<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suami Istri Dianiaya Tetangga Malah Dijadikan Tersangka, Kok Bisa?   </title><description>Pasangan suami istri di Kota Medan dianiaya tetangganya hingga babak belur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/23/337/2566585/suami-istri-dianiaya-tetangga-malah-dijadikan-tersangka-kok-bisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/23/337/2566585/suami-istri-dianiaya-tetangga-malah-dijadikan-tersangka-kok-bisa"/><item><title>Suami Istri Dianiaya Tetangga Malah Dijadikan Tersangka, Kok Bisa?   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/23/337/2566585/suami-istri-dianiaya-tetangga-malah-dijadikan-tersangka-kok-bisa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/23/337/2566585/suami-istri-dianiaya-tetangga-malah-dijadikan-tersangka-kok-bisa</guid><pubDate>Rabu 23 Maret 2022 16:36 WIB</pubDate><dc:creator>Yudha Bahar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/23/337/2566585/suami-istri-dianiaya-tetangga-malah-dijadikan-tersangka-kok-bisa-1K8HUevgoT.png" expression="full" type="image/jpeg">Detik-detik penganiayaan terjadi. (Foto: Yudha Bahar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/23/337/2566585/suami-istri-dianiaya-tetangga-malah-dijadikan-tersangka-kok-bisa-1K8HUevgoT.png</image><title>Detik-detik penganiayaan terjadi. (Foto: Yudha Bahar)</title></images><description>MEDAN - Pasangan suami istri di Kota Medan dianiaya tetangganya hingga babak belur. Namun, keduanya yang awalnya menjadi korban penganiayaan terancam menjadi tersangka usai pelaku melaporkan kembali korban.

Pasangan suami istri yakni Darwin Tanadi (42) dan Agustina (35), warga Komplek Ivory Lingkungan Tiga, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, menjadi korban penganiayaan tetangganya sendiri.

Penganiayaan terjadi setelah terlibat cekcok awal Januari 2022 lalu. Pelaku tidak diterima diklakson korban saat akan keluar komplek perumahan.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Gara-Gara Teman Melempari Atap Restoran, Bocah SD Dianiaya Pengelola Rumah Makan
Agustina mengatakan, pelaku dengan sengaja memarkir satu mobilnya dan mengeluarkan mobil lainnya hingga menutupi jalan. Saat kejadian, pelaku menganiaya tetangganya hingga mengalami luka serius di bagian kepala, tangan dan patah tulang bahu.

Korban kecewa dan merasa dikriminalisasi petugas setelah mendapatkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan dari Polsek Medan Labuhan. Sementara kasus penganiayaan telah dilaporkan dan pelaku telah ditangkap petugas Polres Pelabuhan Belawan.

Sementara itu kuasa hukum korban, Ruben Panggabean dalam dugaan kasus kriminalisasi ini, melaporkan penyidik Polsek Medan Labuhan ke Propam Polda Sumut dan Kompolnas.

&amp;ldquo;Karena terkesan memaksakan korban dijadikan tersangka,&amp;rdquo; ujar Ruben, Rabu (23/3/2022).Korban berharap petugas kepolisian dapat professional dalam menangani kasus penganiayaan yang membuat pasangan suami istri ini trauma.

&amp;ldquo;Dan pelaku agar segera disidangkan,&amp;rdquo; ujarnya.
</description><content:encoded>MEDAN - Pasangan suami istri di Kota Medan dianiaya tetangganya hingga babak belur. Namun, keduanya yang awalnya menjadi korban penganiayaan terancam menjadi tersangka usai pelaku melaporkan kembali korban.

Pasangan suami istri yakni Darwin Tanadi (42) dan Agustina (35), warga Komplek Ivory Lingkungan Tiga, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, menjadi korban penganiayaan tetangganya sendiri.

Penganiayaan terjadi setelah terlibat cekcok awal Januari 2022 lalu. Pelaku tidak diterima diklakson korban saat akan keluar komplek perumahan.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Gara-Gara Teman Melempari Atap Restoran, Bocah SD Dianiaya Pengelola Rumah Makan
Agustina mengatakan, pelaku dengan sengaja memarkir satu mobilnya dan mengeluarkan mobil lainnya hingga menutupi jalan. Saat kejadian, pelaku menganiaya tetangganya hingga mengalami luka serius di bagian kepala, tangan dan patah tulang bahu.

Korban kecewa dan merasa dikriminalisasi petugas setelah mendapatkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan dari Polsek Medan Labuhan. Sementara kasus penganiayaan telah dilaporkan dan pelaku telah ditangkap petugas Polres Pelabuhan Belawan.

Sementara itu kuasa hukum korban, Ruben Panggabean dalam dugaan kasus kriminalisasi ini, melaporkan penyidik Polsek Medan Labuhan ke Propam Polda Sumut dan Kompolnas.

&amp;ldquo;Karena terkesan memaksakan korban dijadikan tersangka,&amp;rdquo; ujar Ruben, Rabu (23/3/2022).Korban berharap petugas kepolisian dapat professional dalam menangani kasus penganiayaan yang membuat pasangan suami istri ini trauma.

&amp;ldquo;Dan pelaku agar segera disidangkan,&amp;rdquo; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
