<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kolaborasi Digital, Khofifah Kembangkan Program One Village One CEO</title><description>Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya memiliki program One Village One CEO dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/24/337/2567226/kolaborasi-digital-khofifah-kembangkan-program-one-village-one-ceo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/24/337/2567226/kolaborasi-digital-khofifah-kembangkan-program-one-village-one-ceo"/><item><title>Kolaborasi Digital, Khofifah Kembangkan Program One Village One CEO</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/24/337/2567226/kolaborasi-digital-khofifah-kembangkan-program-one-village-one-ceo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/24/337/2567226/kolaborasi-digital-khofifah-kembangkan-program-one-village-one-ceo</guid><pubDate>Kamis 24 Maret 2022 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/24/337/2567226/kolaborasi-digital-khofifah-kembangkan-program-one-village-one-ceo-5hNoS34wMM.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/24/337/2567226/kolaborasi-digital-khofifah-kembangkan-program-one-village-one-ceo-5hNoS34wMM.jfif</image><title>Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya memiliki program One Village, One CEO untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut memerlukan kolaborasi dengan berbagai pihak.

&quot;Kami sedang punya target One Village, One CEO. Ini butuh waktu dan modul cukup banyak,&quot; kata Khofifah dalam webinar &amp;rdquo;Accelerating Digital Transformation In Local Government&amp;rdquo; rangkaian dari March Festival Road to Digital Innovation Awards 2022 yang diselenggarakan MNC Portal, Kamis (24/3/2022).


Untuk menyuskseskan program tersebut, diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti swasta maupun perguruan tinggi. Dengan adanya kolaborasi itu diharapkan dapat menciptakan inovasi-inovasi.

&quot;Dari Astra, beberapa perguruan tinggi lain jadi kolaborasi sehingga kita bangun kebutuhan-kebutuhan inovasi,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Pacu Digitalisasi Guna Perkuat Kinerja UMKM hingga Layanan Masyarakat

Selain itu, Khofifah menyebut aparatur sipil negara (ASN) juga didorong untuk menciptakan berbagai inovasi dalam pelayanan. Ia menargetkan dari ASN tercipta 1 unit 1 inovasi.

&quot;Dari ASN 1 unit 1 inovasi. 1 unit itu adalah kepala-kepala seksi. Jadi kalau ada 1 OPD ada 3 kabag (kepala bagian-red) masing-masing kabag ada 2 seksi maka akan banyak inovasi,&quot; ujarnya.


Nantinya, dari inovasi-inovasi yang digagas tersebut akan dibahas lebih lanjut dengan pihak dewan. Dari sana nantinya bisa dipilih inovasi terbaik.


Sementara itu, Khofifah menyebut, di Jatim pelaku UMKM juga menjalin partnership. &quot;Dalam waktu dekat mungkin kita meresmikan partnership pola pengembangan bersama,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya memiliki program One Village, One CEO untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut memerlukan kolaborasi dengan berbagai pihak.

&quot;Kami sedang punya target One Village, One CEO. Ini butuh waktu dan modul cukup banyak,&quot; kata Khofifah dalam webinar &amp;rdquo;Accelerating Digital Transformation In Local Government&amp;rdquo; rangkaian dari March Festival Road to Digital Innovation Awards 2022 yang diselenggarakan MNC Portal, Kamis (24/3/2022).


Untuk menyuskseskan program tersebut, diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti swasta maupun perguruan tinggi. Dengan adanya kolaborasi itu diharapkan dapat menciptakan inovasi-inovasi.

&quot;Dari Astra, beberapa perguruan tinggi lain jadi kolaborasi sehingga kita bangun kebutuhan-kebutuhan inovasi,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Pacu Digitalisasi Guna Perkuat Kinerja UMKM hingga Layanan Masyarakat

Selain itu, Khofifah menyebut aparatur sipil negara (ASN) juga didorong untuk menciptakan berbagai inovasi dalam pelayanan. Ia menargetkan dari ASN tercipta 1 unit 1 inovasi.

&quot;Dari ASN 1 unit 1 inovasi. 1 unit itu adalah kepala-kepala seksi. Jadi kalau ada 1 OPD ada 3 kabag (kepala bagian-red) masing-masing kabag ada 2 seksi maka akan banyak inovasi,&quot; ujarnya.


Nantinya, dari inovasi-inovasi yang digagas tersebut akan dibahas lebih lanjut dengan pihak dewan. Dari sana nantinya bisa dipilih inovasi terbaik.


Sementara itu, Khofifah menyebut, di Jatim pelaku UMKM juga menjalin partnership. &quot;Dalam waktu dekat mungkin kita meresmikan partnership pola pengembangan bersama,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
