<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI: Pernyataan Minta Hentikan Acara Ayu Ting Ting adalah Hoaks</title><description>Menurut dia, narasi hoaks yang beredar tersebut adalah hasil dari diskusi pada acara Ramadan pada 2019 lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/23/337/2566307/mui-pernyataan-minta-hentikan-acara-ayu-ting-ting-adalah-hoaks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/23/337/2566307/mui-pernyataan-minta-hentikan-acara-ayu-ting-ting-adalah-hoaks"/><item><title>MUI: Pernyataan Minta Hentikan Acara Ayu Ting Ting adalah Hoaks</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/23/337/2566307/mui-pernyataan-minta-hentikan-acara-ayu-ting-ting-adalah-hoaks</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/23/337/2566307/mui-pernyataan-minta-hentikan-acara-ayu-ting-ting-adalah-hoaks</guid><pubDate>Rabu 23 Maret 2022 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/23/337/2566307/mui-pernyataan-minta-hentikan-acara-ayu-ting-ting-adalah-hoaks-XEM67426VS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ayu Ting Ting (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/23/337/2566307/mui-pernyataan-minta-hentikan-acara-ayu-ting-ting-adalah-hoaks-XEM67426VS.jpg</image><title>Ayu Ting Ting (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Pengurus Komisi Infokom MUI, Elvi Hudhriyah menegaskan bahwa pernyataan yang meminta acara televisi yang diisi Ayu Ting Ting untuk dihentikan adalah hoaks.
Elvi Hudhriyah menyampaikan bahwa MUI bersama KPI setiap bulan Ramadan melakukan kegiatan pemantauan program televisi selama berlangsungnya bulan suci.
Menurut dia, Hal tersebut untuk memberikan apresiasi dan dukungan pada program yang positif, serta memberikan evaluasi dan kritik terhadap program yang tidak sejalan dengan spirit Ramadan.
Menurut dia, narasi hoaks yang beredar tersebut adalah hasil dari diskusi pada acara Ramadan pada 2019 lalu. Di mana, saat itu adanya sebuah program yang dinilai tidak patut untuk ditayangkan pada Ramadan sehingga MUI memberikan masukan.
&quot;Ini merupakan kekeliruan atau hoaks serius dalam memunculkan berita. Yang diminta dihentikan, adalah program tertentu pada saat pemantauan yang dilakukan selama bulan Ramadan, karena adegan tertentu yang tidak patut dan sudah berkali-kali diberi masukan,&amp;rdquo; kata Evi dikutip dalam laman resmi MUI, Rabu (23/3/2022).
Baca juga:&amp;nbsp;Mr Bean Rowan Atkinson Masuk Islam Ucap Syahadat, Ini Faktanya
Elvi menambahkan bahwa judul dan beberapa bingkai tulisan yang tersebar di media memberikan kesan, seolah-olah seluruh program TV yang diisi Ayu Ting Ting diminta untuk dihentikan karena statusnya sebagai janda.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral Akun LinkedIn Pawang Hujan MotoGP Mandalika Berprofesi Cloud Engineer, Ini FaktanyaPadahal, lanjut dia, kegiatan tersebut sudah lewat beberapa tahun silam, namun dikesankan seakan-akan baru terjadi pada Maret 2022.
&quot;Dengan kata lain, MUI dalam hal ini saya sebagai narasumber dari berita tersebut tidak melakukan aktivitas rilis pemantauan pada tanggal 16 Maret 2022, apalagi mengajukan permohonan ke KPI,&quot; tutur dia.
Ia menambahkan bahwa selama ini jika ada program yang dianggap sudah melampai batas etika, rekomendasi MUI akan diserahkan pada KPI untuk mengambil tindakan lanjutan. Sejumlah pengelola program TV tertentu, diakuinya juga melakukan perbaikan karena adanya masukan dan kritikan dari MUI.
&quot;Karena pemelintiran informasi ini membuat institusi MUI mendapat sorotan minor secara luas di media sosial,&quot; kata dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Heboh BNPB Buka Lowongan Dokter Pribadi, Cek Faktanya!</description><content:encoded>JAKARTA - Pengurus Komisi Infokom MUI, Elvi Hudhriyah menegaskan bahwa pernyataan yang meminta acara televisi yang diisi Ayu Ting Ting untuk dihentikan adalah hoaks.
Elvi Hudhriyah menyampaikan bahwa MUI bersama KPI setiap bulan Ramadan melakukan kegiatan pemantauan program televisi selama berlangsungnya bulan suci.
Menurut dia, Hal tersebut untuk memberikan apresiasi dan dukungan pada program yang positif, serta memberikan evaluasi dan kritik terhadap program yang tidak sejalan dengan spirit Ramadan.
Menurut dia, narasi hoaks yang beredar tersebut adalah hasil dari diskusi pada acara Ramadan pada 2019 lalu. Di mana, saat itu adanya sebuah program yang dinilai tidak patut untuk ditayangkan pada Ramadan sehingga MUI memberikan masukan.
&quot;Ini merupakan kekeliruan atau hoaks serius dalam memunculkan berita. Yang diminta dihentikan, adalah program tertentu pada saat pemantauan yang dilakukan selama bulan Ramadan, karena adegan tertentu yang tidak patut dan sudah berkali-kali diberi masukan,&amp;rdquo; kata Evi dikutip dalam laman resmi MUI, Rabu (23/3/2022).
Baca juga:&amp;nbsp;Mr Bean Rowan Atkinson Masuk Islam Ucap Syahadat, Ini Faktanya
Elvi menambahkan bahwa judul dan beberapa bingkai tulisan yang tersebar di media memberikan kesan, seolah-olah seluruh program TV yang diisi Ayu Ting Ting diminta untuk dihentikan karena statusnya sebagai janda.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral Akun LinkedIn Pawang Hujan MotoGP Mandalika Berprofesi Cloud Engineer, Ini FaktanyaPadahal, lanjut dia, kegiatan tersebut sudah lewat beberapa tahun silam, namun dikesankan seakan-akan baru terjadi pada Maret 2022.
&quot;Dengan kata lain, MUI dalam hal ini saya sebagai narasumber dari berita tersebut tidak melakukan aktivitas rilis pemantauan pada tanggal 16 Maret 2022, apalagi mengajukan permohonan ke KPI,&quot; tutur dia.
Ia menambahkan bahwa selama ini jika ada program yang dianggap sudah melampai batas etika, rekomendasi MUI akan diserahkan pada KPI untuk mengambil tindakan lanjutan. Sejumlah pengelola program TV tertentu, diakuinya juga melakukan perbaikan karena adanya masukan dan kritikan dari MUI.
&quot;Karena pemelintiran informasi ini membuat institusi MUI mendapat sorotan minor secara luas di media sosial,&quot; kata dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Heboh BNPB Buka Lowongan Dokter Pribadi, Cek Faktanya!</content:encoded></item></channel></rss>
