</image><title>Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas meminta pemerintah mengkaji kebijakan booster yang akan digunakan sebagai syarat mudik 2022. Pemerintah harus menanyakan hal tersebut kepada para ahli di bidangnya.

&quot;Untuk itu, sebaiknya para ahli mempelajari dan mengkajinya secara bersungguh-sungguh dan betul-betul independen,&quot; kata Anwar dalam pesan singkatnya kepada MNC Portal, Selasa,(22/03/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Begini Respons Muhammadiyah
Menurutnya, jika kesimpulan para ahli sependapat bahwa para pemudik harus melakukan booster. Maka, masyarakat lanjutnya tentu harus mematuhinya.

&quot;Tapi kalau menurut mereka booster itu tidak lagi diperlukan maka pemerintah ya jangan memaksakan dan menjadikannya sebagai salah satu syarat atau ketentuan untuk bisa mudik,&quot; ujar dia.

Sehingga Ketua PP Muhammadiyah berharap adanya kebijakan tersebut tidak merusak citra pemerintah di mata masyarakat Indonesia.

&quot;Karena hal demikian jelas tidak elok dan jelas akan merusak citra pemerintah di mata rakyat dan kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi,&quot; kata dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pesan Wapres untuk Ibadah di Bulan Ramadan: Tetap Taat Protokol Kesehatan!
Diberitakan sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyebut booster akan dijadikan syarat untuk mudik Lebaran 2022. Hal itu diungkapkan Wapres usai meluncurkan digitalisasi pertanian di Pondok Pesantren atau Kopontren Al-Ittifaq, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa 22 Maret 2022.

&amp;ldquo;Nanti booster itu kita ingin jadikan sebagai syarat kalau nanti orang mau mudik. Selain vaksinasi sudah lengkap, dua kali, juga harus sudah dibooster,&amp;rdquo; kata Wapres.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas meminta pemerintah mengkaji kebijakan booster yang akan digunakan sebagai syarat mudik 2022. Pemerintah harus menanyakan hal tersebut kepada para ahli di bidangnya.

&quot;Untuk itu, sebaiknya para ahli mempelajari dan mengkajinya secara bersungguh-sungguh dan betul-betul independen,&quot; kata Anwar dalam pesan singkatnya kepada MNC Portal, Selasa,(22/03/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Begini Respons Muhammadiyah
Menurutnya, jika kesimpulan para ahli sependapat bahwa para pemudik harus melakukan booster. Maka, masyarakat lanjutnya tentu harus mematuhinya.

&quot;Tapi kalau menurut mereka booster itu tidak lagi diperlukan maka pemerintah ya jangan memaksakan dan menjadikannya sebagai salah satu syarat atau ketentuan untuk bisa mudik,&quot; ujar dia.

Sehingga Ketua PP Muhammadiyah berharap adanya kebijakan tersebut tidak merusak citra pemerintah di mata masyarakat Indonesia.

&quot;Karena hal demikian jelas tidak elok dan jelas akan merusak citra pemerintah di mata rakyat dan kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi,&quot; kata dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pesan Wapres untuk Ibadah di Bulan Ramadan: Tetap Taat Protokol Kesehatan!
Diberitakan sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyebut booster akan dijadikan syarat untuk mudik Lebaran 2022. Hal itu diungkapkan Wapres usai meluncurkan digitalisasi pertanian di Pondok Pesantren atau Kopontren Al-Ittifaq, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa 22 Maret 2022.

&amp;ldquo;Nanti booster itu kita ingin jadikan sebagai syarat kalau nanti orang mau mudik. Selain vaksinasi sudah lengkap, dua kali, juga harus sudah dibooster,&amp;rdquo; kata Wapres.
</content:encoded></item></channel></rss>
