<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Tangkap Indra Kenz, Bareskrim Polri Buru Para Tersangka Lainnya</title><description>Kepolisian tidak akan berhenti di kasus yang terjadi di Indra Kenz saja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/25/337/2567826/usai-tangkap-indra-kenz-bareskrim-polri-buru-para-tersangka-lainnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/25/337/2567826/usai-tangkap-indra-kenz-bareskrim-polri-buru-para-tersangka-lainnya"/><item><title>Usai Tangkap Indra Kenz, Bareskrim Polri Buru Para Tersangka Lainnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/25/337/2567826/usai-tangkap-indra-kenz-bareskrim-polri-buru-para-tersangka-lainnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/25/337/2567826/usai-tangkap-indra-kenz-bareskrim-polri-buru-para-tersangka-lainnya</guid><pubDate>Jum'at 25 Maret 2022 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/25/337/2567826/usai-tangkap-indra-kenz-bareskrim-polri-buru-para-tersangka-lainnya-FNSSOa8SL7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bareskrim merilis kasus Indra Kenz (Foto: Bachtiar Rojab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/25/337/2567826/usai-tangkap-indra-kenz-bareskrim-polri-buru-para-tersangka-lainnya-FNSSOa8SL7.jpg</image><title>Bareskrim merilis kasus Indra Kenz (Foto: Bachtiar Rojab)</title></images><description>JAKARTA - Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menegaskan, masih banyak kasus serupa terkait Binary Option seperti Indra Kenz. Bahkan, pihaknya meyakini masih banyak afiliator yang berkeliaran di Indonesia.&amp;nbsp;
Kepolisian tidak akan berhenti di kasus yang terjadi di Indra Kenz saja. Namun, pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut hingga mendapatkan tersangka-tersangka lain.
&quot;Saya sampaikan bahwa kami tidak berhenti di sini saja. Kami lagi mengembangkan terkait dengan tersangka lainnya,&quot; ujar Wishnu dalam konferensi pers, Jumat (25/3/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Foto-Foto Indra Kenz Minta Maaf dengan Wajah Memelas
Wishnu menjelaskan, penanganan kepolisian akan lebih kuat karena menggandeng instansi-instansi lain. Sehingga, tindak lanjut baik dari aset asing maupun nasional akan lebih mudah terlacak.

&quot;Kami duga masih ada dan belum kami tangani. Seperti yang sampaikan ada dugaan tersangka lain, kami menggandeng dan dibantu oleh rekan-rekan dari PPATK terkait dengan aset asing,&quot; ujarnya.

Lanjutnya, pihak kepolisian telah mengambil beberapa aset terbaru, termasuk terus menelusuri jejak aliran mata uang Crypto yang diduga berseliweran di luar negeri.

&quot;Penyidik telah mengambil aset yang telah kita sita lagi, baik berupa mobil, rekening, kemudian ada juga rumah dan tanah serta yang kami duga ada juga di Crypto,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Uang Indra Kenz hingga Kepulauan Karibia, Polri Blokir Transaksi Dibantu PPATK
Kendati demikian Wishnu menegaskan, Polri tidak bergerak sendiri. Ia banyak dibantu oleh lembaga-lembaga lain. Ia juga berharap, masyarakat turut serta memberi informasi jika menemukan desas-desus peredaran dana Indra Kenz.

&quot;Kami sangat dibantu oleh teman-teman PPATK dan dari lembaga-lembaga lainnya. Jadi polri tidak bergerak sendiri. Kami minta bantuan dari masyarakat untuk bisa mengirimkan informasi kepada kita di mana saja barang bukti,&quot; katanya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menyelidiki desas-desus aliran dana yang telah diputar oleh tersangka affiliator binary Option, Indra Kenz. Menurut Bareskrim Polri transaksi tersebut sampai ke Kepulauan Carribia.

Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu mengatakan, kepolisian yang dibantu PPATK telah melacak adanya transaksi di Carribia.

&quot;Kita bisa tahu juga bahkan bisa memblokir bahkan kita baru mendapatkan satu transaksi di Kepulauan Carribia,&quot; ujar Wishnu saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.</description><content:encoded>JAKARTA - Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menegaskan, masih banyak kasus serupa terkait Binary Option seperti Indra Kenz. Bahkan, pihaknya meyakini masih banyak afiliator yang berkeliaran di Indonesia.&amp;nbsp;
Kepolisian tidak akan berhenti di kasus yang terjadi di Indra Kenz saja. Namun, pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut hingga mendapatkan tersangka-tersangka lain.
&quot;Saya sampaikan bahwa kami tidak berhenti di sini saja. Kami lagi mengembangkan terkait dengan tersangka lainnya,&quot; ujar Wishnu dalam konferensi pers, Jumat (25/3/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Foto-Foto Indra Kenz Minta Maaf dengan Wajah Memelas
Wishnu menjelaskan, penanganan kepolisian akan lebih kuat karena menggandeng instansi-instansi lain. Sehingga, tindak lanjut baik dari aset asing maupun nasional akan lebih mudah terlacak.

&quot;Kami duga masih ada dan belum kami tangani. Seperti yang sampaikan ada dugaan tersangka lain, kami menggandeng dan dibantu oleh rekan-rekan dari PPATK terkait dengan aset asing,&quot; ujarnya.

Lanjutnya, pihak kepolisian telah mengambil beberapa aset terbaru, termasuk terus menelusuri jejak aliran mata uang Crypto yang diduga berseliweran di luar negeri.

&quot;Penyidik telah mengambil aset yang telah kita sita lagi, baik berupa mobil, rekening, kemudian ada juga rumah dan tanah serta yang kami duga ada juga di Crypto,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Uang Indra Kenz hingga Kepulauan Karibia, Polri Blokir Transaksi Dibantu PPATK
Kendati demikian Wishnu menegaskan, Polri tidak bergerak sendiri. Ia banyak dibantu oleh lembaga-lembaga lain. Ia juga berharap, masyarakat turut serta memberi informasi jika menemukan desas-desus peredaran dana Indra Kenz.

&quot;Kami sangat dibantu oleh teman-teman PPATK dan dari lembaga-lembaga lainnya. Jadi polri tidak bergerak sendiri. Kami minta bantuan dari masyarakat untuk bisa mengirimkan informasi kepada kita di mana saja barang bukti,&quot; katanya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menyelidiki desas-desus aliran dana yang telah diputar oleh tersangka affiliator binary Option, Indra Kenz. Menurut Bareskrim Polri transaksi tersebut sampai ke Kepulauan Carribia.

Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu mengatakan, kepolisian yang dibantu PPATK telah melacak adanya transaksi di Carribia.

&quot;Kita bisa tahu juga bahkan bisa memblokir bahkan kita baru mendapatkan satu transaksi di Kepulauan Carribia,&quot; ujar Wishnu saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.</content:encoded></item></channel></rss>
